Didik Jatmiko: Pelatihan
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Pelatihan. Show all posts
Showing posts with label Pelatihan. Show all posts

Friday, November 27, 2020

Buka Peluang bersama Smartfren Community, Kuncinya Sinergi dan Kolaborasi

Buka Peluang bersama Smartfren Community, Kuncinya Sinergi dan Kolaborasi - Smartfren Community, demikianlah nama sebuah komunitas yang resmi memasuki usia ke-5 pada tanggal 15 Oktober 2020 lalu.  Adapun tema yang diusung dalam perayaan Hari Ulang Tahun Smartfren Community Ke-5 yaitu “Live in Meaningful Action”. Berhubung masih di tengah Pandemi, perayaan ulang tahun dilaksanakan secara virtual dengan melakukan pertemuan online melalui aplikasi zoom yang diikuti oleh leader dan founder smartfren community bersama Pembina Smartfren Community, yaitu Roberto Saputra selaku Chief Brand Officer Smartfren dan Munir Syahda Prabowo selaku VP Technology Relations Smartfren yang difasilitasi oleh Community Development PT Smartfren Telecom Tbk.


Tak kenal maka tak tahu, nah agar menjadi tahu seyogyanya ijinkan Saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Namaku Didik Jatmiko, aktivitas sehari-hari menekuni dunia blog dan YouTube serta media sosial lainnya. Untuk blogku bisa diakses di https://didikjatmiko.com dan nama channel YouTube Didik Jatmiko. Saya lahir dan besar di sebuah Kabupaten kecil, namun kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) berupa Migas dan terkenal dengan sebutan Kota Ledre yaitu Bojonegoro.

Pertama kali Saya mengikuti kegiatan Gathering Smartfren Community di Kota Pahlawan, Surabaya pada hari Jum’at tanggal 31 Maret 2017.  Pada saat itu, Saya berangkat dari Bojonegoro dengan menggunakan jasa transportasi umum yaitu naik bus. Setibanya di lokasi Saya bertemu dengan Om Rinaldy selaku Leader Smartfren Community Surabaya.


Gathering terasa lebih semarak karena juga diikuti oleh beberapa teman blogger dari Surabaya, Lamongan, Malang, Gresik dan Sidoarjo. Saya adalah satu-satunya peserta terjauh yaitu dari Bojonegoro. Semakin seru lagi, saat berlangsungnya acara juga dilakukan live tweet. Kebetulan, saat itu Saya terpilih sebagai salah satu pemenang bersama pemilik akun twitter @edapoenya berhak menerima hadiah berupa MiFi Andromax M3Z. Sementara itu untuk kupon undian yang berhak mendapatkan hadiah berupa Smartphone Andromax dari Smartfren diraih oleh @masdito_

Hingga tiba waktunya, tepat pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2019 dalam acara Launching Smartfren Community Bojonegoro, Saya dipercaya dan dikukuhkan sebagai leader Smartfren Community Bojonegoro oleh Head of Community Development PT. Smartfren Telecom Tbk, Dani M Akhyar.  Sejak saat itu, Bojonegoro resmi menjadi bagian Smartfren Community Regional Kota Ke-40.


Agar Smartfren Community Bojonegoro dikenal oleh masyarakat Bojonegoro, Saya kemudian membuat akun media sosial resminya, baik itu di facebook, twitter, instagram ketik saja @sfcombojonegoro sementara untuk blognya bisa diakses melalui https://sfcombojonegoro.blogspot.com 

Adapun program kegiatan yang dilakukan oleh Smartfren Community Bojonegoro tidak jauh berbeda dengan program Nasional Smartfren Community. Di Bojonegoro, program kegiatan dibagi dalam beberapa hal yaitu Smartfren Community Bojogoro Goes To Campus, Smartfren Community Bojogoro Goes To School, Smartfren Community Bojogoro Goes To Village, Smartfren Community Bojogoro Goes To Community, Smartfren Community Bojogoro Goes To Class, Smartfren Community Bojogoro Goes To Vlog. Mau tahu aktivitas Smartfren Community Bojonegoro, inilah ulasannya !!

Smartfren Community Bojogoro Goes To Campus


Smartfren Community Bojogoro Goes To Campus pertama kali dilakukan di Universitas Bojonegoro (UNIGORO). Kegiatan dilaksanakan pada hari senin tanggal 2 Desember 2019 dikemas dalam bentuk talkshow dalam rangka memperingati Hari Aids Sedunia “Bersama Masyarakat Meraih Sukses, Kita Peduli – Generasi Terlindungi” di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bojonegoro (UNIGORO).

Smartfren Community Bojonegoro Goes To School

Di sini senang di sana senang dimana-mana hatiku senang - Salam Pramuka

Smartfren Community Bojonegoro Goes To School pertama kali dilakukan pada hari Minggu tanggal 20 Oktober 2019 bertepatan dengan Hari Jadi Bojonegoro Ke-342. Kegiatan yang bersinergi dengan Pramuka Gudep SMKN Ngraho ini dikemas dalam Jambore On The Air – Jambore On The Internet (JOTA JOTI) yang diikuti oleh 86 peserta dari berbagai sekolah, seperti : SMKN Ngraho, SMKN Kasiman, SMKN Margomulyo, SMAN Kasiman, MAN 3 Bojonegoro, MA Plus Al Hadi Padangan, dan 1 sekolah dari SMK NU Kedungtuban, Blora – Jawa Tengah. Pada saat itu, Saya berbagi materi tentang Jurnalistik,  Literasi Digital dan mengenalkan tentang Smartfren Community.


Selanjutnya, kegiatan Smartfren Community Bojonegoro Goes To School diselenggarakan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiyah Temayang di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 19 Desember 2019. Kegiatan dikemas dalam bentuk Literasi Digital “Cerdas Bermedia Sosial di Era Revolusi Industri 4.0” diikuti oleh 150 siswa yang terdiri pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), siswa kelas 7, 8, dan 9. Acara dihadiri oleh Kepala MTs Islamiyah Temayang, Dra. Shofiyatun, Pengurus Yayasan, HM. Asrory Nadlim, BA, S.Pd.I, Waka Kurikulum, Yani, S.Kom.

Launching Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro 

Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro resmi diluncurkan pada hari Sabtu tanggal 18 Januari 2020. Semangat yang melatarbelakangi berdirinya Rumah Kreatif Smartfren Community di Bojonegoro yaitu dengan masuknya teknologi ke desa harus dimanfaatkan dengan baik oleh generasi milenial untuk memajukan desa di era revolusi industri 4.0.


Untuk mewujudkannya tentu dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi yang positif sehingga mampu menjawab tantangan untuk memajukan desa melalui teknologi. Tentunya dengan tanpa meninggalkan adat dan tradisi agar memunculkan generasi milenial desa yang tak gagap akan teknologi. Dan solusinya yaitu bersinergi dengan Smartfren Community.

Dengan dukungan dari Community Development PT. Smartfren Telecom Tbk semoga menjadi spirit untuk terus bergerak, berkarya, mengabdi dan memberikan manfaat yang nyata untuk masyarakat melalui pelatihan, pendampingan dan pemberdayaan.

Ngobrol Pintar bareng YouTuber Bojonegoro

Acara launching ini juga dirangkai dengan kegiatan Ngopi (Ngobrol Pintar) bareng YouTuber Bojonegoro yang tergabung dalam wadah Adsense Secret Bojonegoro dengan tema “Jadikan Hobimu Menjadi Sumber Penghasilanmu” pada Hari Minggu tanggal 19 Januari 2020.

Gathering Nasional Leader Smartfren Community

Banyak peluang yang Saya dapatkan bersama Smartfren Communty, diantara : Diundang ke Kantor Smartfren di Sabang Jakarta, kepoin videonya di sini Meliput dan Bertemu Langsung dengan Pemenang Undian Smartfren WOW Tahap 1 di Tegal, videonya di sini. dan mengikuti Gathering Nasional Leader Smartfren Community di Yogyakarta.

