Didik Jatmiko: Pramuka
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Pramuka. Show all posts
Showing posts with label Pramuka. Show all posts

Wednesday, March 4, 2020

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Siapakah di belakang google, facebook, twiter, hape, temuan baru, kebijakan baru, pola baru, dan lainnya? Dia adalah manusia memunyai hati nurani sehingga mampu menjaga kedamaian, keselamatan, dan keamanan antarmanusia di dunia. Dicocokkannya perangkat keras atau lunak untuk kepentingan kemudahan manusia dalam berhidup. Mereka bekerja secara kreatif dan inovatif untuk kepentingan manusia. Andai hati nurani mereka mati, kemungkinan manusia akan bergara-gara saling menghunjam sesamanya dan pada akhirnya terjelang kepunahan manusia. Tapi, mereka kuat di hati nurani (compassion) sehingga semua yang baru berterima bagi manusia. Oleh karena itu, kemajuan akan terus berdatangan dalam ukuran kecepatan tertingginya.

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Foto by : Kak Nandang Acs
Hasil temuan berdasarkan hati nurani itu kemudian diproses dengan kecerdasan buatan melalui computating skill atau keterampilan pembagian tugas secara kuantitatif produktif. Ke depan, hati nurani selalu bertahan dan diperlukan untuk disandingkan dengan mesin buatan.

Tak ayal, Mendikbud Kak Nadiem Makarim menambahi 2C untuk konsep K13 yang berbasis 4C untuk diterapkan di sekolah. Dengan begitu, basis bertindak menjadi 6C, yakni Comunication, Collaborative, Critical Thinking, Creative and Inovative, Compassion, dan Computating Skill. Semua itu untuk menuju generasi tangguh Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan kepramukaan? Kepramukaan memberikan sokongan learning by doing agar lengkap diri anak yang berkarakter, berkebangsaan, dan berkecakapan hidup. Kepramukaan dilandasi kode kehormatan sebagai kode etik dan nilai dasarnya.

Program kemendikbud dan gerakan pramuka berarti sejalan. Asalkan keduanya mampu bersinergi secara kuat. Dari sisi kepramukaan, pembina pramuka harus hidup jiwa, raga, dan batinnya. Dia tidak mati karena menutup diri dengan yang kuno. Pun begitu, pelatih pembina pramuka harus hidup. Pelatih perlu terus menggesekkan diri dengan potensi dirinya, kawannya, dan masa depannya.

Pelatih hidup itu sebuah keharusan seperti perkembangan zaman yang mengharuskan manusia. Manusia diharuskan menggunakan hape, jika tidak dia mati sendiri. Manusia dipaksa berteknologi komputasi jika tidak dia terjatuh jauh di belakang.

Oleh karena itu, pelatih harus hidup secara paksa agar mampu ke depan bukan berhenti dan mati. Kesempatan untuk hidup harus ditempuh melalui meliterasi kemajuan, mendiskusikan perubahan, dan berani melakukan. Pelatih hidup berarti menjadi barang wajib.

Jika pelatih itu hidup, dia akan mampu menerapkan 6C dari kemendikbud sekaligus berdasa darma. Kunci pelatih hidup itu adalah bahagia, sehat, berkarya, bersaudara, dan bertindak among.

Hadapilah waktu dengan hidup. Waktu itu penyedia kesempatan kapan pun dan di mana pun. Bersahabatlah dengan waktu. Pelatih hidup tentu dapat menjadi komandan waktu.

Jika sudah mampu mengelola waktu, pelatih hidup dapat menjadi subjek pengendali kebaruan. Pelatih hidup bukan meninggalkan yang sudah ada. Dia selalu mengintegrasikan dengan cantik. Selamat melatih.

Penulis : Kak Prof Suyatno, Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka

Saturday, February 22, 2020

Air Mata Menitik di Duka Sleman

Air Mata Menitik di Duka Sleman - Musibah adik di Sleman Jogjakarta mengingatkan saya. Kejadian itu persis pernah saya lakukan saat LT3 2002 Kwarcab Kota Surabaya di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan. Waktu itu saya menjabat Sekretaris Cabang Kota Surabaya.

Peserta, panitia, dan tim khusus penjelajahan selamat saat itu. Padahal peserta melewati dua kali sungai hujan dari Gunung Arjuna.

Air Mata Menitik di Duka Sleman
Mengapa selamat. Salah satunya adalah pengalaman menganalisis cuaca waktu itu. saya tahu hujan comulus akibat penguapan tinggi di area pegunungan yang sering terjadi lewat pukul 12 siang. Itu terjadi setelah musim hujan berjalan dua bulan, ya seperti Februari ini.

Saat itu, panitia saya sarankan melewati sungai hujan kali purwodadi di bawah pukul 12. Karena tanggung jawab tinggi, saya ikut berjalan di paling belakang sambil mendorong agar cepat berjalan sehingga melewati sungai sebelum pukul 12.

Ternyata, peserta melewati sungai selisih 10 menit dari kedatangan air bah. Saya berdiri persis di bibir sungai. Saya lihat air bah sangat ganas karena membawa batu besar dan kayu besar. Rombongan penjelajahan safari camp LT3 Surabaya selamat.

Tiba-tiba, ada kabar dari panitia yang bertugas tentang ada air bah lewat telepon. Saya katakan, "terlambat, air sudah lewat 10 menit yang lalu," Panitia pun yang berjaga 3 km di atas bisa terlena.

Jadi, yang perlu dipahami adalah kemampuan mengamati cuaca dan alam sekitar. Kemampuan orientering harus dipertajam. Kemampuan itu harus diujicoba berkali-kali. Misalnya, kemampuan mendeteksi ketinggian air sungai jika banjir dapat dilakukan dengan melihat sisa sampah di pinggir sungai. Kerentanan tanah dapat diamati melalui tanda pohon kecil yang tumbang atau retak tanah. Begitulah seterusnya.

Jadi, KMD dan KML yang mempersiapkan pembina di alam terbuka, perlu diperbanyak pengalaman orientering. Sampai mereka tahu jalur penjelajahan yang aman dan selamat.

Di samping itu, pembina yang sudah bersertifikat KMD atau KML perlu terus diujicoba menguasai alam terbuka bersama para pelatih setempat. Tradisi ruangan perlu digeser ke tradisi learning by doing. Kegiatan kepramukaan lebih berkuasa ketika di alam terbuka. Mengapa begitu? Roh kepramukaan adalah alam terbuka dan belajar sambil melakukan. Kekuatan manajemen risiko perlu diaplikasikan nyata.

Tulisan ini mengiringi rasa duka mendalam terhadap adik-adik yang bermusibah di Sleman Jogjakarta. Risiko akan datang tiba-riba. Namun, risiko dapat ditengarai sebab-sebabnya.

