Didik Jatmiko: Lomba
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Lomba. Show all posts
Showing posts with label Lomba. Show all posts

Thursday, February 28, 2019

Lomba Cover Lagu OST Yowis Ben 2, Ini Salah Satu Lirik Lagunya

didikjatmiko.com - Setelah sukses meluncurkan Film Yowis Ben, lantas tak membuat YouTuber terkenal asal Indonesia Bayu Skak berhenti sampai di situ. Bayu Eko Moektito demikianlan nama lengkapnya. Kini, ia pun melanjutkan karya Filmnya yang dikemas dalam Yowis Ben 2. 
Poster Lomba Cover Lagu OST Yowis Ben 2
Film Yowis Ben 2 berkisah tentang kisah lanjutan perjalanan band yang digawangi Bayu (Bayu Skak), Brandon Salim (Nando), Joshua Suherman (Doni), dan Tutus Thomson (Yayan). Dalam film Yowis Ben 2 ini memunculkan nama-nama pemain film baru seperti Anggika Bolsterli, Anya Geraldine, dan Laura Theux.

Melalui akun instagramnya, Bayu Skak mengunggah beberapa cuplikan proses syuting film. Penasaran dengan filmnya? Film Yowis Ben 2 akan dirilis perdana di Bioskop tanggal 14 Maret 2019. Jangan lupa segera pesan tiketnya sebelum kehabisan lho.

Oke Rek, untuk memeriahkan film tersebut, melalui akun instagram @filmyowisbenofficial pun mengunggah poster Kuis OST Cover dengan hadiah 10 juta rupiah. Mantap bro .... brongkalan hehehe. Untuk ketentuan lombanya, silakan dilihat di poster di atas.

Kira-kira peserta yang mengikuti lomba cover lagu OST Yowis Ben 2 ini sudah banyak belum? Silakan kamu cek di instagram dengan menggunakan hashtag #LaguGalauCover #TakAmbungCover #GandolaneAtiCover

Nih kukasih salah satu video lagu OST Cover Yowis Ben 2, selamat menonton.


Buat yang bingung mencari lirik lagunya. Ini dia liriknya.

Lagu Galau (OST. Yowis Ben 2)

Jare ibuku
Luwih penak loro untu
oro ati gawe awak iso kuru

Gak iso maju
Mikir terus dalan buntu
Mlongo karo galau
Saben malem minggu

Mikir kok dadi soro
Nangis malah dadi sengsoro
Kakean mangan ati
Risi gatheli

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Aku gak wedi nek misale kowe lali
Karo opo sing wes tak lakoni iki
Dadi saiki sakwise kabeh wis mari
Taak arep kowe iso ilang minggat lungo
Wes rausah bali

Mikir kok dadi soro
Nangis malah dadi sengsoro
Kakean mangan ati
Risi gatheli

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Mikir kok dadi soro
Nangis malah dadi sengsoro
Kakean mangan ati
Risi gatheli

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Wis tak lakoni kabeh
Sing kon karepi
Ra perlu mikir pindo
Kowe sing tak tresnani

Ayo ikutan cover lagu OST #YowisBen2, kalian bisa pilih mau buat cover lagu #LaguGalauCover #TakAmbungCover #GandolaneAtiCover. Kamu bisa juga buat cover lagu pake bahasa daerah kamu sendiri. Selamat berkarya! (kakdidik13)

Friday, April 20, 2018

Pendampingan KIM di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk

didikjatmiko.com - Sebagai generasi muda Bojonegoro yang aktif berkegiatan bersama Forum Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Bojonegoro (FKKB), pemilik blog didikjatmiko.com dan Om Iwan Siswoyo Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Deru Maju Desa Deru Kecamatan Sumberrejo beserta Pak Bakti Arifin,SE dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro berkunjung ke salah satu desa di bantaran Sungai Bengawan Solo yaitu Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, Senin (16 April 2018).

Naik Perahu dari Tambangan Pungpungan menuju Desa Kandangan Kecamatan Trucuk - Foto : Iwan Siswoyo
Kami pun menuju Desa Kandangan dengan menggunakan jalur air dengan naik perahu tambang dari Pungpungan. Oh ya, perahu tambang merupakan transportasi warga sekitar untuk aktifitas sehari-hari. Tak kurang dari lima belas menit, perahu pun tiba di dermaga / tambangan Desa Kandangan. Kemudian kami pun bergegas menuju Balai Desa Kandangan.

Setibanya di Balai Desa Kandangan, kami disambut oleh Perangkat Desa dan Pegiat Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Mangun Jaya Desa Kandangan. Adapun maksud kedatangan kami di Desa Kandangan yaitu untuk melakukan pendampingan [tapi bukan pendamping desa lho] pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang akan mewakili Kabupaten Bojonegoro dalam ajang Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2018.

Tak lupa berselfie ria dulu bersama Pegiat KIM Mangnn Jaya Desa Kandangan - Foto : Iwan Siswoyo
Selama hampir dua jam setengah, kami melakukan pendampingan. Pendampingan yang dilakukan ini meliputi pengecekan administrasi KIM Mangun Jaya hingga optimalisasi sosial media dan blog KIM Mangun Jaya Desa Kandangan yang bisa dikunjungi di https://kimmangunjaya.or.id

Ada banyak potensi yang dimiliki oleh Desa Kandangan diantaranya potensi pertanian dan perikanan. Tak hanya itu, di Desa Kandangan juga mempunyai camilan khas ndeso "Krupuk Bonggol Pisang" yang diprosuksi oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Maju Jaya Desa Kandangan.