Sampaikan ide dan gagasan tentang Rumah Kreatif Smartfren Community kepada Bapak Roberto Saputra dan Bapak Munir, Pembina Smartfren Community

Pada saat itu, Saya dan Om Rinaldy, Leader Nasional Smartfren Community berkesempatan berangkat lebih awal menuju lokasi Gatnas 2020 karena pada malam harinya berkesempatan diajak ngobrol dan makan malam dengan Bapak Roberto Saputra, Chief Brand Officer PT Smartfren Telecom Tbk. bersama Leader Nasional Smartfren Community, Rinaldy Purwanto, Leader Smartfren Community Yogyakarta, Wahyu Prasetya, Leader Smartfren Community Solo Raya, Rika Verry Kurniawan dan Dimas Suyatno. Selain itu juga bersama dengan Bapak Munir, Dani Akhyar, Linda Octaviana, dan Kadi Riyanto (Comdev Smartfren).

Sharing bersama Bapak Roberto Saputra dan Bapak Munir, Pembina Smartfren Community

Foto bersama Bapak Roberto Saputra dan Bapak Munir, Pembina Smartfren Community dan Comdev smartfren

Gathering Nasionla Leader Smartfren Community ini benar-benar memberikan kesan tersendiri bagiku, yang mana sebagai leader yang belum genap setahun, dipercaya untuk mendapatkan reward dari @smartfrenworld bersama 9 leader lainnya saat pembukaan Gathering Nasional Leader Smartfren Community di Yogyakarta, Jum'at (28/02/2020). Selain reward tersebut, Saya juga mendapatkan hadiah tambahan berupa iPhone XR 256GB dari Smartfren yang diberikan langsung oleh Bapak Roberto Saputra Chief Brand Officer PT Smartfren Telecom Tbk. Terima kasih smartfren community dan smartfren.


Dan inilah 10 orang yang berhak menerima reward dari Smartfren yang dibacakan oleh Head of Community Development, Dani Ahyar saat pembukaan kegiatan :

1. Ramdeny Hartanto – Founder Smartfren Community : most Loyal

2. Ipan Setiawan – Leader Smartfren Community Garut : most Persistent

3. Selamet Hariadi – Leader Smartfren Community Malang : most Innovative

4. Didik Jatmiko – Leader Smartfren Community Bojonegoro : most Reliable

5. Rinaldy Purwanto – Leader Nasional Smartfren Community : most Caring

6. Hadi Djuhartono - Founder Smartfren Community: most Loyal

7. Vicsentio - Founder Smartfren Community : most Loyal

8. Wildan Anwaludin – Leader Smartfren Community Kabupaten Bandung Barat : most Initiative

9. Mohammad Ridwan – Leader Smartfren Community Cirebon : most Initiative

10. Anton Indrianto - Founder Smartfren Community : most loyal


Smartfren Community Bojonegoro Goes To Community


Maksud dari Smartfren Community Bojonegoro Goes To Community di sini yaitu bersinergi dan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas kreatif yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Ada beberapa komunitas kreatif yang telah bersinergi dan didukung kegiatannya oleh Smartfren Community Bojonegoro seperti Komunitas Bojonegoro Linux User (Boxer) mengadakan kegiatan Jagongan Boxer Sosialisasi IPV6 & Perta Rilis Debian 10 “Buster” pada tanggal 24 Agustus 2019. 

Tidak hanya kegiatan pelatihan, Smartfren Community Bojonegoro juga berpastisipasi dalam kegiatan peduli lingkungan bersama Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yang dikemas dalam “Gerakan Menanam Pohon dan Peduli Lingkungan” pada hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2020.


Dilanjut pada hari Minggu tanggal 18 Oktober 2020 Saya mengenalkan pentingnya literasi digital dan blogging bagi Generasi Muda Nahdlatul Ulama’ khusunya PAC IPNU IPPNU Kecamatan Gayam dengan tujuan agar memiliki wawasan literasi digital dan mampu mengunggah konten hingga menyebarkannya ke media sosial dan blog.

Komunitas selanjutnya yaitu Jam’iyah Sholawat Gashona Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 11 Oktober 2020 dan dikemas dalam Ngopi Bareng Gashona Media “Optimalkan Pengelolaan Media Sosial di Era Revolusi Industri 4.0”.


Sebagai wujud tindak lanjut kegiatan ini, Gashona Indonesia didukung oleh Rumah Kreatif Smartfren Community meluncurkan website resminya bertepatan dengan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020 yang bisa diakses di https://gashonaindonesia.or.id Harapannya ke depan bisa membuka peluang dengan mengadakan kegiatan Bersholawat bersama Smartfren Community.

Smartfren Community Bojonegoro Goes To Village

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk anjangsana ke desa-desa yang bersinergi dengan Pemeritah Desa dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berada di desa tujuan.  Sebagai leader Smartfren Community Bojonegoro  Saya telah mengunjungi beberapa desa, diantaranya Desa Deru Kecamatan Sumberjo pada tanggal 19 Agustus 2019, yang mana pada saat itu Saya bersama rombongan Pegiat KIM Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro.


Kemudian pada hari Jum’at tanggal 18 Oktober 2019 berkunjung ke Desa Donan Kecamatan Purwosari yang letaknya di tepi hutan dan jauh dari pusat kecamatan. Menurut pengakuan salah satu perangkat desa Donan, sebut saja namanya Sadi, mengatakan bahwa selama memiliki handphone android dia memakai smartfren, karena sinyal paling bagus di desa Donan adalah smartfren. Tonton videonya di sini : Sinyal Smartfren di Bojonegoro

Sinergi dan Kolaborasi dengan PSKK UGM Yogyakarta


Tak hanya itu, pada hari Minggu tanggal 23 Februari 2020 Tim Pendamping Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang sedang melakukan program pendampingan Peluncuran Program Posyandu Remaja di Desa Grebegan Kecamatan Kalitidu juga memberi kesempatan kepada Saya untuk berbagi tentang “Pelatihan Content Creator” kepada remaja Desa Grebegan.

Sinergi Membangun Bangsa, demikianlah tagline Smartfren Community yang selalu tertanam dalam diri ini yang menjadikan api semangat itu selalu membara di dada. Desa selanjutnya yang Saya datangi yaitu Desa Pagerwesi Kecamatan Trucuk. Di desa ini Saya berbagi Literasi Digital untuk Masyarakat Produktif.

Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu tanggal 30 Agustus 2020 di Balai Desa Pagerwesi ini diikuti oleh 25 orang dan menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan memakai handsanitizer.

Hari Kamis tanggal 29 Oktober 2020, Saya diminta untuk berbagi motivasi “Membangun Peronal Branding” dalam Kegiatan Posyandu Remaja Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo oleh Mahasiswa STIKES ICSADA Bojonegoro.

Smartfren Community Bojonegoro Goes To Class

Selama pandemi ini, Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro juga mengisi kegiatannya melalui kelas online yang dilaksanakan melalui akun media sosial Smartfren Community. Ada 3 kelas yang digelar selama pandemi ini, yakni Merintis Channel YouTube dari Nol, Bersaing di Halaman Pencarian YouTube dan Nonstop Promosikan Potensi Desa bersama KIM. Memang hanya 3 kelas yang kita sajikan dengan harapan setiap peserta yang mengikuti kelas ini mampu menerapkan ilmu yang dibagikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Demikianlah cerita Buka Peluang bersama Smartfren Community, semoga menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk menjadi lebih produktif, energik dan berdaya saing. Semangat buka peluang bersama Smartfren Community, kuncinya Sinergi dan Kolaborasi.

Sebagai penutup artikel blog ini, melalui Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro ini Saya berharap RK SFCom Bojonegoro bisa menjadi wadah mengembangkan kreativitas dan menjadi pusat pelatihan masyarakat khususnya di bidang pengembangan teknologi bagi masyarakat desa.