Penulis : Kak Prof Suyatno, Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka

Sunday, April 15, 2018

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka

didikjatmiko.com - Minggu, 15 April 2018 pukul 06.10 WIB cuaca nampak begitu cerah, suasana pagi yang segar membuatku semakin bersemangat untuk menghadiri kegiatan Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Baureno yang diselenggarakan di aula SDN Baureno III Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.

owner blog didikjatmiko.com memaparkan bagaimana cara memanfaatkan media sosial secara bijak
Oh ya, Baureno merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah timur sekaligus merupakan pintu gerbang masuk dari wilayah timur Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan Baureno terdiri dari 25 Desa dengan kondisi 14 Desa selalu menjadi langganan banjir setiap tahun, 5 (lima) desa dataran tinggi minus dan 6 (enam) desa dalam kondisi surplus. Mayoritas mata pencaharian penduduk yang mencapai 84.985 jiwa masih menggantungkan pada sektor pertanian, disusul pada sektor industri. [sumber : http://baureno.bojonegorokab.go.id]

Kuda besi yang sehari-hari menemani aktivitasku ku siapkan di depan rumah, lalu ku pacu kuda besi itu dengan kecepatan sesuai dengan aturan kecepatan di tengah keramaian jalan kota. 50-70 kmph, itulah kecepatan yang ditunjukkan oleh speedometer motorku dari Purwosari hingga lokasi tujuan.

Pukul 07.20 WIB saya pun tiba di halaman SDN Baureno III, lalu kuparkir dan kutemui Kak Riko yang juga seniorku di Duta Pemuda Bojonegoro, kebetulan saat itu dia ditempatkan di Provinsi Aceh. Kami pun lantas memasuki aula dengan disambut nyanyian lagu selamat datang kakak yang dinyanyikan oleh peserta diklat anggota Dewan Kerja Ranting Baureno.

Setelah dibuka dan dipersilakan oleh Kak Riko, Saya pun memulainya dengan perkenalan dan nostalgia singkat tentang perjalananku selama berkecimpung dalam wadah Gerakan Pramuka.

"Pramuka itu memiliki potensi besar untuk menjadikan internet lebih sehat dan produktif. Oleh karena itu diperlukan banyak pelatihan agar konten-konten yang diproduksi Pramuka di media sosial semakin banyak dan bernilai positif. Setiap berkegiatan, Pramuka itu selalu sukses dalam hal pengorganisasian dan jumlah peserta, namun dokumentasi dan publikasi perlu dimaksimalkan lagi, apalagi di zaman now seperti saat ini," pesanku kepada peserta diklat.

Selain pembuatan dan pengelolaan media sosial pramuka, dalam kesempatan ini saya mengajak peserta diklat agar tidak menyebarkan berita hoax atau berita bohong serta tidak melibatkan pramuka ke ranah politik, apalagi saat ini lagi musim pilkada serentak baik itu di pilkada Bojonegoro maupun pilkada Jawa Timur. Saya mengajak peserta diklat untuk memanfaatkan media sosial untuk jualan online, bisnis online dan memperkenalkan produk unggulan serta potensi yang ada di Kwartir Ranting Baureno melalui facebook, twitter, instagram dan blog/website sehingga memberikan manfaat untuk orang lain.

Acara ditutup dengan foto bersama peserta Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.35 - 10.35 WIB ini berjalan seru, di akhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Semangat ngeblog, ayo berkarya dan menulislah ! [@kakdidik13] 

Saturday, March 10, 2018

Hobi Mengoleksi Pernak Pernik Pramuka ala Kak Binar Bintang Putra Ananta

Hobi Mengoleksi Pernak Pernik Pramuka ala Kak Binar Bintang Putra Ananta - Siapa sih yang nggak kenal sama Kak Binar? Laki-laki yang memiliki nama lengkap Binar Putra Ananta ini sangat populer dan disegani di kalangan Pramuka Penegak Pandega di Indonesia. Saat ini, Kak Binar masih aktif menjabat sebagai Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (DKD) Jawa Timur masa bakti 2016-2020.

Koleksi Pernak Pernik Pramuka milik Kak Binar Bintang Putra Ananta
Selama aktif di Pramuka, Kak Binar memiliki hobi mengumpulkan koleksi pernak pernik pramuka seperti ring, badge, kertas-kertas, perangko, tali, stiker, pin, tulisan tangan dan barang yang berhubungan dengan kegiatan Pramuka. Hobi itu dimulainya sejak dia menjadi anggota Pramuka Penggalang.

Ia pun mengunggah foto koleksinya tersebut ke akun facebooknya pada tanggal 07 Maret 2018. Kurang lebih ini 60% dari koleksinya didapatkan dengan berbagai cara, ada yang beli, tukar-menukar, keikutsertaan, menangkan kuis, berkunjung stand pameran Pramuka dan lain-lain. Semoga hobi Kak Binar ini menginspirasi pramuka lainnya di Indonesia. Sukses selalu untuk Kak Binar. 

Kalau kamu aktif ngumpulin koleksi yang berkaitan dengan Pramuka nggak? Kalau iya, alasannya apa? [kakdidik13]

Tuesday, March 6, 2018

Semarak Memecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun

Semarak Memecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun - Minggu, 4 Maret 2018 gemuruh antusias adik-adik Pramuka Gugus Depan SD N Ketapanrame 1 Trawas Mojokerto memenuhi ruangan kala menyanyikan lagu-lagu pramuka, aneka tepuk juga diperdengarkan, menambah semarak kegiatan pagi.

Adik-adik Gudep SDN Ketapanrame 1 Trawas Mojokerto saat latihan Pramuka - Foto : Kak Jainul Arifin
Tak lupa setelah melaksanakan upacara pembukaan latihan, kegiatan dilanjutkan dengan memecahkan sandi pramuka yang telah dibuat oleh adik-adik Pramuka kelas 6 yaitu sandi arab dan sandi hujan turun ( Apakah ada yang sudah pernah membuatnya?)

Sandi adalah kode rahasia, yang hanya orang tertentu yang tahu dan mengerti kuncinya sehingga dapat membaca dan menyelesaikannya. Demikian halnya Sandi Arab kuncinya sangat mudah yaitu kita membacanya dari kanan ke kiri, penulisannya dapat huruf besar semua atau huruf kecil, dapat pula kita acak penulisannya. Adapun untuk sandi hujan turun kuncinya juga sangat mudah yaitu cara membacanya dari atas ke bawah.

Yuk, Pecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun di atas ! - Foto : Kak Jainul Arifin
Selain sandi, Pembina Pramuka pun memberikan materi lagu dan tepuk. Pada pertemuan kali ini materi lagunya berjudul "mie joho" dan tepuknya "tepuk bakso", yang mana keduanya dilakukan di luar ruangan (outdoor).

Materi terakhir dalam latihan kali ini diisi dengan materi P3K lanjutan pertemuan sebelumnya yaitu mengangkat korban pingsan yang diperagakan oleh model. Adik-adik pun bertepuk tangan dan merasa sangat bergembira diiringi tawa saat salah satu peserta di angkat, pokoknya seru banget dech. Latihan pun ditutup dengan permainan regu "estafet batu". [gb/ja]

Artikel ini disajikan oleh Kak Jainul Arifin  alumni Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML) Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kerja sama dengan BP-Paudni II Surabaya Golongan : Penegak yang juga sahabat pemilik blog didikjatmiko.com

Tuesday, January 16, 2018

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka - Hembusan angin semilir menerpa daun-daun hingga bergoyang sahdu di ranting. Sinar mentari cerah menembus di antara celah-celah dedaunan di halaman SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Ada sekelompok peserta didik Pramuka sedang bermain dengan riangnya. 