Bukti Kalau Pernah Berkunjung ke Desa Kandangan, Selfie dulu guys hehehe
Setelah dirasa cukup, kami pun berpamitan. Lalu pulang melalui jalur darat lewat Desa Sumbang Timur, Desa Kanten, hingga tiba di Jembatan Malo dan beristirahat makan siang di Desa Talok Kecamatan Kalitidu. Adapun menu kuliner yang kami nikmati yaitu botok ikan patin khas Bengawan Solo dengan rasa yang menggoda selera. Usai makan kami pun berpisah dan melanjutkan perjalanan masing-masing.

Catatan Penting tentang Jalur Menuju Desa Kandangan Kecamatan Trucuk 

Untuk menuju Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro ada beberapa jalur yang bisa ditempuh. Ada jalur air dan jalur darat. 

Untuk jalur air, Anda dapat menyeberangi Bengawan Solo dengan cara naik perahu atau istilahnya "nambang". Oh ya, di Desa Kandangan memiliki 4 dermaga penyebrangan atau tambangan yaitu :

a. Tambangan RT 15 Bapak Nur Alim menghubungkan Desa Kandangan (Kecamatan Trucuk) - Desa Mojosari (Kecamatan Kalitidu)

b. Tambangan RT 15 Bapak Dasuki menghubungkan Desa Kandangan (Kecamatan Trucuk) - Pungpungan (Kecamatan Kalitidu)

c. Tambangan RT 12 Bapak Mu'in menghubungkan Desa Kandangan (Kecamatan Trucuk) - Pungpungan (Kecamatan Kalitidu)

d. Tambangan RT 09 Jayan menghubungkan Desa Kandangan Mejayan (Ngringinrejo - Kalitidu)

Warga berbondong-bondong untuk naik perahu tambang menuju Desa Kandangan - Foto : Iwan Siswoyo
Sedangkan jalur darat, Anda bisa lewat dari Kecamatan Malo melalui Jl. Sumberrejo (Kentong) - Malo / Jl. Malo - Sumberrejo (Kentong) berhenti di Tuweng , kemudian masuk ke selatan melewati desa Sumbang Timun. Jalur ini bisa ditempuh dengan kendaraan Sepeda, Motor, dan Mobil.

Bagaimana tertarik untuk berkunjung ke Desa Kandangan?

Wednesday, May 17, 2017

Kompetisi Blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0

Kompetisi Blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0 - Bali, (3 Mei 2017) Sebuah metodologi gabungan baru yang berlaku secara global untuk melindungi hutan alam dan mengidentifikasi lahan-lahan yang dapat diolah sebagai areal produksi komoditas secara bertanggung-jawab,telah diluncurkan oleh koalisi antara industri dan Organisasi Non-Pemerintah(LSM). High Carbon Stock (HCS) Approach Toolkit merupakan sebuah terobosan bagi berbagai perusahaan, masyarakat, institusi dan praktisi teknis yang memiliki komitmen bersama untuk melindungi hutan alam sekunder yang tengah mengalami regenerasi, yang menyediakan cadangan karbon penting, habitat bagi keanekaragaman hayati dan mata pencaharian bagi masyarakat lokal.
Petra Meekers HSCA Steering
“Membiarkan deforestasi atau pembabatan hutan alam demi perkebunan sudah merupakan suatu hal di masa lalu. Hari ini, kami meluncurkan sebuah toolkit dengan metodologi yang memberikan panduan teknis yang praktis dan terbukti kuat secara ilmiah, untuk mengidentifikasi dan melindungi hutan alam tropis,” kata Grant Rosoman selaku Co-Chair dari High Carbon Stock (HCS) Steering Group.

“Selama dua tahun, para pemangku kepentingan telah menyatukan berbagai upaya untuk menyepakati satu-satunya pendekatan global untuk menerapkan praktek 'Non-Deforestasi'. Metodologi yang dihasilkan telah memperluas persyaratan sosialnya, pengenalan dan penerapan terhadap data cadangan karbon,yang mencakup teknologi baru termasuk penggunaan LiDAR, untuk mengoptimalisasi konservasi dan hasil produksi serta dapat diadaptasi bagi petani-petani kecil.”

"Koalisi yang unik ini telah bersatu, dalam menanggapi meningkatnya kekhawatiran akan dampak pembabatan hutan alam tropis terhadap iklim, satwa dan hak-hak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hutan. Kami menyambut positif atas diterapkannya metodologi ini dalam skala yang luas untuk mendukung hak-hak dan mata pencaharian masyarakat lokal, menjaga kadar karbon hutan dan keanekaragaman hayati serta kegiatan pengembangan terhadap lahan-lahan olahan secara bertanggung-jawab,” tambahnya.

Versi pertama dari HCS Approach Toolkit sebelumnya telah dirilis pada April 2015. Versi baru yang telah disempurnakan yang dirilis hari ini telah meliputi penelitian ilmiah terbaru, evaluasi dari percobaan lapangan, serta topik-topik baru dan masukan-masukan dari berbagai kelompok kerja HCS Approach Steering Group, sebuah organisasi keanggotaan yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan yang mengatur HCS Approach. Toolkit baru ini juga menyajikan penyempurnaan, penambahan dan perubahan-perubahan penting pada metodologinya, sebagai hasil dari 'Kesepakatan Konvergensi' antara HCS Approach dan HCS Study, pada November 2016 lalu. Dengan telah dilengkapinya HCS Approach Toolkit Versi 2.0, HCS Steering Group saat ini dapat fokus pada uji coba metodologinya, agar dapat disesuaikan bagi para petani kecil, serta memperkuat persyaratan sosial yang dikembangkan sebagai bagian dari proses konvergensi HCS.

Kompetisi Blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0

Kompetisi Blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0 merupakan sebuah kompetisi blog yang diselenggarakan oleh High Carbon Stock (HCS) Approach, sehubungan dengan aktivitas peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0 pada tanggal 3 Mei 2017 di Bali.