Saya bermimpi dan bercita-cita, Rumah Kreatif Smartfren Community Bojonegoro memiliki ruang kreatif khusus, meskipun sederhana namun di dalamnya berisi 5-10 komputer yang terkoneksi dengan jaringan internet smartfren sehingga bisa dimanfaatkan oleh warga masyarakat sekitar untuk pelatihan dan pemberdayaan teknologi bagi masyarakat desa khususnya perempuan dan umkm desa sehingga mereka memiliki kemampuan, kapasitas, naik kelas dan menemukan peluang di masa depan. (dik)

Monday, January 14, 2019

Menebar Benih "Yuk Ngeblog dan Menduniakan Kabupaten Blora"

didikjatmiko.com - Ngeblog merupakan sebuah aktivitas yang mulai menarik perhatian dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pemuda desa, kader organisasi, emak-emak dan sebagainya. 

Tahu nggak? Apabila kita menekuni aktivitas yang satu ini maka kebahagiaan akan datang menghampiri. Tak hanya itu, tidak sedikit para blogger yang berhasil mendapatkan kesuksesan dari aktivitas ngeblog yang ditekuninya. Percaya? 

Menebar Benih "Yuk Ngeblog dan Menduniakan Kabupaten Blora"
Percaya atau tidak, faktanya toh sudah banyak sekali blogger tanah air yang sukses mengelola blog hingga menghasilkan. Tentu semua itu tak mudah seperti membalikkan telapak tangan, butuh keberanian dan konsisten.

Cepu, 12 Januari 2019

Sebenarnya sudah lama sekali Saya diminta untuk berbagi semangat ngeblog kepada peserta Program Pendidikan Pelatihan Kerja di LKP Indobank Cepu Blora Jawa Tengah. 

Banyaknya aktivitas yang kujalani (macak sok sibuk) membuat diri ini belum bisa memberikan kepastian untuk menjawab keinginan Bapak Istiadi yang ingin menghadirkanku di LKP Indobank Cepu. 

Seiring berjalannya waktu, akhirnya Saya bisa menyempatkan diri berbagi semangat ngeblog dan hadir di Kampus yang beralamat di Jalan Ronggolawe No. 115 Telp./Fax. 0296 424294 Cepu – Blora – Jawa Tengah ditemani sahabatku Mohammad Efendik, Sabtu (12/01/2019).

Satu persatu peserta mulai berdatangan dan kelas pun dimulai. Setelah diperkenalkan oleh Bapak Istiadi, Saya mengawali pembicaraan dengan memperkenalkan diri secara singkat kepada peserta dan dilanjut perkenalan dari peserta yang hadir.

Seharusnya ada sekitar 40 peserta yang terdaftar, namun yang hadir pada saat itu sekitar 12 orang, lumayanlah. Saya pun memberikan semangat kepada peserta agar bersemangat ngeblog dan menduniakan Kabupaten Blora di dunia maya melalui karya positif yang dikemas dalam aktivitas blogging.


Tak terasa hampir dua jam Saya memperkenalkan dunia blog dan pengelolaan media sosial seperti facebook, instagram dan twitter. Saya juga mewanti-wanti agar jangan sampai menebarkan hoax, apalagi di tahun politik seperti saat ini. "Yuk, kita sukseskan Pemilu 2019 dan Jangan Menyebarkan Berita Hoax !," ucapku kepada peserta.


Nampaknya peserta sangat antusias, terbukti banyak sekali peserta yang bertanya dan tertarik ingin mendalami dunia blog lebih serius. Serius mau ngeblog? Mulailah dengan gemar membaca dan menulis detik ini juga.

Demikianlah sedikit cerita yang dapat kusampaikan. Sampai berjumpa di kelas berikutnya, Praktik NgeBlog.[kakdidik13]

Sunday, April 15, 2018

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka

didikjatmiko.com - Minggu, 15 April 2018 pukul 06.10 WIB cuaca nampak begitu cerah, suasana pagi yang segar membuatku semakin bersemangat untuk menghadiri kegiatan Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Baureno yang diselenggarakan di aula SDN Baureno III Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.

owner blog didikjatmiko.com memaparkan bagaimana cara memanfaatkan media sosial secara bijak
Oh ya, Baureno merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah timur sekaligus merupakan pintu gerbang masuk dari wilayah timur Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan Baureno terdiri dari 25 Desa dengan kondisi 14 Desa selalu menjadi langganan banjir setiap tahun, 5 (lima) desa dataran tinggi minus dan 6 (enam) desa dalam kondisi surplus. Mayoritas mata pencaharian penduduk yang mencapai 84.985 jiwa masih menggantungkan pada sektor pertanian, disusul pada sektor industri. [sumber : http://baureno.bojonegorokab.go.id]

Kuda besi yang sehari-hari menemani aktivitasku ku siapkan di depan rumah, lalu ku pacu kuda besi itu dengan kecepatan sesuai dengan aturan kecepatan di tengah keramaian jalan kota. 50-70 kmph, itulah kecepatan yang ditunjukkan oleh speedometer motorku dari Purwosari hingga lokasi tujuan.

Pukul 07.20 WIB saya pun tiba di halaman SDN Baureno III, lalu kuparkir dan kutemui Kak Riko yang juga seniorku di Duta Pemuda Bojonegoro, kebetulan saat itu dia ditempatkan di Provinsi Aceh. Kami pun lantas memasuki aula dengan disambut nyanyian lagu selamat datang kakak yang dinyanyikan oleh peserta diklat anggota Dewan Kerja Ranting Baureno.

Setelah dibuka dan dipersilakan oleh Kak Riko, Saya pun memulainya dengan perkenalan dan nostalgia singkat tentang perjalananku selama berkecimpung dalam wadah Gerakan Pramuka.

"Pramuka itu memiliki potensi besar untuk menjadikan internet lebih sehat dan produktif. Oleh karena itu diperlukan banyak pelatihan agar konten-konten yang diproduksi Pramuka di media sosial semakin banyak dan bernilai positif. Setiap berkegiatan, Pramuka itu selalu sukses dalam hal pengorganisasian dan jumlah peserta, namun dokumentasi dan publikasi perlu dimaksimalkan lagi, apalagi di zaman now seperti saat ini," pesanku kepada peserta diklat.

Selain pembuatan dan pengelolaan media sosial pramuka, dalam kesempatan ini saya mengajak peserta diklat agar tidak menyebarkan berita hoax atau berita bohong serta tidak melibatkan pramuka ke ranah politik, apalagi saat ini lagi musim pilkada serentak baik itu di pilkada Bojonegoro maupun pilkada Jawa Timur. Saya mengajak peserta diklat untuk memanfaatkan media sosial untuk jualan online, bisnis online dan memperkenalkan produk unggulan serta potensi yang ada di Kwartir Ranting Baureno melalui facebook, twitter, instagram dan blog/website sehingga memberikan manfaat untuk orang lain.

Acara ditutup dengan foto bersama peserta Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.35 - 10.35 WIB ini berjalan seru, di akhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Semangat ngeblog, ayo berkarya dan menulislah ! [@kakdidik13] 

Wednesday, January 17, 2018

Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia di Dolokgede

Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia di Dolokgede - Hadirnya teknologi informasi saat ini sangat membantu manusia dalam mendapatkan informasi. Salah satunya yaitu melalui blog. Blog bisa dimanfaatkan secara pribadi ataupun kelembagaan sebagai media informasi dan publikasi yang sangat efektif di era zaman now seperti saat ini. Eksistensi seseorang ataupun lembaga termasuk desa dapat abadikan melalui blog, selain memuat informasi, blog juga dapat dijadikan album abadi yang sewaktu - waktu bisa dilihat. 

Pamflet Kegiatan Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia di Dolokgede
Menangkap peluang tersebut, Asosiasi Untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial atau disingkat Ademos bermaksud menyelenggarakan kegiatan "Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia" yang membahas tentang dunia blogging dengan rincian kegiatan sebagai berikut :

Nama dan Tema Kegiatan :

Kegiatan ini bernamakan "Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia"  dengan tema "Membangun Inovasi dan Membranding Desa Melalui Aktivitas Blogging”.

Penyelenggara :

Kegiatan "Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia" ini diselenggarakan oleh Asosiasi Untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos). Ademos didirikan sebagai bentuk kegelisahan terhadap masyarakat kelas bawah yang merupakan mayoritas penduduk tidak segera memperoleh peningkatan akses terhadap proses politik dan pemerintahan, serta akses terhadap pelayanan publik dan pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, perlu ada upaya serius untuk mengembangkan demokrasi yang terintegrasi dengan penjaminan hak sosial dan ekonomi rakyat. 