Berbicara tentang Pramuka, tentu kurang lengkap rasanya jika tidak mengikuti permainan ketika latihan. Apakah Anda masih ingatkah dengan permainannya?. Permainan dalam pramuka dapat menjadikan pikiran rileks, selain itu permainan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kerjasama, kekompakan antara sesama anggota Pramuka.

Yuk, intip adik-adik Pramuka Gudep SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto saat bermain "Permainan Memindahkan Bom" ! Jangan kepo ya?

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka di Gudep SDN Ketapanrame 1
Permainan memindahkan bom termasuk dalam kategori low game. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini adalah "tali" sebagai alat pemindah. Sedangkan bola sebagi bom-nya. Perintahnya sangat sederhana, satu regu sekitar delapan sampai sepuluh orang dapat berkhayal menjadi petugas penjinak bom yang ditugaskan untuk mengamankan suatu daerah dari ancaman bom. Bom harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman dengan menggunakan alat penjinak bom, mulai bom ada di tempatnya sampai dipindahkan, jika kena tangan bom meledak, jika terjatuh bom juga akan meledak. Cara atau tekhnik tergantung petugas penjinak.

Dengan berbagai teknik dan cara adik-adik berusaha melakukan tugas dan tanggung jawabnya, saat peluit dibunyikan, ketegangan dan keseruan permainan ini mulai terlihat, ada yang berteriak kala bola menggeliat akan menjatuhkan dirinya. Beberapa seolah mandor bangunan, ada pula yang takut-takut seru, khawatir bom akan meledak, walhasil semua bersorak-sorai manakala bom berhasil dipindahkan dengan baik. Ada senyum puas tersungging dari bibir kecil mereka.

Teaching point : Kerjasama kelompok/team, melatih konsenterasi, mengatur ritme kerja, dan mengetahui kekurangan dan kelebihan teman.

Tantangan : Agar lebih menantang sediakan tempat bom untuk meletakkan bom tersebut di garis akhir, saya memakai karton bekas tempat kok bulu tangkis, atau tempat yang lain

Demikian sedikit cerita tentang asyiknya Permainan Memindahkan Bom Ala Pramuka yang diberikan oleh Kak Jainul Arifin selaku Pembina Pramuka SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Tetap semangat dan salam pramuka ! (@kakdidik13)

Saturday, December 31, 2016

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu - Tanggal 27 Desember 2016, founder didikjatmiko.com diminta untuk berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta kegiatan Latihan Gabungan Temu Penegak VI yang dilaksanakan di wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sukosewu - Bojonegoro. Sebelumnya agenda tahunan Latgab Temu Penegak telah dilaksanakan lima kali di beberapa tempat, seperti di Kwartir Ranting Temayang (tahun 2012), di Kwartir Ranting Sukosewu (tahun 2013), di Kwartir Ranting Gondang (tahun 2014), di Kwartir Ranting Sugihwaras (tahun 2015) dan di Kwartir Ranting Balen (pada tahun 2016). Seharusnya Latgab Temu Penegak VI ini dilaksanakan pada tahun 2017, berhubung dari masing-masing Dewan Kerja Ranting (DKR) menghendaki dilaksanakan ketika liburan, maka untuk Latgab Temu Penegak VI dilaksanakan pada akhir tahun 2016.

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Saat itu, salah satu panitia pelaksana (kebetulan dulu satu kepengurusan denganku di Dewan Kerja Cabang Bojonegoro, sebut saja namanya kak Dadik Hermawan) menghubungi melalui chat whatsapp, dia menyampaikan bahwa akan ada kegiatan latgab Pramuka dan memintaku untuk menjadi salah satu narasumber. Dia pun menyampaikan bahwa tidak ada anggaran untuk narasumber (uang transportasi maksudnya). Saya pun membalas chatnya dengan singkat dan jelas, Saya akan datang dan untuk masalah uang transportasi nggak usah dipikirkan.

Hari yang ditunggu pun tiba. Selasa, 27 Desember 2016 saya dan sahabatku kak @EdySupraEko berangkat memenuhi panggilan jiwa pramuka menuju ke lokasi latgab temu Pramuka Penegak di Sukosewu bersama Blue Reva. Setibanya di lokasi, saya ditemui oleh Kak Dadik (teman seperjuanganku ketika masih aktif di DKC Bojonegoro). Ya meskipun, saat ini kami berdua statusnya udah purna dari DKC Bojonegoro tetapi komunikasi dan silaturrahmi tetap berlanjut hehehe. Kami pun bergegas menuju ke sekretariat kegiatan yang berada di lapangan bola Desa Sukosewu (depan Kantor Polsek Sukosewu) dan berjabat tangan dengan kakak-kakak panitia yang standby di lokasi.



Peserta dalam kegiatan Latgab Temu Penegak VI ini adalah anggota Pramuka dari Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwartir Ranting Sukosewu, Kwartir Ranting Temayang, Kwartir Ranting Gondang, Kwartir Ranting Sekar, Kwartir Ranting Balen, Kwartir Ranting Sugihwaras dan gugus depan terdekat yang diundang oleh panitia.

Sambil menunggu giliranku berbagi, Saya pun asyik ngobrol dan bernostalgia bersama teman lama di Pramuka. Ada kak Anang dan kak Khoirul Anam dari DKR Balen dan sebagainya. Kami asyik ngobrol ngalor ngidul mengenai dunia pramuka, kepemudaan dan sedikit banyak mereka pun bertanya kepadaku tentang dunia blogging. Asyik ngobrol tak terasa giliranku berbagi materi pun tiba dan Saya pun bergegas menuju ke SDN Sukosewu I (lokasi kegiatan).

Setelah dipersilakan sepenuhnya oleh moderator, saya pun mulai memperkenalkan diri dan bersiap untuk meracuni otak peserta Latgab Temu Penegak VI selama dua jam ke depan dengan racun dunia perbloggingan yang sangat menggiurkan. Berhubung, peserta dalam kegiatan ini belum familiar dengan blog (alias pemula), materi yang kupaparkan pun ya sekitar apa itu blog, isinya blog, cara membuatnya, penyedia jasa blog (seperti : blogger, blogdetik, wordpress, kompasiana dan sebagainya), dan manfaat yang diperoleh ketika ngeblog.

Dalam kesempatan itu pula, Saya mengajak peserta khususnya dan umumnya anggota Pramuka se-Indonesia untuk aktif menciptakan konten positif (baik itu berupa tulisan, foto atau video) tentang kegiatan Pramuka di dunia online melalui blog. Kalau melalui sosial media (facebook, twitter, instagram dsb) sudah biasa dan banyak sekali bahkan hits bangettttt. Kalau nggak percaya coba buka akun instagram @pramukaupdate yang followernya saat ini udah 153k sering berbagi tentang aktivitas kepramukaan. Saya pun mengenalkan Blogger Pramuka kepada peserta Latgab Temu Penegak VI dengan taglinenya Menulis Membangun Negeri yang bisa dilihat di http://bloggerpramuka.blogdetik.com dan akun instagram @bloggerpramuka

Saya teringat status facebooknya mbak Ani Berta seperti ini, mengajarkan atau memberi tahu sesuatu itu selayaknya berdasarkan apa yang kita alami, BUKAN karena "Katanya". Bukan bermaksud pamer dan gaya, Saya pun berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta Latgab temu Penegak VI seperti apa yang telah saya alami dan lakukan saat ini. Saya mulai bercerita tentang asyiknya ngeblog yang selama ini saya jalani, saya bercerita tentang teman-teman blogger nasional yang keren-keren dan kecebadai, saya bercerita tentang Jelajah Gizi Minahasa bersama dengan Sarihusada dan detikcom, saya bercerita tentang gerakan menduniakan Madura melalui blog bersama blogger Plat-M dan sebagainya [bisa dibaca di blog www.didikjatmiko.com]. Terakhir, saya berpesan agar bijak bermain di dunia online dan jangan sembarang share berita hoax.