Tujuan dari penyelenggaraan kompetisi blog ini adalah untuk membantu meningkatkan kesadaran, menginformasikan dan mengedukasi publik tentang HCS Approach, visi/misinya dan Toolkit Versi 2.0 serta fungsinya sebagai sebuah metodologi global tunggal untuk menerapkan praktek ‘Non-Deforestasi’.

Setiap peserta harus menyerahkan hasil penulisan blog-nya kepada pihak penyelenggara kompetisi ini, agar dapat diterima dan dinilai. Tiga orang pemenang dari kompetisi ini akan mendapatan hadiah sebagai berikut:

a. 1st place: Xiaomi Yi 4K Camera
b. 2nd place: HP Stream 8 Tablet
c. 3rd place: Fuji Polaroid 25s

Konten dari artikel blog adalah mengenai HCS Approach dan HCS Approach Toolkit Versi 2.0 yang baru saja diluncurkan berfungsi sebagai sebuah metodologi global tunggal untuk menerapkan praktek ‘Non-Deforestasi’. 

Informasi lebih lanjut, simak berikut ini !


Prosedur Penyerahan Blog

[a] Periode dari kompetisi blog ini adalah satu bulan terhitung sejak acara peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0. Oleh karena itu, seluruh artikel blog harus diserahkan pada paling lambat 16 Juni 2017 pukul 11.59 WIB.

[b] Seluruh artikel blog harus diserahkan dan dikirim via email ke contact@occam.co.id dengan menyebutkan tautan (link) yang mengarah pada artikel blog peserta, disertai dengan informasi Nama Panjang dan Nomor Handphone peserta.

[c] Pihak penyelenggara akan mengumumkan hasil dari kompetisi blog ini pada 20 Juni 2017 via email dan menghubungi para pemenang secara langsung untuk memberikan ucapan selamat dan menginformasikan tentang mekanisme pengiriman hadiah.

Peraturan Kompetisi Blog

[a] Setiap penyebutan nama institusi/perusahaan, acara, program, waktu, lokasi dan nama para perwakilan dari HCS Approach serta para pemangku kepentingan/pihak terkait yang terlibat dalam aktivitas ini harus akurat dan digunakan sesuai konteks.

[b] Artikel blog yang diserahkan harus menyertakan penyebutan dari situs HCS Approach (http://highcarbonstock.org), tautan unduhan dari HCS Approach Toolkit Versi 2.0 (http://highcarbonstock.org/the-hcs-approach-toolkit/) serta akun Twitter HCS Approach (@Highcarbonstock) dan Youtube (High Carbon Stock Approach).

[c] Artikel blog yang diikutsertakan harus mencerminkan dan mendorong perspektif positif terhadap visi/misi, nilai, tujuan, program, pemangku kepentingan, dsb. dari kegiatan ini.

[d] Setiap peserta tidak diperbolekan untuk menulis/berbagi opini negatif atau pendapat yang tidak jelas terhadap perusahaan, institusi, organisasi, pesaing, pemerintah, masyarakat, individu atau pihak lainnya.

[e] Artikel blog yang diikutsertakan harus merupakan karya asli dan bukan milik pihak lain. 


Kriteria Penilaian Blog

[a] Akurasi penyebutan nama institusi/perusahaan, acara, program, waktu, lokasi dan nama para perwakilan dari HCS Approach serta pemangku kepentingan/pihak lainnya yang terlibat dalam aktivitas ini.

[b] Adanya penyebutan dari situs HCS Approach (http://highcarbonstock.org), tautan unduhan dari HCS Approach Toolkit Versi 2.0 (http://highcarbonstock.org/the-hcs-approach-toolkit/) serta akun Twitter HCS Approach (@Highcarbonstock) dan Youtube (High Carbon Stock Approach).

[c] Kualitas dari konten sehubungan dengan aktivitas peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0.

[d] Kreativitas, estetika dan variasi angle dari penulisan artikel blog yang diikutsertakan, untuk mencerminkan dan mendorong perspektif positif terhadap visi/misi, nilai, tujuan, program, pemangku kepentingan, dsb. dari aktivitas ini.

[e] Penggunaan foto/gambar serta logo/branding terkait dengan aktivitas peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0.

Penyelenggara Kegiatan

Penyelenggara kegiatan Kompetisi Blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0 ini adalah High Carbon Stock (HCS) Approach Steering Group. HCS Approach Steering Group adalah sebuah organisasi yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, yang dibentuk pada tahun 2014 untuk mengelola HCS Approach. Steering Group (SG) dibentuk agar dapat mengawasi pengembangan selanjutnya dari metodologi tersebut, termasuk penyempurnaan terhadap definisi, objektif dan hubungan dengan pendekatan-pendekatan lainnya, untuk menghentikan praktek penggundulan hutan. SG pun memandu implementasi dari metodologi tersebut, berkomunikasi/berinteraksi dengan para pemangku kepentingan dan mengembangkan/menjalankan pengelolaan terhadap model dari metodologi tersebut. 

Selamat berkompetisi, ayo semangat ngeblog  dan ikut lomba kompetisi blog Peluncuran HCS Approach Toolkit Versi 2.0 ! (@kakdidik13)

Tuesday, April 18, 2017

Launching Latber GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club]

Launching Latber GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club] - Tanggal 21 Januari 2017 kemarin terbentuklah sebuah komunitas burung berkicau yang diberi nama GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club], sebuah komunitas maniak penghobi burung dari berbagai kalangan berkumpul dalam satu hobi untuk mengembangkan komunitas berbagai suara jenis kicauan burung di wilayah Kecamatan Gayam, Kecamatan Purwosari dan sekitarnya. 