Waktu Pelaksanaan :

Kegiatan "Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia" ini dilaksanakan secara GRATIS di Panggon Sinau Bareng Ademos Indonesia yang beralamat di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur pada Hari Jum'at tanggal 19 Januari 2018 mulai pukul 13.00 - 16.30 WIB.

Narasumber :

Narasumber dalam kegiatan ini yaitu Didik Jatmiko [ Kader Sinau Bareng Ademos kategori Active Learner tahun 2014, Koordinator Komunitas KabarDesa.com Regional Bojonegoro dan Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Purwosari ].

Informasi Pendaftaran :

Bagi pembaca setia blog didikjatmiko.com yang tertarik mengikuti kegiatan "Sinau Bareng Kak Didik Blogger Indonesia" bisa mendaftar melalui nomor handphone 082330619721 atau daftar online melalui form ini https://goo.gl/forms/edFvIL7Y7xlK0jH23

Semoga informasi ini bermanfaat dan sampai jumpa di Panggon Sinau Bareng Ademos Indonesia yang beralamat di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro. (@kakdidik13)

Thursday, December 14, 2017

Pemilik Blog didikjatmiko.com Diundang BKKBN Provinsi Jawa Timur ke Jember

Pemilik Blog didikjatmiko.com Diundang BKKBN Provinsi Jawa Timur ke Jember - 5 Desember 2017, sekitar pukul 13.21 WIB ada pesan masuk melalui whtasapp. Selanjutnya Saya pun menghubungi nomor whatsapp tersebut, ketika ku telepon ternyata yang mengangkat adalah seorang perempuan panggil saja namanya Nur. Kami pun ngobrol asyik dan inti dari obrolan tersebut, Saya diminta untuk mengisi salah satu materi dalam kegiatan Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Regional II yang diselenggarakan oleh Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Timur di Asrama Sekolah Calon Bintara (SECABA) Jember Jl. Tidar, Karangrejo, Sumbersari Kabupaten Jember.

Undangan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur
Sebagai seorang blogger yang suka berbagi semangat ngeblog, Saya pun menerima tawaran tersebut. Materi yang diminta yaitu tentang Pemanfaatan Smartphone – Teknik Penulisan Melalui Blog. Kegiatan jambore ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kreatifitas dan kualitas Penyuluh Keluarga Berencana dalam penggerakan Program KKBPK di lapangan yang mengambil tema “Dengan semangat integritas, kerja keras dan gotong royong menuju PKB yang profesional dan berkompeten”.

Jadwal Kegiatan Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (KB) BKKBN Provinsi Jawa Timur
Untuk regional II, Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (KB) diikuti oleh peserta dari Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Bondowoso & Kabupaten Banyuwangi. (@kakdidik13) 

Saturday, December 31, 2016

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu - Tanggal 27 Desember 2016, founder didikjatmiko.com diminta untuk berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta kegiatan Latihan Gabungan Temu Penegak VI yang dilaksanakan di wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sukosewu - Bojonegoro. Sebelumnya agenda tahunan Latgab Temu Penegak telah dilaksanakan lima kali di beberapa tempat, seperti di Kwartir Ranting Temayang (tahun 2012), di Kwartir Ranting Sukosewu (tahun 2013), di Kwartir Ranting Gondang (tahun 2014), di Kwartir Ranting Sugihwaras (tahun 2015) dan di Kwartir Ranting Balen (pada tahun 2016). Seharusnya Latgab Temu Penegak VI ini dilaksanakan pada tahun 2017, berhubung dari masing-masing Dewan Kerja Ranting (DKR) menghendaki dilaksanakan ketika liburan, maka untuk Latgab Temu Penegak VI dilaksanakan pada akhir tahun 2016.

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Saat itu, salah satu panitia pelaksana (kebetulan dulu satu kepengurusan denganku di Dewan Kerja Cabang Bojonegoro, sebut saja namanya kak Dadik Hermawan) menghubungi melalui chat whatsapp, dia menyampaikan bahwa akan ada kegiatan latgab Pramuka dan memintaku untuk menjadi salah satu narasumber. Dia pun menyampaikan bahwa tidak ada anggaran untuk narasumber (uang transportasi maksudnya). Saya pun membalas chatnya dengan singkat dan jelas, Saya akan datang dan untuk masalah uang transportasi nggak usah dipikirkan.

Hari yang ditunggu pun tiba. Selasa, 27 Desember 2016 saya dan sahabatku kak @EdySupraEko berangkat memenuhi panggilan jiwa pramuka menuju ke lokasi latgab temu Pramuka Penegak di Sukosewu bersama Blue Reva. Setibanya di lokasi, saya ditemui oleh Kak Dadik (teman seperjuanganku ketika masih aktif di DKC Bojonegoro). Ya meskipun, saat ini kami berdua statusnya udah purna dari DKC Bojonegoro tetapi komunikasi dan silaturrahmi tetap berlanjut hehehe. Kami pun bergegas menuju ke sekretariat kegiatan yang berada di lapangan bola Desa Sukosewu (depan Kantor Polsek Sukosewu) dan berjabat tangan dengan kakak-kakak panitia yang standby di lokasi.



Peserta dalam kegiatan Latgab Temu Penegak VI ini adalah anggota Pramuka dari Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwartir Ranting Sukosewu, Kwartir Ranting Temayang, Kwartir Ranting Gondang, Kwartir Ranting Sekar, Kwartir Ranting Balen, Kwartir Ranting Sugihwaras dan gugus depan terdekat yang diundang oleh panitia.

Sambil menunggu giliranku berbagi, Saya pun asyik ngobrol dan bernostalgia bersama teman lama di Pramuka. Ada kak Anang dan kak Khoirul Anam dari DKR Balen dan sebagainya. Kami asyik ngobrol ngalor ngidul mengenai dunia pramuka, kepemudaan dan sedikit banyak mereka pun bertanya kepadaku tentang dunia blogging. Asyik ngobrol tak terasa giliranku berbagi materi pun tiba dan Saya pun bergegas menuju ke SDN Sukosewu I (lokasi kegiatan).

Setelah dipersilakan sepenuhnya oleh moderator, saya pun mulai memperkenalkan diri dan bersiap untuk meracuni otak peserta Latgab Temu Penegak VI selama dua jam ke depan dengan racun dunia perbloggingan yang sangat menggiurkan. Berhubung, peserta dalam kegiatan ini belum familiar dengan blog (alias pemula), materi yang kupaparkan pun ya sekitar apa itu blog, isinya blog, cara membuatnya, penyedia jasa blog (seperti : blogger, blogdetik, wordpress, kompasiana dan sebagainya), dan manfaat yang diperoleh ketika ngeblog.

Dalam kesempatan itu pula, Saya mengajak peserta khususnya dan umumnya anggota Pramuka se-Indonesia untuk aktif menciptakan konten positif (baik itu berupa tulisan, foto atau video) tentang kegiatan Pramuka di dunia online melalui blog. Kalau melalui sosial media (facebook, twitter, instagram dsb) sudah biasa dan banyak sekali bahkan hits bangettttt. Kalau nggak percaya coba buka akun instagram @pramukaupdate yang followernya saat ini udah 153k sering berbagi tentang aktivitas kepramukaan. Saya pun mengenalkan Blogger Pramuka kepada peserta Latgab Temu Penegak VI dengan taglinenya Menulis Membangun Negeri yang bisa dilihat di http://bloggerpramuka.blogdetik.com dan akun instagram @bloggerpramuka

Saya teringat status facebooknya mbak Ani Berta seperti ini, mengajarkan atau memberi tahu sesuatu itu selayaknya berdasarkan apa yang kita alami, BUKAN karena "Katanya". Bukan bermaksud pamer dan gaya, Saya pun berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta Latgab temu Penegak VI seperti apa yang telah saya alami dan lakukan saat ini. Saya mulai bercerita tentang asyiknya ngeblog yang selama ini saya jalani, saya bercerita tentang teman-teman blogger nasional yang keren-keren dan kecebadai, saya bercerita tentang Jelajah Gizi Minahasa bersama dengan Sarihusada dan detikcom, saya bercerita tentang gerakan menduniakan Madura melalui blog bersama blogger Plat-M dan sebagainya [bisa dibaca di blog www.didikjatmiko.com]. Terakhir, saya berpesan agar bijak bermain di dunia online dan jangan sembarang share berita hoax.