Foto bersama Peserta Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Usai memaparkan materi, saya pun membuka sesi pertanyaan. Terbukti ada 5 peserta yang antusias untuk bertanya. Mereka bertanya tentang apa saja dasar-dasar ngeblog, apa hubungannya ngeblog dengan mencerdaskan otak, pengalaman terburuk yang dialami ketika ngeblog, dan sebagainya. Alhamdulillah, satu persatu pertanyaan yang sangat berboto tersebut kujawab sesuai apa yang telah saya lakukan dan alami. Peserta pun puas dengan jawaban yang saya berikan. 

Sebelum saya tutup dan akhiri, sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang sudah berani bertanya, saya berikan Tiska Blogger Pramuka. Meskipun hanya berupa tiska, mereka sangat senang menerimanya karena memang tiska Blogger Pramuka ini masih limited edition (belum banyak yang memiliki) hehehe. Semoga kesempatan yang akan datang, kakak bisa memberikan yang lebih hehehehe.

Peserta & Panitia yang Menerima Tiska Blogger Pramuka
Demikian sedikit ulasan cerita tentang "Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu" Bojonegoro. Bagi teman-teman yang ingin belajar bareng tentang blog dan mendatangkan founder didikjatmiko.com bisa menghubungi melalui whatsapp 088230874229. Mari bersama-sama menghiasi dunia perbloggingan dengan aksi dan karya positif untuk kemaslahatan bersama! (@kakdidik13)

Tuesday, November 15, 2016

Video dan Lirik Lagu Bina Muda Indonesia Karya Kak Suyitno Pramuka Bojonegoro

Setelah sukses dilaunching pada tahun 2013 lalu (baca : Kwarcab Bojonegoro Launching Lagu Bina Muda Indonesia), video lagu tersebut bisa dinikmati dan ditonton di youtube loh. Seperti apa video dan lagunya? Yuk, kita tonton bersama melalui video di bawah ini.


Setelah menonton videonya, beri penilaian dong lagunya melalui kolom komentar di postingan ini. Jika menarik, jangan lupa bagikan dan subscribe ya kakak.

Untuk lirik Lagu Bina Muda Indonesia, bisa dilihat dan dibaca di bawah ini.

BINA MUDA INDONESIA

Ayo bangkit dan bersatu
Smangat tak pernah ragu
Gapai semua asa
Bojonegoro berkarya

Praja Muda Karana
Berbudi Bawa Laksana
Terus dan teruslah berkarya
Bina Muda Indonesia

Jiwa Ragaku
untuk Negeriku
Tetaplah jaya
Bojonegoro

Jangan pernah menyerah
Meski rintangan menghadang
Hadapilah semua dengan semangat membara
Mari kita bersama berkarya untuk bangsa
Satukanlah tekad
Bina Muda Indonesia

Tetap semangat berkarya untuk Gerakan Pramuka Indonesia ! Salam Pramuka ! (@kakdidik13)

Tuesday, August 30, 2016

Genderang : Aset Media Publikasi yang Dimiliki Kwarda Jawa Timur

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 30 Agustus 2016 mengangkat tema mengenai pengalaman dengan majalah, komik atau buku lama. Dalam kesempatan ini, saya akan menuliskan tentang sebuah majalah yang sangat istimewa dan berharga bagiku serta menginspirasi Pramuka Jawa Timur pada umumnya yaitu Majalah Genderang. Majalah Genderang merupakan salah satu aset media yang dimiliki oleh Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur. Entah sejak kapan media ini diterbitkan, yang pasti majalah ini sangat bermanfaat dan menjadi bahan bacaan kepramukaan bagi anggota Pramuka di Jawa Timur.
Numpang Eksis di Sahabat Genderang Edisi Desember 2011
Menurut Kak Zamzami Sabiq dalam blognya http://zamzamisabiq.blogspot.co.id/ disebutkan bahwa Majalah Genderang merupakan majalah yang digandrungi oleh anggota Pramuka di Jawa Timur bahkan menjadi bacaan yang difavoritkan di tahun 1990-an. Dengan aset media berupa majalah tersebut, bisa dijadikan sebagai corong promosi dan publikasi kegiatan Kepramukaan di Jawa Timur. Kegiatan semeriah dan se-matoh (baca : istimewa) apapun, jika tidak diinfokan dan dipublikasikan, maka akan terlihat biasa saja. Sebaliknya, kegiatan biasa saja akan tetapi dikemas dan dipromosikan serta dipublikasikan semenarik mungkin justru terlihat lebih meriah dan berkesan.

Oh ya, sebelum bercerita lebih tentang Majalah Genderang. Bagi yang belum mengetahui tentang apa itu Kwartir Daerah Jawa Timur? Simak penjelasannya berikut ini ! Kwartir Daerah adalah satuan organisasi yang mengelola Gerakan Pramuka di tingkat Provinsi. Berdasarkan tingkatan atau wilayahnya, Kwarda berkedudukan di masing-masing ibukota Provinsi. Pengurus Kwarda diketuai oleh Ketua Kwarda (disingkat Ka Kwarda). Kwartir Daerah Jawa Timur membawahi 38 Kwartir Cabang yang ada di lingkup Provinsi Jawa Timur. Ingin mengetahui lebih dekat tentang Kwarda Jawa Timur, Anda bisa berkunjung ke alamat Jl. Kertajaya Indah 77 A Surabaya Kode Pos : Surabaya – 60116 Telp : (031) 5924939 Email : kwardajatim@yahoo.co.id Fax : (031) 5947384
Beberapa Koleksi Majalah Genderang yang Kutaruh di TBM Sinom Rintisanku
Oke, sekarang kita kembali ke Majalah Genderang ya kawan. Rubrik yang disajikan oleh Redaksi Majalah Genderang setiap kali terbit (edisi) pun bervariasi mulai dari liputan khusus, laporan utama, sosok muda, sahabat genderang, siaga ceria, galang tegak berkarya, reportase, berkecab, giat ambacana, giat gudep hingga artikel. Satu hal yang sangat berkesan bagiku yaitu ketika Majalah Genderang terbit pada edisi Desember 2011. Dalam edisi tersebut, kebetulan saya ikut numpang eksis dalam rubrik Sahabat Genderang halaman 10 bersama sahabat genderang lainnya. Bayangkan foto saya dilihat oleh anggota Pramuka di 38 Kwartir Cabang se Jawa Timur, keren kan????