Bukan sekedar hobi saja tetapi menjadi suatu peluang usaha bagi Pegiat GAPURA BC untuk mendirikan perlombaan kontes burung di wilayah Kecamatan Gayam, Kecamatan Purwosari dan sekitarnya. Peluang mendirikan kontes burung oleh GAPURA BC merupakan potensi yang sangat besar, karena dengan adanya koneksi antara pecinta hobi burung dari berbagai kalangan masyarakat GAPURA BC mengajak club burung lain untuk adu dan kontes dengan club lain di tempat kontes GAPURA BC.

Lomba Burung Berkicau bisa diartikan juga Lomba Seni Suara Burung. Tentunya yang menjadi penilaian paling utama adalah kualitas berkicaunya (irama lagu) burung. Bukan gaya jogetnya burung, bukan kandang burung yang bikin mata silau dan bukan apa/siapa pemilik burung tersebut. hal terpenting yang harus perhatikan untuk mencetak burung yang berprestasi di Arena Lomba, adalah aspek kualitas irama lagu. Irama lagu burung yang menawan, tidak muncul tiba-tiba dengan sendirinya, burung harus dimaster secara tepat. Timbulnya suatu peluang usaha dari sekedar hobby memelihara burung dan akhirnya terfikir membuat tempat kontes burung yang menarik para peserta penghobby kontes burung.

Memelihara burung berkicau merupakan hobi turun temurun masyarakat Indonesia, bahkan kebiasaan ini semakin tumbuh bak jamur di musim hujan. Hampir semua lapisan masyarakat, baik di desa maupun di perkotaan penghobi burung terus bertambah secara signifikan dan semakin banyak serta mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. 

Indikasinya adalah hampir di setiap daerah banyak bermunculan komunitas atau perkumpulan penggemar burung berkicau yang selalu ramai dikunjungi oleh para kicau mania untuk melatih dan melombakan jagoan burungnya. Euforia penghobi burung berkicau perlu diwadahi secara positif, sehingga GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club] berencana menggelar kegiatan Launching Latber GAPURA BC yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 April 2017, bertempat di Lapangan Bina Pemuda 1 Purwosari - Bojonegoro, tiket dibuka jam 12.00 WIB dan lomba akan dimulai jam 13.00 WIB - Selesai.

Brosur bisa didownload di bawah ini !
Brosur Lomba Kicau Mania Launching Latber GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club]

Tabel Hadiah Lomba Kicau Mania Launching Latber GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club]

Denah Lokasi Lomba Kicau Mania Launching Latber GAPURA BC [Gayam Purwosari Raya Bird Club]

Friday, March 3, 2017

Pemenang Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017

Pemenang Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 - Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro bersama Karang Taruna Kecamatan Gayam yang didukung oleh Komunitas Fotografi Indonesia (KFI) Kabupaten Bojonegoro dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Fotografi Banyu Urip 2017. Adapun rangkaian kegiatan yang telah dilakukan meliputi Lokakarya Fotografi Banyu Urip 2017, Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 dan Pameran Fotografi Banyu Urip 2017.
Pemenang Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 foto bersama Priandono Hernanto dari Perwakilan SKK Migas Jabanusa
Kegiatan Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2017 di Kantor Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Desa Ringintunggal Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro dan Kandang Belajar Sapi Rakyat (KBSR) Desa Brabowan Kecamatan Gayam diikuti oleh peserta dari umum dan lokal Kecamatan Gayam. Untuk peserta umum diikuti oleh peserta dari Jogja, Jombang, Ngawi, Tuban, Lamongan, Sidoarjo dan Bojonegoro. Sedangkan peserta lokal diikuti oleh anggota Karang Taruna 12 Desa Se-Kecamatan Gayam.

Selanjutnya hasil dari Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 yang dipilih oleh dewan juri dipamerkan bersama foto destinasi wisata Kabupaten Bojonegro di Pendopo Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro mulai tanggal 22-25 Februari 2017.

Setelah diadakan penilaian dan penjurian langsung oleh Dr. Yuyung Abdi telah diputuskan Daftar Pemenang Lomba Rally Foto Banyu Urip 2017 dan dimumkan saat penyerahan hadiah lomba pada saat Car Free Day (CFD) Alun-alun Bojonegoro tanggal 26 Februari 2017 sebagai berikut :

Juara Lomba Rally Banyu Urip 2017 Kategori Umum :

  • Juara 1 dengan total nilai 90 diraih oleh Nomor 9 : Fajar Mujianto (Widang Tuban)
  • Juara 2 dengan total nilai 88 diraih oleh Nomor 30 : Ali Mahrus (Widang Tuban)
  • Juara 3 dengan total nilai 86 diraih oleh Nomer 54 : Teguh Dwi S (Baureno - Bojonegoro)
  • Juara Harapan 1 dengan total nilai 85 diraih oleh Nomor 56 : Yanuar Ahmad (Babat - Lamongan)
  • Juara Harapan 2 dengan total nilai 83 diraih oleh Nomor 58 : Indriyo Lukito (Jetak, Bojonegoro)

Juara Lomba Rally Banyu Urip 2017 Kategori Lokal Gayam :

  • Juara 1 dengan total nilai 88 diraih oleh peserta dari Desa Beged atas nama Bidayatun Nikmah.
  • Juara 2 dengan total nilai 84 diraih oleh peserta dari Desa Mojodelik atas nama Siti Rahmawati.
  • Juara 3 dengan total nilai 81 diraih oleh peserta dari Desa Begadon atas nama Rifai.
  • Juara Harapan 1 dengan total nilai 80 diraih oleh peserta dari Desa Sudu atas nama Hendik.
  • Juara Harapan 2 dengan total nilai 79 diraih oleh peserta dari Desa Bonorejo atas nama Pionky BA.