Foto bersama Peserta Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Usai memaparkan materi, saya pun membuka sesi pertanyaan. Terbukti ada 5 peserta yang antusias untuk bertanya. Mereka bertanya tentang apa saja dasar-dasar ngeblog, apa hubungannya ngeblog dengan mencerdaskan otak, pengalaman terburuk yang dialami ketika ngeblog, dan sebagainya. Alhamdulillah, satu persatu pertanyaan yang sangat berboto tersebut kujawab sesuai apa yang telah saya lakukan dan alami. Peserta pun puas dengan jawaban yang saya berikan. 

Sebelum saya tutup dan akhiri, sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang sudah berani bertanya, saya berikan Tiska Blogger Pramuka. Meskipun hanya berupa tiska, mereka sangat senang menerimanya karena memang tiska Blogger Pramuka ini masih limited edition (belum banyak yang memiliki) hehehe. Semoga kesempatan yang akan datang, kakak bisa memberikan yang lebih hehehehe.

Peserta & Panitia yang Menerima Tiska Blogger Pramuka
Demikian sedikit ulasan cerita tentang "Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu" Bojonegoro. Bagi teman-teman yang ingin belajar bareng tentang blog dan mendatangkan founder didikjatmiko.com bisa menghubungi melalui whatsapp 088230874229. Mari bersama-sama menghiasi dunia perbloggingan dengan aksi dan karya positif untuk kemaslahatan bersama! (@kakdidik13)

Wednesday, December 30, 2015

Berbagi tentang PanduApp, Semangat Ngeblog dan Kewirausahaan

Rabu tanggal 23 Desember 2015 sekitar pukul 07.10 WIB, Aku berangkat menuju lokasi kegiatan Perkemahan Raimuna Ranting Bojonegoro. Kegiatan Raimuna Ranting yang diselenggarakan oleh Dewan Kerja Ranting (DKR) Bojonegoro ini dipusatkan di kompleks Lemcadika Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro. Dalam kesempatan berbahagia itu, Aku diminta oleh salah satu panitia yang juga sahabatku sebut saja namanya M. Tarnoji (kak Ojik) untuk menjadi narasumber. Untuk diketahui, M. Tarnoji adalah salah satu sahabatku di  Dewan Keja Cabang (DKC) Bojonegoro. Kami berdua menjadi anggota Dewan Kerja Cabang (DKC) pada tahun 2011 lewat jalur seleksi Pergantian Antar Waktu (PAW). Sekarang dia posisinya masih aktif di kepengurusan sedangkan Aku sudah Purna hehehe. Selamat bertugas kak Ojik dan ketua Dewan Kerja Cabang Bojonegoro Kak Prianto beserta anggota.

Berbagi tentang PanduApp, Semangat Ngeblog dan Kewirausahaan
Setibanya di lokasi, aku disambut oleh salah satu panitia yang akan mendampingiku di ruang materi. Dia pun menyampaikan ada sedikit kendala yang dihadapi yaitu proyektornya cuma satu dan dipakai di ruang lain. Spontan Aku terus bilang, oke nggak masalah. Tak lama kemudian, peserta pun berdatangan dan memasuki ruangan. Materi pun ku mulai dan ku buka dengan perkenalan singkat. Berhubung proyektor tidak ada, maka slide yang ku buat tidak bisa kutampilkan sehingga peserta lebih mendengarkan apa yang kujelaskan (kurang efektif sih, tapi nggak masalah). Tak ada rotan akan pun jadi, tak ada proyektor, bercerita pun mampu mencairkan suasana.

Sebelumnya Aku bercerita tentang rintisan Saka Telematika yang dipelopori oleh Relawan TIK Sukabumi. Kebetulan pada saat itu tanggal 21 Februari 2015, Aku menghadiri acara Seminar Nasional "PRAKTIKA 2015" dan Launching Aplikasi PanduApp di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Oh, ya tak lupa kusampaikan pula kepada mereka untuk mendownload dan memakai aplikasi PanduApp di http://panduapp.sakatelematika.or.id setelah sepulang dari kegiatan ini. Untuk yang pakai android bisa didownload di PlayStore di sini. Selain itu, Aku juga mengajak peserta untuk mendukung rintisan Saka Telematika ini agar cepat disahkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Amiin. Untuk di Bojonegoro, gerakan rintisan Saka Telematika akan kita mulai di tahun 2016. Rintisan Saka Telematika Bojonegoro ini akan mewadahi bagi pramuka Bojonegoro yang mencintai dunia TIK seperti blogging, multimedia dan sebagainya.

#berbagiKebaikan #PanduApp4indonesia
Oh ya untuk diketahui, PanduApp merupakan sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2015, dimiliki dan dioperasikan oleh Rintisan Saka Telematika, PanduApp memiliki pengguna dari Anggota Pramuka lebih dari separuhnya menggunakan telepon genggam dan smartphone. Pengguna harus mendaftar sebelum dapat menggunakan jejaring sosial ini. Setelah itu, pengguna dapat membuat profil pribadi, menambahkan pengguna lain sebagai teman, dan bertukar pesan, termasuk pemberitahuan otomatis ketika mereka memperbarui profilnya. Selain itu, pengguna dapat mengerjakan kuis dan membaca materi yang ada. Selain mengenalkan PanduApp kepada peserta Raimuna Ranting Bojonegoro, aplikasi ini akan Aku kenalkan kepada Pramuka Penegak di Bojonegoro & Jawa Timur pada tahun 2016 mendatang (tunggu aksinya ya).

Usai bercerita tentang PanduApp, ku lanjutkan dengan berbagi semangat ngeblog kepada peserta. Aku bercerita tentang hobi dan dunia ngeblog yang sudah beberapa tahun ku geluti. "Pramuka itu kegiatannya keren dan luar biasa, perlu dipublish ke semua orang. Salah satu cara yang efektif, gratis dan harus dilakukan adalah publish melalui blog. Bikin blog itu mudah, yang sulit itu merawat blog agar selalu update. Memang sulit, tapi tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Pramuka pasti bisa !!! Ayo !! NgeBlog untuk Pramuka sekarang juga", ucapku sambil memberi semangat kepada peserta.

Tak berhenti sampai di sini, masih ada satu materi terakhir yang ku sampaikan yaitu kewirausahaan. Memang secara nyata Aku belum ada usaha yang menuai hasil cemerlang. Tetapi setidaknya Aku sudah mulai merintis usaha yang hasilnya cukup menjanjikan lho (kalau mau tahu main ke rumahku ya). "Aku pernah jadi buzzer dan dapat job review juga dari salah satu perusahaan ternama di Indonesia. Ya setidaknya, manfaatkanlah akun sosial mediamu untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat githu", ucapku kepada peserta.

Untuk menambah semangat entreprenurship peserta, tak lupa ku sampaikan tentang blogpreneur (memanfaatkan blog untuk bisnis). Selain blog, sosial media seperti instagram, twitter dan facebook juga bisa dimanfaatkan untuk menggelar lapak bisnismu lho. Salah satu entrepreneur lokal Bojonegoro yang telah sukses memanfaatkan sosial media untuk menggelar lapak dagangannya adalah Rumah Sablon Rockaraka, Pengusa Clothing Lokal di Bojonegoro. Tidak hanya itu, kamu yang punya badan gede sepertiku, susah nyari ukuran kaos ukuran jumbo beli aja via online ke http://kaosgurita.com. Di situs itu, Kamu akan menemukan kaos ukuran jumbo dan desain yang unik dan memberi motivasi bagi yang memakai kaosnya.