Sejak saat itu, saya pun tertarik dan terinspirasi untuk mengirimkan hasil karya ke Redaksi Majalah Genderang. Meskipun tidak ada royalti khusus yang diberikan, saya pun semakin bersemangat memanfaatkan wadah tersebut untuk berkarya dan berekspresi. Beberapa hasil karya saya pun dimuat di Majalah Genderang (salah satunya baca di sini ). Terima kasih buat Redaksi Majalah Genderang yang telah sudi menerbitkan hasil karya saya. Semoga Majalah Genderang semakin digandrungi Pramuka di Jawa Timur dari tahun ke tahun. Amiin (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 30 Agustus 2016

Monday, April 25, 2016

Hasil Kompetisi Indonesia Scouts Challenge (ISC) Bojonegoro

Indonesia Scouts Challenge (ISC) merupakan sebuah aktivitas berkemah sekaligus berkompetisi yang seru untuk peserta didik khususnya Penggalang Ramu yang duduk di bangku kelas empat dan lima Sekolah Dasar (SD) atau sederajat. ISC 2015 - 2016 ini diikuti oleh peserta didik yang berusia maksimal 12 tahun dan diadakan mulai di tingkat Kabupaten / Kota, Provinsi hingga Nasional. Lebih serunya lagi, pemenang utama berkesempatan terbang ke Amerika Serikat. Pelaksanaan Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015 - 2016 ini dilaksanakan secara bergulir di 7 Provinsi yaitu Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali. 

Sang Juara Indonesia Scouts Challenge (ISC) Bojonegoro Gelombang Kedua
Untuk pelaksanaan  ISC 2015 - 2016 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro - Jawa Timur, diselenggarakan pada tanggal 19 - 22 April 2016 di Taman Tirtawana Dander, Bojonegoro dan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan tanggal 19 - 20 April 2016 dan gelombang kedua dilaksanakan tanggal 21 - 22 April 2016. Untuk gelombang pertama, kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Bojonegoro, Kak Suyoto selaku Ka Mabicab. Selain membuka Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015 - 2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Bojonegoro, Kak Suyoto juga melantik Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Periode 2016 - 2020. Kebetulan saya mendapat amanah dan menjabat dalam kepengurusan tersebut sebagai andalan cabang urusan abdi masyarakat dan humas.

Usai upacara pembukaan, peserta  Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015 - 2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Bojonegoro gelombang pertama mengikuti dan melaksanakan serangkaian kegiatan  game penuh tantangan yang sudah dijadwalkan mulai dari tantangan pertolongan pertama, tantangan susun huruf, tantangan atribut, tantangan arah mata angin, tantangan KIM (Kejelian Indra Manusia), tantangan estafet, tantangan kebangsaan, tantangan ketangkasan, hasta karya dan bahasa inggris. Malam harinya, kegiatan diisi dengan pentas seni perwakilan tiap kwartir ranting satu penampilan. Keesokan harinya, peserta mengikuti kegiatan olahraga yang diisi dengan aneka senam mulai dari senam Messenger of Peace (MoP), senam pinguin dan sebagainya. 

Setelah itu, dilanjut dengan Golden Scouts Challenge, sebuah game yang tantangannya hampir mirip dengan acara ranking 1 di stasiun televisi. Dalam permainan ini dilaksanakan dua kali yakni regu putra sendiri dan regu putri sendiri. Regu yang berhasil masuk 25 besar dalam golden scouts akan menerima 1 medali, masuk 15 besar dapat 3 medali dan masuk 5 besar dapat 5 medali. Beraneka tantangan, pentas seni, senam pagi dan Golden Scouts Challenge ini juga berlaku sama untuk peserta Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015 - 2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Bojonegoro gelombang kedua. Lantas gugus depan mana yang lolos dalam gelombang pertama? Penasaran kan, simak terus ya !


Pembukaan Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015 - 2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kabupaten Bojonegoro gelombang kedua berbeda dengan gelombang pertama yakni dibuka pada malam hari. Acara dibuka oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, kak Hanafi. Sebelumnya, pagi hingga sore peserta telah melakukan game tantangan seperti yang dilakukan oleh peserta pada gelombang pertama. Untuk game golden scouts challenge gelombang kedua, peserta regu putri tidak ada satu pun yang mendapatkan medali tantangan golden scouts.

Adapun yang akan mewakili Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro melaju ke tingkat Provinsi adalah 4 regu yakni 2 regu putra juara pertama dan dua regu putri juara pertama. Empat regu tersebut terdiri dari 2 regu gelombang pertama yakni regu putra MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro dan regu putri SD N Bakung - Kanor serta 2 regu gelombang kedua yakni regu putra SD N Baureno 1 dan regu putri SD N Meduri 3 - Margomulyo. Rencananya, kompetisi ISC 2015 - 2016 tingkat Provinsi akan diselenggarakan bulan September mendatang. Kita do'akan, semoga ada regu yang lolos kompetisi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Amiin

Untuk hasil kompetisi Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior regional championship Kabupaten Bojonegoro adalah sebagai berikut :

Gelombang Pertama :

a. Regu Putra : 1). Juara pertama, MI ICP Nurul Ulum Bojonegoro dengan  49 medali. 2). Juara kedua, SD N Model Terpadu Bojonegoro dengan 44 medali 3). Juara ketiga MI islamiyah Ngasem dengan 38 medali

b. Regu Putri : 1). Juara pertama, SD N Bakung - Kanor dengan  54 medali. 2). Juara kedua, SD N Kepatihan - Bojonegoro dengan 44 medali  3). Juara ketiga, SD N Dander 1 dengan 38 medali.

Gelombang Kedua :

a. Regu Putra : 1). Juara pertama, SD N Baureno 1 dengan  57 medali. 2). Juara kedua, SD N Jono 1 - Temayang dengan 42 medali 3). Juara ketiga, SD N Sukorejo 1 - Tambakrejo dengan 40 medali.

b. Regu Putri : 1). Juara pertama, SD N Meduri 3 - Margomulyo dengan 38 medali. 2). Juara kedua, SD N Baureno 1 dengan 37 medali 3). Juara ketiga, SD N Pelem 1 - Purwosari dengan 37 medali.

Selengkapnya hasil rekapitulasi kompetisi Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior regional championship Kabupaten Bojonegoro bisa didownload bawah ini : 
Selamat berjuang adik - adik Peserta Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior regional championship Kabupaten Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur ! (@kakdidik13)

Wednesday, February 24, 2016

Makna Logo dan Maskot Jambore Nasional X 2016

Jambore Nasional (Jamnas) adalah Pertemuan Pramuka Penggalang se-Indonesia dalam bentuk perkemahan besar yang diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas). Jambore Nasional dilaksanakan setiap 5 tahun sekali dengan peserta dari perwakilan seluruh Kabupaten dan Kota se-Indonesia. Jambore Nasional pertama kali dilaksanakan pada tahun 1973 di Situ Baru Jakarta.

Logo dan Maskot Jambore Nasional X 2016 Resmi Diluncurkan | Foto : Humas Kwarnas
Jambore merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan sosial baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Selengkapnya : https://id.wikipedia.org/wiki/Jambore_Nasional_(Pramuka).