Juara Favorite Lomba Rally Banyu Urip 2017 pilihan pengunjung pameran dan dewan juri:

  • Favorite 1 diraih oleh nomor 21 : M. Jeffry Hanafiah (Jogja)
  • Favorite 2 diraih oleh nomor 66 : Aqzra Rizki R (Jombang)
  • Favorite 3 diraih oleh nomor 63 : Izzal M (Waru, Sidoarjo)

Catatan : Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat. Pemenang akan dihubungi oleh Panitia JIM Bojonegoro - Sarana Informasi & Promosi Masyarakat. Selamat & sukses untuk para pemenang.

Sunday, November 13, 2016

Tingkatkan Investasi Emas dengan Menabung Tabungan Emas di Pegadaian

Apa itu investasi? Investasi merupakan salah satu cara untuk mengukur dan menambah kekayaan melalui produk investasi yang bisa memberikan imbal balik jasa dalam jangka waktu yang panjang. Investasi yang mulai populer belakangan ini di kalangan masyarakat adalah investasi emas. Mengapa demikian, karena investasi emas mempunyai tingkat resiko sangat rendah dan cocok digunakan untuk investasi dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, emas juga mempunyai nilai jual atau harga yang cenderung selalu naik. Tertarik untuk berinvestasi emas? Jika iya, Anda bisa memulainya sekarang dengan menabung emas di Pegadaian terdekat di sekitar tempat tinggal.

Tingkatkan Investasi Emas dengan Menabung Tabungan Emas di Pegadaian
Mengapa harus ke Pegadaian, bukannya Pegadaian itu tempat untuk menggadaikan barang? 

Sebelum saya jelaskan lebih detail, Saya ingin bertanya terlebih dahulu. Apakah Anda pernah mendengar Tabungan Emas? Jika belum, akan saya jelaskan. Tabungan Emas merupakan salah satu layanan  pembelian dan penjualan emas yang diberikan dengan fasilitas titipan dan harganya terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas. Untuk menabung emas, Anda bisa membuka rekening Tabungan Emas terlebih dahulu ke Pegadaian.

Aplikasi Sahabat Pegadaian - Tingkatkan Investasi Emas dengan Menabung Tabungan Emas di Pegadaian
Saya semakin tahu tentang Pegadaian.co.id dan produk-produknya setelah menerima pencerahan dan materi dari Deputy Pemimpin Wilayah Surabaya Kantor Pegadaian Area Madiun Bapak Dwi Wuryantadi saat kegiatan Road Blog 10 Cities di Bojonegoro 03 April 2016. Kebetulan saat itu, membahas tentang Aplikasi Sahabat Pegadaian dan Tabungan Emas. Saya pun tertarik berinvestasi emas, akhirnya pada tanggal 18 Juni 2016, saya memutuskan untuk membuka rekening Tabungan Emas di Pegadaian. Kebetulan saat itu, saya membuka rekeningnya di kantor Pegadaian yang dekat dengan tempat tinggalku yakni UPC Padangan, Bojonegoro. Di Bojonegoro, jumlah Pegadaian ada enam yaitu UPC Sumberrejo, UPC Baureno, CP Bojonegoro, UPC Kalitidu, UPC Padangan dan UPC Pasar Banjarejo.

Jadi, sekarang Anda sudah tahu kan kalau Pegadaian bukan hanya sebagai tempat untuk menggadaikan barang melainkan juga digunakan untuk menabung emas, pembayaran tagihan listrik, telepon, air, internet, tiket kereta api, pengiriman uang, pembelian pulsa HP dan pulsa listrik, TV berlangganan dan sebagainya.

Bagaimana prosedur untuk membuat Tabungan Emas di Pegadaian?

Untuk prosedur membuat tabungan emas tidak terlalu ribet dan sulit yakni Anda bisa datang ke kantor Pegadaian terdekat di tempat tinggal dengan membawa kartu identitas (KTP/SIM/Passpor) dan membayar biaya administrasi sebesar Rp.10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah) dan biaya fasilitas titipan selama 12 bulan sebesar Rp. 30.000,- (Tiga Puluh Ribu Rupiah). Selanjutnya akan diproses oleh petugas Pegadaian. 

Jumlah setoran yang ditabungkan minimal setara dengan harga 0.01 gram. Misalnya, pada tanggal 12/11/2016 harga jual emas Rp. 5.660,- maka uang yang bisa ditabungkan sejumlah Rp. 5.660,- (sesuai harga yang berlaku, cek kurs emas di Aplikasi Sahabat Pegadaian yang telah Anda install di smartphone). Alhamdulillah, sudah dua bulan Saya menyisihkan uang sejumlah Rp.50.000,- (Lima Puluh Ribu Rupiah) yang kutabungkan ke rekening Tabungan Emas Pegadaian. Jadi, total uang di buku tabungan emasku sejumlah 2 bulan x @Rp.50.000,- = Rp. 100.000,- (belum banyak sih, semoga tiap bulan bisa kontinyu nabungnya).

Buku Rekening Tabungan Emas Pegadaian - Tingkatkan Investasi Emas dengan Menabung Tabungan Emas di Pegadaian
Anda masih ragu berinvestasi emas di Pegadaian? Nggak usah ragu, karena Pegadaian itu merupakan lembaga resmi serta perusahaan yang memiliki kredibilitas, baik itu dalam hal transaksi maupun investasi emas. Oleh karena itu, jika Anda tertarik utnuk melakukan investasi emas, serahkanlah investasinya kepada lembaga yang jelas keberadaan dan legalitasnya seperti Pegadaian. Pegadaian sebagai persero mempunyai budaya perusahaan yang disingkat INTAN (Inovatif, Nilai moral tinggi, Terampil, Adi layanan dan Nuansa citra) dan 10 perilaku utama insan pegadaian yaitu 1. Berinisiatif, kreatif, produktif dan adaptif, 2. Berorientasi pada solusi bisnis 3. Taat beribadah, 4. Jujur dan berpikir positif, 5. Kompeten di bidang tugasnya, 6. Selalu mengembangkan diri, 7. Peka dan cepat tanggap, 8. Empatik, santun dan ramah, 9. Bangga sebagai insan pegadaian, dan 10. Bertanggungjawab atas aset dan reputasi perusahaan.