Bersama sebagian Peserta Raimuna Ranting Bojonegoro tahun 2015
Sebelum ku akhiri, peserta ku ajak untuk menyanyikan lagu "Bojonegoro Matoh" yang diciptakan oleh Bupati Bojonegoro @KangYotoBjn dan foto bersama. Semoga dengan menyanyikan lagu itu bisa menambah semangat dan motivasi peserta untuk menggapai mimpi dan kesuksesan. Amiin. Lihat videonya di sini ! Itulah gerakan aksi sosialku bersama peserta Raimuna Ranting Bojonegoro 2015, semoga bermanfaat ! (@kakdidik13).

Friday, August 14, 2015

Peringati Hari Remaja Internasional 2015 di Sedahkidul

12 Agustus merupakan tanggal yang bersejarah bagi para remaja. Mengapa demikian? Pasalnya, tanggal 12 Agustus diperingati sebagai Hari Remaja Internasional atau istilah kerennya International Youth Day. Usut punya usut, awal dicetusnya peringatan Hari Remaja Internasional ini berawal dari gagasan betapa pentingnya remaja untuk memiliki satu hari khusus. Gagasan tersebut bermula pada saat konferensi dunia yang diikuti oleh para menteri yang bertanggung jawab menangani masalah remaja di Lisabon pada tanggal 08-12 Agustus 1998.Para menteri yang hadir mengusulkan agar hari terakhir konferensi diperingati sebagai Hari Remaja Internasional. Akhirnya, bulan Desember 1999, Sidang Umum PBB mengeluarkan resolusi yang menetapkan tanggal 12 Agustus sebagai Hari Remaja Internasional.

Remaja itu apa sih? Menurut Zakiah Darajat (1990 : 23), remaja merupakan masa peralihan diantara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisiknya maupun perkembangan psikisnya. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang. Usia remaja dimulai dari usia 11 - 21 tahun.

Terlepas dari apa itu remaja, meskipun usiaku telah melebihi masa remaja yakni 26 tahun. Mari berkarya untuk menjadi bagian dari Indonesia !. Aku dan beberapa teman Komunitas Blogger Bojonegoro bersama Yayasan Kampung Halaman menyelenggarakan kegiatan Peringatan Hari Remaja Internasional 2015 yang dirangkai dalam kegiatan Pelatihan Ngeblog & Nonton Bareng Film "Kita Sensitif" di Balai Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur pada tanggal 12 Agustus 2015 mulai pukul 15.00 - 17.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) & Pramuka dari SMK N 1 Purwosari, SMA N 1 Padangan, MA Nurul Ulum Purwosari & MAN Ngraho, remaja Desa Sedahkidul, serta Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada JTM-03 Sub Unit Sedahkidul.

Kesukseskan acara ini tak terlepas dari dukungan beberapa pihak seperti Karang Taruna Potro Muda Desa Sedahkidul, Jalan Remaja 1208, KIM Sendang Potro | http://kimsendangpotro.blogspot.com, Relawan TIK Indonesia, Saka Telematika Bojonegoro & Qwords Web Hosting Indonesia serta Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada JTM-03 Sub Unit Sedahkidul.

Adapun film yang ditonton dalam kegiatan ini tidak sepenuhnya film yang ada di DVD kiriman dari Yayasan Kampung Halaman, melainkan dipilih beberapa film saja, seperti :
  1. Kategori Cinta & Persahabatan : Ini Cerita Kami oleh TBM Sangkanparan Cilacap, Jawa Tengah
  2. Kategori Disabilitas : Lentera untuk Dria Raba oleh KISARA (Kisah Sayang Remaja) Bali
  3. Kategori Pendidikan : Katakan Tidak oleh PUSAKA (Persaudaraan Remaja Kauman) Semarang, Jawa Tengah
  4. Kategori Media : Mana Permainanku Dulu? oleh Sanggar Lare Mentes Klaten, Jawa Tengah
  5. Kategori Sosial - Budaya : Lakukanlah ! oleh PPAD (Persatuan Pelajar Anak Desa) Grobogan, Jawa Tengah
Usai nonton bareng film "Kita Sensitif" acara dilanjut dengan diskusi kecil dan pengenalan tentang dunia ngeblog. Sebagai narasumber, Aku berbagi tentang manfaat dan pentingnya ngeblog, cara penggunaan sosial media secara aman dan sehat, ngeblog untuk berbagi, dan tak lupa juga ku kasih spirit untuk semangat ngeblog dengan menonton video testimoni Semangat Ngeblog dari BLOGdetik. Berhubung hari beranjak semakin sore, acara pun diakhiri dengan foto bersama. Sampai ketemu di acara selanjutnya dengan sajian yang berbeda. (@kakdidik13)

Saturday, July 4, 2015

Kenalkan Jarvis Store di Temu Mitra Usaha Bojonegoro Tahun 2015

Mengawali bulan Juli 2015 Aku dalam keadaan kurang fit yakni tiba-tiba suaraku hilang entah kemana. Namun semua itu tidak membuatku lantas diam dan menyerah. Aku teringat salah satu lirik lagu Bojonegoro Matoh yang diciptakan oleh Bupati Bojonegoro Kang Yoto yakni "kekurangan keterbatasan cambuk untuk berkarya jaya". Dengan semangat itu, meskipun dalam kondisi kurang fit, Aku berangkat memenuhi undangan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Lingkup Sekretariat Daerah Bagian Perekonomian untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan tanggal 01 Juli 2015 di Broadband Learning Center (BLC) Telkom Bojonegoro. Memenuhi undangan kan wajib ya, tetap semangat pokoknya.

Dengan menggunakan baju kebanggaan dan ditemani oleh Blue Revo Aku berangkat ke pusat Kota Bojonegoro. Membutuhkan kurang lebih satu jam lebih seperempat, Akhirnya Aku tiba di lokasi kegiatan yang terletak di Jl. Diponegoro No. 5 Bojonegoro. Setelah Revo Blue kuparkir, Aku menghadap ke securty yang bertugas dan Aku pun dipersilahkan menuju ruangan BLC yang berada di lantai dua. Setibanya di lantai dua, ku temui Mas Selamet yang sejak awal telah berada di ruangan. Mas Selamet adalah petugas BLC Telkom Bojonegoro yang juga pemerhati kemajuan TIK di Kota Ledre Bojonegoro.

Undangan dari Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro
Sambil menunggu peserta yang datang tak lupa ku nikmati akses wifi BLC yang bandwithnya istimewa banget. Kenapa istimewa, ya karena bandwith yang disediakan top banget dan nggak ada macetnya. Tak terasa, satu persatu peserta pun mulai berdatangan dan memenuhi kursi yang telah disediakan di aula. Saat Aku keluar dari ruangan BLC, ku lihat ada sahabatku yang mengikuti kegiatan ini. Dia bernama Abdul Ghofur dari Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Sambil menunggu acara dimulai, ku ajak ia mask ke ruang BLC dan kami pun ngobrol seputar dunia usaha yang dia geluti yakni usaha gerabah yang merupakan potensi yang dimiliki oleh Desa Rendeng yang berada di dekat bantaran Sungai Bengawan Solo.

Untuk diketahui, Desa Rendeng merupakan salah desa yang berada di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Mayoritas warganya adalah pengrajin gerabah yang sudah turun temurun diwariskan oleh beberapa generasi. Adapun hasil gerabah yang dihasilkan adalah gerabah konvensional berupa peralatan masak seperti tembika, layah, nanangan dan cuo serta produk lain gerabah. Itulah sekilas tentang Desa Rendeng yang menghasilkan produk gerabah nomor satu di Bojonegoro. Mau tahu lihat saja videonya di sini.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro Helmy Elisabeth memberikan arahan kepada peserta

Setelah lama menunggu, acara pun dimulai dan dibuka oleh pembawa acara. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan - sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Ibu Helmy Elisabeth. Dalam sambutanya beliau mengatakan bahwasanya kegiatan temu mitra usaha ini dilaksanakan dalam rangka menambah wawasan bagi pengusaha UMKM di Kabupaten Bojonegoro yang dalam hal ini diikuti oleh Pengrajin Gerabah dari Kecamatan Malo. Selain itu, acara ini juga untuk meningkatkan promosi dan kerjasama investasi melalui pengembangan perekonomian ekonomi kreatif sehingga digelar kegiatan dengan tema "Tingkatkan Omzet Lewat Toko Online".