Setelah sekian lama digelar di luar Jakarta, Jamnas X kali ini akan digelar di Jakarta dengan tema ''Keren, Gembira, Asyik'', pada 14 - 21 Agustus 2016. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka meluncurkan Logo dan Maskot Jambore Nasional 2016 pada saat konfrenesi pers di sela-sela Rakernas di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta, Selasa (23/2/2016). Seperti apa makna logo dan maskot Jambore Nasional X 2016? Simak penjelasannya di bawah ini : 

Logo Jambore Nasional X 2016 : Keren, Gembira & Asyik

Logo Jambore Nasional X 2016
Secara visual, logo ini bercerita tentang keluwesan, modern, kesan dinamis dan keceriaan, serasi dengan konsep dalam perpaduan warna yang berani, menegaskan pesan bahwa jika seorang Pramuka Penggalang adalah patriot yang gembira.

Logogram

  1. Huruf J, mewakili simbol Jambore yang modern
  2. Pepohonan, diantara tapak kemah berdiri pohon-pohon yang memberikan pesan akan keteguhan, harmonisasi, dan lelestarian alam
  3. Tugu Monas, sebagai penanda bahwa lokasi Jambore Nasional kali ini berlokasi di Ibu Kota Negara. 
  4. Kemah, tiga tenda menyiratkan makna Trisatya Pramuka Penggalang 
  5. Cikal, lambang Gerakan Pramuka, penanda bahwa Jambore Nasional 2016 diselenggarakan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka 
  6. WOSM, Gerakan Pramuka sebagai bagian dari organisasi kepanduan dunia
Tifografi

Penggunaan font Futura Md Bt dengan garis tegas dan tebal menandakan akan tekad yang kuat dan berkarakter sebagai tekad Jambore Nasional X tahun 2016

Makna Warna Logo

  1. Hijau, mengekspresikan pertumbuhan, pembaharuan. keseimbangan jiwa-jiwa tunas muda
  2. Merah, melambangkan semangat muda yang berani, matang, dan tegas
  3. Ungu, mengekspresikan kreatifitas, imajinatif, dan kebijaksanaan serta keluruhan budi tunas bangsa
  4. Hitam, menegaskan kekokohan, elegan, dan tangguh

Maskot Jambore Nasional X 2016 : Si BON & Si ELA

Maskot Jambore Nasional X 2016
Elang bondol (Haliastur Indus) adalah spesies burung yang merupakan ikon Provinsi DKI Jakarta.
  1. Maskot menggunakan seragam Pramuka Penggalang lengkap dengan atribut sesuai dengan aturan yang berlaku dan merupakan representasi penggalang putra dan putri.
  2. Acungan ibu jari dan lambaian tangan bila dijumlahkan adalah enambelas, sebagai simbol tahun 2016 dimana Jambore Nasional dilaksanakan.
  3. Senyuman maskot sebagai simbol sambutan yang ramah dan ucapan selamat datang dalam kegiatan Jambore Nasional 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur - Jakarta.
  4. Bendera regu elang dan bendera regu melati sebagai simbol kepemimpinnan dan belajar memimpin dalam Gerakan Pramuka.
  5. Warna pakaian maskot merupakan warna khas Gerakan Pramuka.

Untuk Juklak Jamnas 2016 download di sini : JUKLAK JAMNAS 2016

Semangat memandu dan Salam Pramuka ! Semoga bermanfaat (@kakdidik13)

Thursday, January 16, 2014

Pramuka Berbakti dan Mengabdi Untuk Masyarakat

Sebagai satu-satunya organisasi kepanduan di Indonesia, Gerakan Pramuka bukan sesuatu yang asing bagi seluruh lapisan masyarakat. Keberadaannya pun diakui sebagai wahana pendidikan, keterampilan dan pengembangan karakter generasi muda. Seiring dengan perkembangan zaman, Gerakan Pramuka menempatkan diri sebagai pengisi situasi dan kondisi pada perjalanan yang mencakup masa yang akan datang.
Majalah Genderang Edisi September 2013

Hati orang tua peserta didik pasti menyadari bahwa Gerakan Pramuka telah terbukti mampu mengantisipasi berbagai pengaruh negative. Pasalnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh Gerakan Pramuka bersikap positif. Di Negara Indonesia, keadaan masyarakatnya adalah masyarakat heterogen. Dimulai dari suku bangsa, agama, budaya dan warna kulit. Keragaman ini juga terlihat jelas dalam strata ekonomi. Sehingga muncul istilah masyarakat kelas bawah, masyarakat kelas menengah dan masyarakat kelas atas. Namun, sebagai anggota Gerakan Pramuka harus dapat mengesampingkan hal - hal yang justru bertentangan. Sebab, di dalam Dasa Dharma Pramuka kita menjunjung rasa persatuan dan kesatuan. Bahkan lebih dari itu, Dasa Dharma merupakan pedoman bagi anggota Gerakan Pramuka yang sesuai dengan dengan Pancasila.

Berbagai hal yang menjurus pada diskriminasi atau perbedaan harus seminim mungkin kita hindari. Kita adalah satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air yaitu Indonesia. Wawasan kebangsaan yang luas harus dimiliki oleh setiap anggota Gerakan Pramuka. Selanjutnya, Pramuka harus bisa menjadi jembatan antara si kaya dan si miskin. Yang miskin hendaknya kita santuni, kita tunjukkan dan diarahkan agar mereka percaya diri dalam berusaha.

Pramuka tentu tidak dapat memberikan bantuan kepada masyarakat berupa materi. Namun, kepedulian dapat dilakukan dalam bentuk sumbangan pikiran dan tenaga bagi mereka yang membutuhkan. Salah satu wujud kepedulian itu dapat berupa kegiatan yang dikemas sebagai bakti dan pengabdian masyarakat. Untuk memudahkan dalam kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat, terlebih dahulu kita tinjau kondisi masyarakat tempat mengabdi. Keberadaan Pramuka tersebar dimana – mana di seluruh penjuru tanah air. Dengan demikian, bakti dan pengabdian masyarakat tidak harus datang ke daerah atau desa yang jauh. Bakti dan pengabdian masyarakat dapat dilakukan di sekitar tempat dimana kita berada. Dan sebelum kita berbakti dan mengabdi kepada masyarakat terlebih dahulu kita harus berbakti dan mengabdi kepada ke dua orang tua.

Berbagai contoh nyata  kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Pramuka diantaranya bakti Pramuka lebaran, pembangunan jembatan, kerja bakti membersihkan parit dan selokan, penyuluhan kesehatan, penanaman pohon, pengenalan internet sehat dan aman, bakti sosial dan sebagainya. Masyarakat merupakan lingkungan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Melalui kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat, akan diperoleh sejumlah pengalaman yang sulit diperoleh dengan sejumlah pengalaman yang sulit diperoleh dengan cara lain. Berbagai aspek kehidupan di masyarakat dengan berbagai permasalahannya merupakan fokus kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat. Jangan jadikan permasalahan tersebut sebagai penghambat dalam berkarya, tapi jadikanlah permasalahan tersebut  sebagai langkah awal dalam berkarya. Tak mudah memang, tapi hal ini sangat bermanfaat bagi kehidupan peserta didik kelak di kemudian hari.

Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat adalah berupa peningkatan mutu pengalaman kepramukaan bagi peserta didik. Mereka juga belajar untuk bekerja sama dengan sesame Pramuka dan orang lain dalam memecahkan masalah dan mencari solusi. Kesadaran tentang kemasyarakatan juga bertambah. Demikian pula kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek kehidupan di masyarakat. Selain meningkatkan rasa cinta tanah air dan bangsa, peserta kegiatan dapat memanfaatkan waktu senggang untuk kegiatan yang berguna.

Bila kita perhatikan berbagai manfaat tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan bakti dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Gerakan Pramuka adalah terjun ke masyarakat untuk mengenal, memahami, serta mempelajari kehidupan masyarakat untuk dapat membina dan mengembangkan ke arah kehidupan yang lebih maju. Dan melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Sehingga mereka merasa memiliki, mengerti dan mencintai Pramuka. (@kakdidik13)

Artikel di atas masuk di Majalah Genderang Gerakan Pramuka Jawa Timur Edisi September 2013 Halaman 28 - 29

Thursday, December 26, 2013

Kwarcab Bojonegoro Launching Lagu Bina Muda Indonesia

Kwarcab Bojonegoro Launching Lagu Bina Muda Indonesia

Bojonegoro - Salam Pramuka ! Kakak - kakak, pernah mendengar lagu yang berjudul "Asmara Tunas Kelapa" ? Lagu itu diciptakan oleh Kak Suyitno anggota Pramuka Kwartir Cabang Bojonegoro. Memang lagu yang satu ini banyak orang yang tidak suka, bahkan menimbulkan kontroversi (mungkin) karena lagu tersebut bertemakan tentang cinta. Tapi ini adalah sebuah karya seni anggota Pramuka yang patut untuk dihargai. Mengapa? Karena saya yakin 85 % anggota Pramuka menerima dengan senang kehadiran lagu ini.

Setelah merilis lagu yang bertemakan cinta bersama grup bandnya "The Munk Band", Kak Suyitno kembali merilis sebuah lagu Pramuka. Lagu tersebut berjudul "Bina Muda Indonesia". Lagu tersebut dilaunching oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro dan sah menjadi milik Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro pada saat kegiatan Raimuna Cabang Ke-9 Kwartir Cabang Bojonegoro di Bumi Perkemahan KRPH Pradok - Bubulan pada bulan Oktober 2013 lalu. Seperti apa lagunya? Penasaran kan? Berikut lirik lagunya :


BINA MUDA INDONESIA

Ayo bangkit dan bersatu
Smangat tak pernah ragu
Gapai semua asa
Bojonegoro berkarya

Praja Muda Karana
Berbudi Bawa Laksana
Terus dan teruslah berkarya
Bina Muda Indonesia

Jiwa Ragaku
untuk Negeriku
Tetaplah jaya
Bojonegoro

Jangan pernah menyerah
Meski rintangan menghadang
Hadapilah semua dengan semangat membara
Mari kita bersama berkarya untuk bangsa
Satukanlah tekad
Bina Muda Indonesia

Bagi kakak-kakak yang membutuhkan MP3 nya bisa menghubungi Kak Didik dengan syarat follow akun twitter : @KwarcabBjn dan @kakdidik13. Jika sudah difollow, SMS/Telf ke nomor 085733336921 maka lagu akan dikirim melalui email kakak. (dik)

Thursday, September 12, 2013

Menyongsong Raimuna Cabang Ke IX Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Jawa Timur

Raimuna adalah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dalam bentuk perkemahan besar yang di Negara kita Republik Indonesia diselenggarakan oleh Kwartir Gerakan Pramuka, meliputi : Kwartir Ranting hingga Kwartir Nasional. Kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, Daerah Yapen Timur, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua. Kata Raimuna merupakan gabungan dua kata yaitu "Rai" dan "Muna". "Rai" berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan "Muna" adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan. (Sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Raimuna).

Kwartir Cabang Bojonegoro merupakan salah satu Kwartir yang berada di dalam jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.  Pada tahun 2013 ini, Kwartir Cabang Bojonegoro c.q Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro bermaksud menyelenggarakan event besar khusunya bagi Pramuka Penegak dan Pramuka di Bojonegoro yakni Raimuna Cabang. Raimuna Cabang di Kwartir Cabang Bojonegoro sudah lama sekali dilakukan yakni tahun 2005 silam di Bumi Perkemahan Tinawun, Malo Bojonegoro. Tentu hal ini menjadikan anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega di Bojonegoro rindu akan kegiatan tersebut. Memang pada dasarnya, Raimuna adalah merupakan pesta bagi anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega seperti halnya pesta siaga untuk Pramuka Siaga dan jambore untuk Pramuka Penggalang.

Raimuna Cabang Ke IX Kwartir Cabang Bojonegoro rencananya akan digelar pada pertengahan bulan Oktober 2013 nanti, tepatnya pada tanggal 16-20 Oktober 2013 bertempat di Bumi Perkemahan Pradok, Bubulan - Bojonegoro. Dengan segala persiapan yang matang, segenap Panitia Raimuna Cabang Ke IX Kwartir Cabang Bojonegoro akan berusaha memberikan kegiatan yang terbaik kepada peserta. Pada kegiatan tersebut, rencananya akan digelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka Ke-52, Peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Peringatan Hari Jadi kabupaten Bojonegoro Ke-336 serta Launching Ekstrakurikuler Wajib Gerakan Pramuka di Gugus Depan atau Lembaga Pendidikan yang ada di Kota Ledre. Tidak hanya itu, tentu masih banyak lagi kegiatan yang ada di Raimuna Cabang Ke IX nanti. Mumpung masih ada waktu, adik-adik Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Se Bojonegoro dapat mempersiapkan segala keperluan dan kebutuhan yang harus dibawa nanti pada saat mengikuti Raimuna Cabang Ke IX Kwartir Cabang Bojonegoro. Mari bersama memberikan perubahan demi kemajuan Generasi Tunas Kelapa di Bumi Angling Dharma, Kota Ledre Bojonegoro. Sedikit informasi juga, di akhir tahun 2013 ini, akan digelar juga kegiatan  Raimuna daerah oleh Kwartir Daerah Jawa Timur di Desa Pramuka Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang pada tanggal 15-21 Desember 2013.

Tetap semangat Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Bojonegoro dalam menyongsong Bojonegoro yang berkarakter. Salam Pramuka ! (@kakdidik13 Humas DKC Bojonegoro).

Sunday, September 1, 2013

Lagu Cinta Simpul Mati L.O Band - Scout Of Lampung

Lagu Cinta Simpul Mati L.O Band - Scout Of Lampung - Salam Pramuka ! Kakak-kakak dan adik-adik sekalian tentu sudah pernah mendengarkan lagu "Sebatas Patok Tenda" kan? Lagu pramuka kreasi dari seorang Polisi berpangkat Briptu dari Gorontalo, sebut saja Briptu Ahmad Adam. Lagu ini banyak disukai oleh anggota Pramuka khusunya anggota Pramuka golongan Penegak/Pandega.