Biar Anda semakin penasaran dengan asyiknya menabung Tabungan Emas di Pegadaian, #AyoMenabungEmas dan tonton penjelasannya melalui video wawancara yang Saya lakukan dengan Bapak Setyawan Ibnu Hadi, SE selaku Pemimpin Cabang Pegadaian Bojonegoro pada tanggal 29 Oktober 2016 berikut ini.



Kesimpulan, ada beberapa keuntungan yang diperoleh ketika melakukan Investasi Emas melalui Tabungan Emas di Pegadaian yaitu Anda bisa membeli emas meskipun dana terbatas dengan cara menyisihkan sebagian uang atau dana yang dimiliki untuk berinvestasi emas, emas tersimpan aman dengan jaminan dari pihak pembiayaan, emas yang  dimiliki bersertifikat PT Antam atau Pegadaian, emas yang dimiliki pun dapat dijadikan sebagai jaminan dengan jangka waktu tertentu. Investasi emas yang Anda miliki akan memberi keuntungan dalam jangka waktu yang panjang sekitar 2-5 tahun. Sehingga, bagi cowok seperti saya sangat tepat menabung tabungan emas di Pegadaian untuk bekal pernikahan dan kehidupan di masa mendatang. #AyoMenabungEmas (@kakdidik13)


Saturday, June 18, 2016

Abadikan Kegiatan Jambore dan Bakti Pemuda Lewat Kamera Ponsel

Berbicara tentang Aku dan Kamera Ponsel, hampir setiap kegiatan yang kulakukan tak terlepas dari kamera ponsel untuk mendokumentasikannya baik itu foto selfie ataupun difotokan oleh teman. Karena itulah satu - satunya alat yang kumiliki untuk mendokumentasikan seluruh aktivitasku. Simak salah satu ceritaku berikut ini ya !
Giveaway Aku dan Kamera Ponsel
Giveaway Aku dan Kamera Ponsel
Tahun 2014 silam, Saya Didik Jatmiko terpilih sebagai salah satu utusan atau duta dari Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yakni Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP). Kegiatan ini dilaksanakan satu tahun sekali dengan tujuan untuk mengembangkan wawasan pemuda agar dapat meningkatkan kreatifitas dengan harapan adanya transformasi nilai budaya, seni, teknologi, keunggulan daerah, pengembangan potensi, dan menciptakan jaringan informasi dan komunikasi antar pemuda.

Saya terpilih setelah melewati beberapa proses seleksi mulai dari seleksi di tingkat Kabupaten hingga seleksi di tingkat Provinsi. Di tingkat Kabupaten saya mengikuti proses seleksi sejak tahun 2012, tapi pada waktu itu belum beruntung. Tahun selanjutnya yakni 2013 saya mencoba mengikuti seleksi dan lagi - lagi keberuntungan belum berpihak kepadaku. Saya pun tidak menyerah, saya mencoba intropeksi diri lalu mendata apa kekuranganku dalam seleksi dan mencoba untuk memperbaikinya. Alhamdulillah, tahun 2014 saya pun dinyatakan lolos untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi dalam Jambore Pemuda Indonesia Daerah (JPID) di Kabupaten Tulungagung dan selanjutnya ketika seleksi di tingkat Provinsi saya terpilih sebagai peserta cadangan untuk mengkuti kegiatan tingkat Nasional. Ternyata, dewi fortuna masih berpihak kepadaku yakni ada beberapa peserta inti yang terpilih ada yang mengundurkan diri dan saya bersama peserta cadangan lainnya pun akhirnya terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur.

Jambore Pemuda Indonesia (JPI) merupakan kegiatan kemah yang rutin diadakan setiap tahun dan diikuti oleh perwakilan pemuda dari seluruh Provinsi Indonesia dan perwakilan Negara ASEAN. Kegatan ini dilaksanakan selama delapan hari bertepatan dengan pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda (HSP). Kebetulan pada waktu itu, saya mengikuti Jambore Pemuda Indonesia di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 26 Oktober s/d 01 November 2014. 

Sejarah baru dalam hidup saya pun dimulai, saya benar - benar merasa sebagai Pemuda Indonesia sejati. Saya bersama dengan Pemuda dari Sabang sampai Merauke mengikuti Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) dan mengikrakan Sumpah Pemuda bersama pada tanggal 28 Oktober 2014 di Halaman Candi Prambanan, Sleman - Daerah Istimewa Yogyakarta. Jujur merinding rasanya, saya teringat materi pelajaran sejarah yang disampaikan oleh guru saya ketika SMP mengenai perjuangan pemuda dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 silam.  

Banyak sekali kegiatan yang saya ikuti ketika Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Jogjakarta yang istimewa ini bersama peserta yang lain, mulai dari senam bersama dan lomba senam daerah, pelangi nusanta, wisata susur Candi Prambanan, kirab budaya pemuda nusantara di sepanajang jalan Malioboro dan finish di depan Museum Benteng Vredebreg, gala dinner di Bangsal Kepatihan Yogyakarta sekaligus pembukaan kegiatan JPI, workshop fotografi, puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP), pameran budaya, bakti sosial dalam bentuk penanaman pohon, fun game dan lava tour di lereng gunung Merapi, kunjungan budaya pendidikan ke Keraton Yogjakarta, talkshow kewirausahaan, seminar pendidikan dengan tema membangun pemuda yang prularis dan nasionalis, workshop keterampilan unggulan daerah, dan penutupan kegiatan JPI. Semua itu pun ku abadikan dengan jepretan kamera ponselku.

