Ads Top

Empat Tipe Seseorang Dalam Menghadapi Tekanan Kehidupan

Kita hidup di dunia ini tidak terlepas dari sebuah masalah, baik itu masalah sepele maupun masalah yang membutuhkan solusi besar. Setiap orang akan terus menikmati masalah hingga dia menemui ajal. Masalah akan memenuhi setiap detik kehidupan seseorang mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Segala masalah yang dihadapi oleh manusia setiap detiknya merupakan kodrat yang harus dihadapi. Masalah bukanlah momok yang harus ditakuti, akan tetapi masalah adalah sebuah perkara yang mendewasakan jika seseorang berkomitmen untuk mencari solusinya. Ingat, sebuah kesulitan itu memberikan jalan bagi seseorang untuk tumbuh dan berkembang.

Empat Tipe Seseorang Dalam Menghadapi Tekanan Kehidupan
Terkadang, hidup tidak memberikan banyak pilihan. Ada kalanya, seseorang harus menerima tekanan kehidupan yang berlebih. Lantas, bagaimana cara menyikapi tekanan tersebut? Ibarat sebuah ban, jika dipompa sesuai ukuran sangat bagus untuk digunakan. Tapi, jika diberi tekanan angin berlebihan akan meledak. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah jika ban tersebut tidak diberi tekanan berupa angin, maka ban tersebut tidak akan berguna. Demikian pula dengan kehidupan, tekanan yang mengahadang bisa dijadikan sebagai momentum untuk maju, meskipun selengkah demi selangkah. 

"Umumnya orang yang mampu mengatur tekanan hidup, akan bersikap lebih arif dan lebih dewasa dalam menjalani hidup. Sebaliknya, orang yang tidak mampu keluar dari tekanan, hidupnya biasanya berjalan stagnan, mundur, atau bahkan hancur berkeping - keping seperti ban yang kelebihan tekanan."

Setiap tekanan yang dihadapi oleh seseorang itu akan membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan reaksi orang itu di kemudian hari. Adapun sikap seseorang dalam menghadapi berbagai tekanan terbagi menjadi empat tipe, sebagai berikut :

1. Tipe kayu rapuh

Orang dengan tipe ini, menghadapi sedikit tekanan saja sudah membuatnya patah arang. Keseharian orang dengan tipe ini terlihat bagus, akan tetapi sebenarnya rapuh sekali hatinya. Saat kesulitan melanda, orang dengan tipe ini akan mudah mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, dan minta dikasihani. Saran bagi orang tipe ini adalah perlu berlatih positif thinking (berpikir positif) dan berani menghadapi kenyataan hidup.

2. Tipe lempeng besi

Orang dengan tipe ini, biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun, seperti layaknya besi, ketika situasi menekan semakin besar dan kompleks, dia mulai bengkok atau berubah arah dan tidak stabil. Orang dalam tipe ini mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Ketika ada penambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Beruntung, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih, akan tetapi kalau mau berusaha, orang dengan tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

3. Tipe kapas

Orang dengan tipe ini, akan cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang tipe ini mampu bersikap fleksibel. Cobalah ! Anda menekan sebongkah kapas, Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi. Begitu pula dengan Anda, apabila bertemu masalah bersikaplah seperti kapas karena akan memudahkan Anda dalam menemukan sebuah solusi.

4. Tipe bola pingpong

Orang dengan tipe ini, akan menjadi lebih ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyepelekannya dengan menyuguhkan tekanan pada orang dengan tipe bola pingpong. Karena, tekanan justru akan membuatnya bekerja lebih giat, kreatif dan termotivasi. Perhatikanlah, bola pingpong ! Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat.

Demikianlah empat tipe sikap seseorang dalam menghadapi berbagai tekanan. Saat menghadapi kesulitan, seperti apakah reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan dimana posisi Anda saat ini. Tetapi, yang terpenting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya hingga akhirnya bangun mental Anda hingga ke level tipe bola pingpong. Jika hal tersebut terlewati, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi momok yang harus ditakuti, akan tetapi cukup dihadapi dengan senyuman. Selamat mencoba, semoga bermanfaat. (@kakdidik13)

20 comments:

  1. Wah kalau saya tipe apa ya mhhh.. Mungkin bola ping pong hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Matoh... yuk bergerak membangun level tipe kehidupan kita ! 😃

      Delete
  2. aku tipe yang mana yaaa? hahaha
    kok gak ada keempatnya yaaa hihihihi
    eh ada ding, tapi rahasia ah yang nomer berapa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke-oke, yang pasti menjadi pribadi dengan tipe yang memberikan manfaat untuk diri sendiri dan orang lain :) Amiin

      Delete
  3. saya termasuk keempatnya sih, tergantung seberapa keras tekanannya. :))

    ReplyDelete
  4. tipe pingpong boleh juga tuuh mas

    ReplyDelete
  5. saya tipe kapas ah, belajar terus menuju tipe kapas

    ReplyDelete
  6. tengkiu sharenya yak..
    pgn kayak si bola pingpong nih

    ReplyDelete
  7. haha ternyata cukup banyak tipe orang dalam menghadapi masalah ini :D ada tipe yang pas gak buat saya jadi saya kalau ada masalah saya akan coba hadapi semaksimal mungkin dan jika saya sudah tidak berdaya saya hanya bisa pasrah dan berdoa kpda allah semoga di beri jalan keluar yang sebaik mungkin. bisa di sebut tipe apakah seperti saya ini mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tipe apa ya, yang pasti pean sudah berusaha menghadapi masalah semaksimal mungkin, ya bisa dikatakan pean masuk tipe nomor 3 hehehe :)

      Delete
  8. Hmmmm...aku tipe apa ya, kayu rapuh nih kayaknya. Hatinya terlalu sensitif, hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apapun tipe nya kita saat ini, kita masih berusaha untuk menjadi insan yang berguna :) hehehe

      Delete
  9. untung yang butiran debu gak ada ya bro...kalau ada berarti dia tipe yang kalau ada masalah tiba-tiba hilang aja debu kena angin..hehehe.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hehehe, bukannya hilang malah tambah parah mas. Bayangin debu nya masuk ke mata, hayo :) hehehe

      Delete
  10. Apapun itu semoga jadi manusia yang selalu bisa naik level ya kak. 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin, setidaknya menjadi insan yang bermanfaat untuk keluarga dan lingkungan sekitar :) semangat-semangat :)

      Delete

Powered by Blogger.