Kepala Kantor Daerah Telkom Bojonegoro Mulyawan memberikan sambutan

Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kepala Kantor Daerah Telkom Bojonegoro Bapak Maulyawan "Terimakasih telah memilih telkom untuk dijadikan mitra dalam kegiatan temu mitra seperti ini", ucapnya. Beliau juga menyampaikan bahwasanya Telkom Bojonegoro berusaha mengoptimalkan dan memberikan layanan terbaik untuk warga dalam mengakses wifi. Semoga dengan akses wifi yang telah dioptimalkan ini bisa mendorong warga untuk menggunakannya secara kreatif.

Sambutan Pengarahan dan Pembukaan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro

Memasuki acara yang ditunggu - tunggu yakni sambutan serta pengarahan dari Bupati Bojonegoro dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bapak Setyo Yuliono. Sebelum memulai sambutannya beliau terlebih dahulu membuka secara resmi acara Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro Tahun 2015 "Tingkatkan Omzet Lewat Toko Online". Beliau pun melanjutkan sambutannya dan memberikan apresiasi kepada peserta temu mitra usaha yang notabene pemuda sudah memiliki semangat berwirausaha. Pemuda Bojonegoro harus mampu menangkap peluang usaha yang ada di Bojonegoro terutama dengan perkembangan kemajuan teknologi seperti saat ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Pemkab sendiri tak pernah berhenti dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada UMKM yang berada di Kota Ledre. Dia juga berharap dengan memanfaatkan TIK, gerabah malo bisa dipasarluaskan dan dipromosikan besar - besaran melalui media online sehingga menambah pendapatan ekonomi warga yang berada di Kecamatan Malo.

Sharing tentang Pemanfaatan Sosial Media & Kenalkan Jarvis Store

Selanjutnya acara ditutup dengan do'a dan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh dua narasumber. Narasumber pertama yakni Direktur PD. BPR Bank Daerah Bojonegoro Bapak Sujarwanto. Dalam materinya beliau menyampaikan tentang produk yang dikembangkan oleh PD BPR Bank Daerah Bojonegoro berupa simpanan dan kredit. Beliau juga menyampaikan bahwa untuh menambah modal usaha bisa mengajukan simpanan dan kredit di PD. BPR Bank Daerah Bojonegoro. Simpanan sendiri dibagi menjadi tiga yaitu deposito berjangka, TABEDA dan tamasya. Sedangkan kredit dibagi menjadi dua yaitu kredit multiguna dan kredit modal kerja. Untuk persyaratannya nanti bisa menghubungi kami setelah acara selesai atau menemui Mbak Risma Customer Service kami.

Foto bersama Kegiatan Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro 2015
Memasuki materi kedua, kebetulan Aku sendiri yang menjadi narasumbernya. Pada kesempatan ini kusampaikan mengenai pemanfaatan sosial media untuk berjualan secara online. Banyak sekali sosial media yang bisa digunakan seperti facebook, twitter, instagram, BBM dan sebagainya. Misalkan yang digunakan adalah facebook. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam berbisnis online yaitu perbanyak teman di facebook, tentukan niche yang terfokus, buat akun fan page, buat grup dan terpenting adalah update secara konsisten serta jangan sering kirim iklan karena akan dianggap spam oleh member. Selanjutnya peserta juga minta untuk dijari buat akun instagram. Setelah itu dilanjut ke materi inti yakni ku kenalkan platform yang menyediakan pembuatan toko online secara instan yaitu Jarvis Store | www.jarvis-store.com. Mau tahu informasi lengkap tentang Jarvis Store bisa dibaca di postinganku sebelumnya di : Jarvis Store Pilhan Cocok Menuju Blogpreneur. Di akhir acara ditutup dengan foto bersama. (@kakdidik13)

Wednesday, June 17, 2015

Kegiatan Positif di Hari Minggu yang Tak Terlupa

Foto bareng Peserta Pelatihan Ngeblog di Desa Klampok
Pagi terlihat cerah di Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Pada saat itu berkumpul sekelompok anak muda yang mengatasnamakan sebagai karang taruna, Minggu (14/06/2015). Mereka adalah Nurrohim, Samsul Hadi, Aziz, Diantoro, Ahmad serta diriku. Aku mendapat amanah meneruskan kepemimpinan ketua karang taruna Sedahkidul sebelumnya setahun yang lalu. Sesuai dengan petunjuk dari Kepala Desa Sedahkidul M. Choirul Huda, Aku mengajak pemuda desa melakukan kegiatan kerja bakti dan membersihkan ranting dan mengecat pohon yang berada di pinggir jalan raya agar terlihat lebih rapi dan indah. Kegiatan ini kami lakukan mulai pukul 06.00 - 09.30 WIB.

Usai berkegiatan bersama karang taruna Sedahkidul, Aku bergegas pulang dan mandi. Pasalnya udah ditunggu oleh sahabatku dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Desa Klampok Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro untuk berbagi tentang ngeblog kepada peserta pelatihan pembuatan blog. Dengan mengenakan seragam kebanggan Blogger Bojonegoro, sekitar pukul 10.15 WIB Aku berangkat menuju Desa Klampok yang berada di timur Kabupaten Bojonegoro. Perjalanan menuju lokasi kutempuh selama kurang lebih satu jam setengah. Berhubung Aku belum mengetahui lokasinya, akhirnya ku sms sahabatku Mohammad Tohir untuk menjemputku di pertigaan Desa Mojodeso Kecamatan Kapas.

Materi dari General Manager blokBojonegoro Media, Muhammad A. Qohhar
Setibanya di lokasi, Aku menuju salah satu ruangan dekat Balai Pertemuan Desa Klampok Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dan disambut oleh sahabatku Djagad Alie yang datang lebih awal. Pada saat itu peserta sedang mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber pertama dari General Manager blokBojonegoro Media, Muhammad A. Qohhar tentang penulisan berita. Untuk diketahui, peserta pelatihan ini adalah perwakilan desa - desa yang ada di Kecamatan Kapas mulai dari karang taruna, pengelola KIM, bahkan Kepala Desa. Usai materi dari narasumber pertama, acara dilanjutkan oleh sahabatku Djagad Alie yang akan memberikan materi tentang desain header, animasi dan banner di blog. Djagad Alie merupakan salah satu pemuda Bojonegoro yang tergabung di Blogger Bojonegoro. Selain itu dia aktif Relawan TIK Indonesia & Kelas Inspirasi di Kabupaten Bojonegoro. Dia juga mempunyai lembaga kursus dengan nama Inspiras Kursus Komputer di Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro.

Mas Djagad Alie berbagi materi desain header, animasi dan banner blog
Hampir dua jam narasumber kedua menyampaikan materinya. Tibalah waktunya bagiku untuk berbicara dan berbagi di depan peserta pelatihan. Seperti biasanya ku awali dengan perkenalan terlebih dahulu. Kemudian peserta ku ajak menonton video singkat tentang sebuah Desa yang telah memanfaatkan TIK yaitu Desa Melung. Sebuah desa yang berada di lereng Gunung Slamet di tepi hutan yang jauh dari pekotaan di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah (lihat di sini). Tak hanya itu, peserta juga ku ajak melihat trailer Asadessa (lihat di sini). Asadessa merupakan film dokumenter tentang inisiatif warga membangun diri dan desanya melalui teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Di sisi lain, sejumlah desa hingga kini masih terisolir dari akses telekomunikasi, khususnya yang terletak di lokasi terpencil seperti perbatasan dan/atau pedalaman. "Untuk film lengkapnya masih nunggu kiriman DVD nya dari ICT Watch, Relawan TIK indonesia & WatchdoC. Jika sudah dapat filmnya nanti akan diadakan nonton bareng (nobar)", ucapku.