Usai pelaksanaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI), peserta tidak langsung pulang ke daerah asal. Melainkan peserta langsung berangkat menuju lokasi penempatan kegiatan selanjutnya yakni Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP). Kebetulan Provinsi Jawa Timur berpasangan dengan Provinsi Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Selatan. Saya pun terpilih sebagai ketua rombongan Provinsi Jawa Timur dengan penempatan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Selama berada di Provinsi Kalimantan Selatan lebih tepatnya di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala banyak hal yang kupelajari dan kubaktikan di sana. Saya belajar tentang budaya Kalimantan Selatan, belajar memasak Soto Banjar, belajar rmembuat Sasirangan dan sebagainya. Sebaliknya saya juga mengajarkan apa yang dimiliki Provinsi Jawa Timur kepada adik-adik di sana mulai dari lagu daerah Rek Ayo Rek, makanan khas dan sebagainya. Usai mengikuti Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) peserta langsung masuk dalam wadah yang bernama Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI).

Adapun hasil foto kamera ponselku dan kamera digital milik temanku (sebagai pembanding) yang kuabadikan mulai dari proses seleksi hingga pelaksanaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP), sebagai berikut :
Seleksi JPI tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2013
Seleksi JPI tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2013 (kebetulan saya belum lolos) - Kamera Ponsel
Seleksi JPI tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2014
Seleksi JPI - BPAP tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2014 (alhamdulillah saya lolos) - Kamera Ponsel
Peserta lolos seleksi JPI tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2014
Bersama Peserta yang lolos seleksi JPI-BPAP tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2014 - Kamera Ponsel
Kebersamaan Peserta seleksi JPI tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2014
Kebersamaan yang takkan terlupakan saat JPID di Kabupaten Tulungagung 2014 - Kamera Digital
Usai tampil menari di JPID 2014 Tulungagung
Usai nari di atas panggung [bagiku ini perdana, ini pertama kali saya menari] - Kamera Digital
Talkshow Kewirausahaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Yogyakarta 2014
Talkshow Kewirausahaan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Yogyakarta 2014 - Kamera Ponsel
Kirab Budaya Pemuda Nusantara JPI 2014
Welfie bareng di dalam bus menuju lokasi Kirab Budaya Pemuda Nusantara JPI 2014 - Kamera Ponsel
Dermaga Sungai Barito di Kelurahan Lepasan, Batola - Kalimantan Selatan
Dermaga Sungai Barito di Kelurahan Lepasan, Batola - Kalimantan Selatan - Kamera Ponsel
Belajar membuat kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan
Belajar membuat kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan - Kamera Ponsel
Hasil membuat kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan
Hasil kain Sasirangan khas Kalimantan Selatan yang kubuat - Kamera Ponsel
Bersama Ibu Angkatku di Kalimantan Selatan dan Pendamping BPAP
Bersama Ibu Angkatku di Kalimantan Selatan dan Pendamping BPAP - Kamera Ponsel
Meskipun pada waktu itu, saya belum mempunyai kamera yang sebagus ASUS Zenfone 2 Laser ZE550KL yang memiliki main camera 13 Megapixel laser autofocus dengan waktu fokus kurang dari 0.03 detik [info detailnya baca postinganku ini : Smartphone Berkamera Hebat] cocok untuk berselfie dan welfie ria, semua kegiatan yang saya tempuh sekali seumur hidupku tersebut terabadikan melalui kamera ponsel yang sederhana. Ya, kamera ponsel seadanya yang mendokumentasikan seluruh aktivitasku selama kegiatan Jambore dan Bakti Pemuda serta aktivitasku yang lainnya. Sepulang dari kegiatan tersebut usai kegiatan Musda, saya dipercaya masuk dalam kepengurus Dewan Pengurus Daerah Purna Prakarya Muda Indonesia (DPD PPMI) Provinsi Jawa Timur khususnya di bidang kehumasan yang mana setiap ada kegiatan pasti membutuhkan kamera untuk mengabadikan kegiatan. (@kakdidik13)

'Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com'


Tuesday, June 14, 2016

Solusi Pinjam Uang Mudah dan Cepat di Pegadaian Saja

Menurut persepsi masyarakat, Pegadaian merupakan tempat meminjam dana secara cepat dengan jaminan mudah bagi masyarakat menengah ke bawah. Namun belakangan ini, perlu diketahui bersama bahwa Pegadaian merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kegiatan utamanya ikut serta membantu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah. Sesuai dengan visi dari Pegadaian yaitu sebagai solusi bisnis terpadu terutama berbasis gadai yang selalu menjadi market leader dan mikro berbasis fidusa selalu menjadi yang terbaik untuk masyarakat menengah ke bawah. 
Bapak Dwi Wuryantadi saat memaparkan materi Pegadaian di Hotel Aston Bojonegoro | Foto by : @ajengsetiyo
Upaya yang dilakukan oleh Pegadaian dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah tersebut diwujudkan dalam beberapa hal yakni, memberikan pinjaman kepada masyarakat dengan perikatan Hukum Gadai (Konvensional dan Syariah), memberikan pinjaman kepada usaha Mikro dan Kecil denga perikatan Jaminan Fidusia, Perdagangan dan pembiayaan emas untuk tujuan investasi dan tabungan emas secara retail dan transaksi jasa remittance, payment point dan sebagainya.