Lagu di dalam Gerakan Pramuka adalah sebagai alat pendidikan, jadi lagu-lagu yang dipilih pun harus sesuai dengan usia anak Pramuka dan mengandung nilai-nilai yang baik yang nantinya secara tidak langsung akan meresap ke dalam jiwa Pramuka Indonesia. Nah, seperti yang kita ketahui hampir disetiap kegiatan perkemahan pasti ada kegiatan pentas seni, dimana setiap anggota Pramuka dapat menampilkan berbagai seni atau bakat yang dimiliki.

L.O Band - Scout Of Lampung

Lagu "Sebatas Patok Tenda" memang sudah sangat populer dikalangan anggota Pramuka di Tanah Air. Bahkan hampir semua hafal dengan lagu ini. Setelah munculnya lagu tersebut, Kak Suyitno anggota Pramuka Kwartir Cabang Bojonegoro pun turut menciptakan sebuah kreasi lagu. Lagu ciptaannya bersama The Munk Band Asli Bojonegoro ini bisa dikatakan sebagai jawaban dari lagu "Sebatas Patok Tenda" bahwa cinta yang kini ada ternyata tak sebatas patok tenda. Lagu tersebut berjudul "Asmara Tunas Kelapa".

Kakak-kakak dan adik-adik sudah pernah mendengarkan lagu ini kan? Jika belum lagunya bisa didownload di sini.  Lagu ini pun banyak disukai oleh anggota di Tanah Air tercinta Indonesia. Setelah 2 lagu tersebut "Sebatas Patok Tenda" dan "Asmara Tunas Kelapa" muncul sebuah lagu yang kreatif dan asyik untuk didengar. Lagu tersebut berjudul "Cinta Simpul Mati" sebuah lagu yang diciptakan oleh Dewan Kerja Cabang (DKC) Lampung melalui bandnya yang bernama L.O Band - Scout Of Lampung.

Ini dia lirik lagunya :

CINTA SIMPUL MATI                    By : L.O Band - Scout Of Lampung

C     G     Dm          Em
Berawal dari ku tatap matamu
F                 C                         Dm            G
Kau jabatkan tanganmu tuk saling berkenalan
       C        G  Dm                  Em
Getaran cinta yang terus membelenggu
   F                    C                  Dm           G
Kurasa ku tlah jatuh cinta di perkemahan ini

           C      G      Am             Em
Tlah ku nyatakan besarnya rasa cintaku
F                C                  Dm              G
Kau pun tersipu malu lalu bilang i love you
         C       G   Am             Em
Baret dan kacu yang jadi saksi bisu
   F                    C                  Dm             G
Kurasa ku tlah jatuh cinta di bumi perkemahan

      C       G           Am             Em
Biarkan cinta kita erat bagai simpul mati
       F                C                   Dm            G
Misteri bagai sandi rumput sekokoh bagai pioneering
      C         G             Am              Em
Kuingin engkau tahu besarnya rasa cintaku
         F             C                 Dm              G             C
Menyala bagai api unggun abadi seperti cikal di dadaku

intro
           
           C     G        Am             Em
Tlah ku nyatakan besarnya rasa cintaku
F                C                  Dm             G
Kau pun tersipu malu lalu bilang i love you
         C        G  Am             Em
Baret dan kacu yang jadi saksi bisu
   F                    C                 Dm             G
Kurasa ku tlah jatuh cinta di bumi perkemahan

      C        G          Am             Em
Biarkan cinta kita erat bagai simpul mati
        F               C                   Dm            G
Misteri bagai sandi rumput sekokoh bagai pioneering
       C       G               Am             Em
Kuingin engkau tahu besarnya rasa cintaku
         F             C                  Dm             G            C
Menyala bagai api unggun abadi seperti cikal di dadaku

      C        G          Am             Em
Biarkan cinta kita erat bagai simpul mati
        F               C                   Dm            G
Misteri bagai sandi rumput sekokoh bagai pioneering
       C       G               Am             Em
Kuingin engkau tahu besarnya rasa cintaku
         F             C                  Dm             G            C
Menyala bagai api unggun abadi seperti cikal di dadaku

      C        G          Am             Em
Biarkan cinta kita erat bagai simpul mati
        F               C                   Dm            G
Misteri bagai sandi rumput sekokoh bagai pioneering
       C       G               Am             Em
Kuingin engkau tahu besarnya rasa cintaku

         F             C                  Dm             G            C
Menyala bagai api unggun abadi seperti cikal di dadaku

Bagi yang ingin memiliki lagu ini bisa didownload disini

Yuk bernyanyi!

Monday, August 5, 2013

Pelatihan Jurnalistik Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro

Gerakan Pramuka atau Kepramukaan adalah sebuah kegiatan yang membosankan, kegiatan dimana peserta didiknya menghabiskan waktu di bawah terik matahari dan “dimarahi” oleh kakak-kakak Pembina, itulah anggapan yang ada dibenak masyarakat. Namun faktanya pada saat ini, Kepramukaan telah menjadi kegiatan yang mengasyikan, bermanfaat bahkan menjadi salah satu organisasi pencetak generasi muda terbaik sepanjang masa. Lalu, mengapa masyarakat tidak mengetahui nilai positif yang ada di kepramukaan sekarang ini? Karena kurangnya pemberitaan dan penyebarluasan tentang kegiatan - kegiatan yang bernilai positif dari Gerakan Pramuka Indonesia. Oleh karena itu, demi kemajuan Gerakan Pramuka dan usaha untuk meningkatkan citra positif di mata masyarakat, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro – Jawa Timur c.q Dewan Kerja Cabang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik.
Pembekalan Materi Jurnalistik Pramuka Bojonegoro
Pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 03 – 04 Agustus 2013 ini diikuti oleh kurang lebih 54 peserta utusan dari Dewan Kerja Ranting Se Kwartir Cabang Bojonegoro. Walaupun pelaksanaan pelatihan jurnalistik ini di bulan suri Ramadhan, tetapi antusias peserta untuk mengikuti serangkaian kegiatan sangat tinggi. Selain materi jurnalistik, peserta juga dibekali dengan materi fotografi dan pemotretan yang disampaikan oleh Kak Rudi Hartanto Eks DKC Bojonegoro, pengenalan media online melalui blog dan personal branding oleh Kak Didik Humas DKC Bojonegoro yang juga pengurus Komunitas Blogger Bojonegoro. Untuk materi jurnalistik sendiri disampaikan oleh Mas Abdul Qohar yang akrab disapa Mas Koko. Dia adalah jurnalis dari media di Bojonegoro yakni blokBojonegoro.com, ucap Kak Dadik Hermawan selaku sangga kerja.

Menjelang akhir kegiatan,  hadir Kak Luluk Widyawati atau akrab disapa Kak Luluk. Dia adalah Eks 01 DKC Bojonegoro masa jabatan 2009 – 2014. Berhubung kerjaanya padat, Kak Luluk berhenti dan kepengurusan  dan estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Kak Didit Prastiyo, tutur perempuan yang pernah menjadi delegasi BPAP Jawa Timur. Selain berkenalan kepada peserta, Kak Luluk juga memberikan sedikit motivasi dan apresiasi kepada peserta. Jangan berhenti sampai disini, tetap semangat. Dua kata untuk Pramuka, Pasti Bisa ! (@kakdidik13)

Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done