Ngajak Perwakilan Desa se-Kecamatan Kapas untuk Semangat Ngeblog
Setelah membakar semangat peserta dengan video desa yang menginspirasi, saatnya peserta ku ajak melihat materi slide yang kusiapkan dan praktek membuat blog secara bergantian dengan memanfaatkan fasilitas wifi yang dimiliki oleh Desa Klampok. Ku perkenalkan juga KIM Sendang Potro Desa Sedahkidul yang telah sukses menjuarai LCCK KIM Berbasis IT Kabupaten Bojonegoro tahun 2014 dan Pekan KIM Jawa Timur 2014 di Kabupaten Nganjuk. Di akhir acara, peserta juga ku ajak gabung ke ruang diskusi khusus di grup facebook dengan nama Pelatihan Pembuatan Blog di Desa Klampok Kecamatan Kapas. Semoga apa yang ku sampaikan bermanfaat, kalau ada pertanyaan bisa ditanyakan di grup facebook. Sebelum pulang peserta ku ajak foto bersama dan ada oleh- oleh sertifikat dari panitia pelaksana KIM Depok Desa Klampok. Itulah beberapa kegiatan positif yang kulakukan di hari minggu. (@kakdidik13)

Tuesday, June 16, 2015

Berbagi Semangat Ngeblog dengan Guru di Bojonegoro

Mas Selamet membuka kegiatan Pelatihan Guru Bojonegoro Ngeblog
Sepulang dari kegiatan Festival TIK 2015 di Bandung Jawa Barat, Mas Selamet Petugas Broadband Learning Center (BLC) Telkom Bojonegoro yang juga menjadi pegiat Relawan TIK Indonesia menggagas kegiatan Pekan TIK Bojonegoro 2015. Selama 5 hari dimulai tanggal 5-13 Juni 2015, acara terselenggara dengan sukses dan lancar. Sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, Aku diminta oleh Mas Selamet untuk berbagi pengalaman tentang semangat ngeblog kepada guru yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Tibalah waktu yang ditunggu-tunggu, Sabtu (13/06/2015) di BLC Telkom Bojonegoro sebanyak 27 orang mengikuti pelatihan ngeblog yang diberi nama "Guru Go-Blog, biar Gaul". Aku tidak sendirian, selain bersama Mas Selamet ditemani pula dua orang sahabat yang aktif di Blogger Bojonegoro yaitu Nova Wijaya & Moch.Rizha Setyawan. Mereka berdua datang agak siang karena masih ada aktifitas yang harus diselesaikan.

Satu persatu peserta mulai berdatangan dan mengisi daftar hadir terus masuk ke ruangan. Sambil menunggu peserta yang belum hadir, tak lupa ku putar lagu Bina Muda Indonesia yang diciptakan oleh sahabatku Suyitno. Sekitar pukul 09.30 WIB, acara pun dimulai dan dibuka oleh Mas Selamet. Sebelumnya ia memperkenalkan terlebih dahulu tentang BLC Telkom kepada peserta. Dia juga menginformasikan bahwasanya siapapun bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di BLC Telkom Bojonegoro secara gratis. "Jika ingin mengadakan pelatihan di sini bisa menghubungi kami", ucap pria yang memiliki akun twitter @Shelaoke. Selanjutnya, Mas Selamet pun menyerahkan waktu sepenuhnya kepadaku untuk berbagi tentang dunia blogging.

Berbagi Semangat Ngeblog dengan Guru di Bojonegoro
Aku pun berdiri dan langsung memperkenalkan diri kepada peserta pelatihan. Usai perkenalan singkat, terlebih dahulu peserta ku ajak nonton sebuah video Testimoni Blogger Detik tentang Blog (Gerakan Semangat Ngeblog). Mau tahu videonya bisa ditonton di sini. Tak lupa juga kuperkenalkan sebuah Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN) yang aktif sejak tanggal 09 Februari 2014. KSGN merupakan sebuah komunitas yang terbuka, non profit dan independent. Saat Festival TIK 2015 kemarin, Aku bertemu dengan salah satu pegiat KSGN yakni Bapak Namin AB Solihin. Beliau merupakan salah satu admin Komunitas Sejuta Guru Ngeblog. Aktifitas sehari-harinya sebagai Kepala SD Muhammadiyah 03 Cileungsi, Guru, Dosen, Blogger, Motivator, Trainer dan sebagainya. Untuk diketahui pula bahwa Blogger Bojonegoro juga memiliki sebuah program tapi belum berjalan yaitu One Teacher One Blog. Semoga dengan diadakannya pelatihan ini, program tersebut bisa terlaksana. Amiin.

Terima kasih Qwords Web Hosting Indonesia
Memasuki materi inti, peserta ku ajak melihat dan memperhatikan slide tentang "Membuat Konten Kreatif di Blog". Sebelum ngeblog ada empat konten yang harus dipahami yaitu tulisan, gambar / foto, video dan info. Setiap orang (blogger) mempunyai passion tersendiri dan berbeda. Untuk memulai menulis konten kreatif di blog ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu tulisan diusahakan orisinil (bukan copy paste), menggunakan bahasa yang simple,  tampil sesuai passion atau gaya anda, judul yang menarik, usahakan satu hari minimal satu tulisan atau paling tidak satu minggu tiga tulisan, pahamai pembaca, cari waktu terbaik untuk menulis, dan yang terpenting usahakan menjalin silaturrahim antar blogger dengan melakukan blog walking. Dengan silaturrahim maka akan memperluas jaringan Anda. Jangan hanya ingin dikomentari tanpa mau ngasih komentar di blognya orang lain. Jadi, blog walking itu penting. Tentukan pula tujuan awal ngeblog Anda, ngeblog jangan hanya bertujuan money oriented tapi usahakan ngeblog dengan hati. Insya Allah, kalau rejeki nggak akan kemana dan nggak akan tertukar.  Terakhir ku sampaikan juga mengenai SEO. Menurut Ketua Relawan TIK Indonesia Indriyatno Banyumurti, nggak usah mikir tentang SEO, rajin nulis dan fokus ngeblog aja. Otomatis Google akan senang dengan blog kita.

Selamat ya Bu Nurul Hidayah Lmgn-bjn, semoga bermanfaat bukunya
Usai pemaparan materi, selanjutnya peserta pelatihan langsung praktek membuat blog. Bagi yang sudah mempunyai blog bisa membuat satu postingan. Namun, rata - rata peserta mengaku baru pertama kalinya berkenalan dengan blog. Sehingga pelatihan dimulai dari dasar dan tak lupa ku ajak peserta pelatihan untuk gabung di grup facebook Guru Bojonegoro Ngeblog (Go Blog) untuk mempermudah informasi dan komunikasi. Dalam pelatihan ini ada hal menarik yang ku alami. Aku bertemu dengan orang yang awalnya berteman di facebook yaitu Bu Nurul Hidayah Lmgn-bjn, eh akhirnya ketemu dan bertatap muka secara langsung di sini. Sebelum pelatihan ngeblog di akhiri, peserta pelatihan juga mendapat motivasi tentang ngeblog yang mengasyikkan dari Nova Wijaya, seorang blogger perempuan cantik dari Bojonegoro yang pernah menjadi juara pertama dalam lomba ngeblog yang diadakan oleh dream.co.id dan aktif menjadi admin Warung Blogger.

Sesi foto bersama sebagian peserta Pelatihan Guru Bojonegoro Ngeblog
Di akhir acara tak lupa ada sedikit kenang - kenangan yang kuberikan kepada peserta dengan cara menjawab pertanyaan yang ku berikan. Nggak mahal sih, tapi semoga berkesan. Ada 5 stiker dan 5 ballpoint dari Qwords, tiga peta wisata Kabupaten Bojonegoro dan 1 buku tentang internet sehat dan aman - unduh yang sehat unggah yang bermanfaat. Semoga peserta yang beruntung senang dengan apa yang kuberikan. Sebelum pulang, tak lupa sesi foto bersama di aula BLC Telkom Bojonegoro yang diikuti oleh sebagian peserta karena sebagian udah ada yang pamitan terlebih dahulu. (@kakdidik13)

Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done