Kegiatan pembiayaan yang dilakukan oleh Pegadaian, meliputi : Gadai Konvensional, Gadai Syariah, Krasida, Kreasi, Amanah, Arrum, dan  Kredit Multi Guna. Selain itu juga melayani berbagai jasa seperti jasa pengiriman uang (kucica), multi pembayaran online, pegadaian mobile, persewaan gedung, jasa sertifikasi batu mulia, jasa taksiran dan jasa titipan. Hingga saat ini, jumlah outlet Pegadaian di Indonesia berjumlah lebih dari 4.600 yang tersebar mulai dari Sabang hingga Merauke. Di Jawa Timur sendiri, jumlah outlet Pegadaian mencapai sekitar 489 outlet. 

Tabungan Emas dan Aplikasi Sahabat Pegadaian

Mengambil Buku Tabungan Emas milik mbak Mubarika di Pegadaian Bojonegoro
Saat kegiatan RoadBlog 10 Cities di Bojonegoro pada tanggal 03 April 2016 di Hotel Aston Bojonegoro, ada hal yang menarik perhatianku yaitu Tabungan Emas. Pada saat itu, mbak Mubarika dari Excite mendaftarkan dirinya sebagai nasabah tabungan emas yang dilayani oleh petugas Pegadaian Bojonegoro. Berhubung buku tabungannya harus diproses di kantor, maka Saya dimintai tolong untuk mengambilkan buku tabungan emas milik mbak Mubarika di Kantor Pegadaian pada hari Rabu tanggal 06 April 2016. Setelah kuambil, buku tabungan emas-nya kutitipkan ke Nova Wijaya yang menghadiri acara Road Blog 10 Cities di Surabaya pada tanggal 09 April 2016.

Bapak Dwi Wuryantadi - Deputy Pemimpin Wilayah Surabaya di Kantor Area Madiun
Selain tabungan emas, hal positif lainnya yang menjadi perhatianku saat itu yaitu Aplikasi Sahabat Pegadaian yang disampaikan oleh Bapak Dwi Wuryantadi saat acara RoadBlog 10 Cities di Bojonegoro. Sahabat Pegadaian merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh PT. Pegadaian (Persero) sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menggunakan jasa Pegadaian. Teman - teman yang penasaran bisa mendownloadnya di Google Play Store melalui smartphone android. Dengan menginstall aplikasi ini, Anda akan memperoleh informasi mengenai Pegadaian, simulasi, produk yang bisa dinikmati dan sebagainya.

Cerita gadai gelang di Pegadaian

Bukti Gadai milik saudaraku Pionky Brima Anggara 
Ada cerita menarik nih seputar gadai yang dilakukan oleh saudaraku yang rumahnya di Desa Bonorejo Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Sebut saja namanya Pionky Brima Anggara. Pada tanggal 12 Maret 2016 kemarin, Dia mengantar Ibunya pergi ke Pegadaian untuk menggadaikan perhiasan berupa gelang model mata yang dimiliki oleh Ibunya. Kebetulan pada saat itu, keluarga membutuhkan uang untuk membayar utang ke tetangganya. Perhiasan yang dimiliki tersebut ditaksir harganya sekitar Rp. 2.500.000,-. 

Sesampainya di Pegadaian yang berada di Cepu, Blora - Jawa Tengah Pionky dan Ibunya menemui petugas penaksir. Petugas penaksir pun melayaninya dengan ramah. Tanpa menunggu lama, dengan menggunakan jaminan gelang model mata ditaksir perhiasan emas 8 karat dan berat 10.2/7.5 gram milik Ibunya tersebut, akhirnya gadai pun diproses. Setelah membayar administrasi sebesar Rp. 15.000,- dan menyerahkan fotocopy KTP [berhubung ibu-nya lupa bawa KTP, akhirnya menggunakan KTP milik Pionky] gelang model mata tersebut digadai dengan uang sejumlah Rp. 1.120.000,- dengan tanggal jatuh tempo tanggal 09-07-2016.

Yuk, install Aplikasi Sahabat Pegadaian di Smartphone Android-mu !
Dengan mendapatkan uang pinjaman dari gadai gelang tersebut akhirnya utang yang dimiliki keluarga saudaraku tersebut sudah lunas dan uangnya pun masih tersisa. Sisa uang yang ada pun dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk membayar pelunasan gadai di Pegadaian nantinya. Ternyata tagline milik Pegadaian itu benar - benar manjur, Mengatasi Masalah Tanpa Masalah. (@kakdidik13)

Friday, June 10, 2016

Khutbah Jum'at di Masjid Jami' Baitul Muttaqin Gayam Bojonegoro

Khutbah Jum'at di Masjid Jami' Baitul Muttaqin Gayam Bojonegoro [Jum'at 10 Juni 2016]
Mendengarkan khutbah sholat Jum'at yang dibacakan oleh khotib Masjid Jami' Baitul Muttaqin Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur [Jum'at, 10 Juni 2016]. Dalam kesempatan tersebut, khotib menyampaikan tentang tujuh keutamaan bulan suci Ramadhan yaitu 1). Bulan yang penuh keberkahan, 2). Bulan penuh pengampunan dosa, 3). Pintu Surga dibuka dan pintu Neraka ditutup, 4). Bulan yang mendidik untuk mencapai ketaqwaan, 5). Bulan yang di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, 6). Bulan diturunkannya Al-Qur'an dan 7). Bulan yang amal sholeh berlipat ganda. 

Semoga kita menjadi umat yang beruntung dan bertemu dengan malam Lailatul Qadar. Amiin. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS. Al Qadar : 3 yang artinya "Lailatul Qadar itu lebih utama dari seribu bulan". 

“Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog theordinarytrainer.com” 



Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done