Didik Jatmiko: Pramuka
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Pramuka. Show all posts
Showing posts with label Pramuka. Show all posts

Wednesday, March 4, 2020

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Siapakah di belakang google, facebook, twiter, hape, temuan baru, kebijakan baru, pola baru, dan lainnya? Dia adalah manusia memunyai hati nurani sehingga mampu menjaga kedamaian, keselamatan, dan keamanan antarmanusia di dunia. Dicocokkannya perangkat keras atau lunak untuk kepentingan kemudahan manusia dalam berhidup. Mereka bekerja secara kreatif dan inovatif untuk kepentingan manusia. Andai hati nurani mereka mati, kemungkinan manusia akan bergara-gara saling menghunjam sesamanya dan pada akhirnya terjelang kepunahan manusia. Tapi, mereka kuat di hati nurani (compassion) sehingga semua yang baru berterima bagi manusia. Oleh karena itu, kemajuan akan terus berdatangan dalam ukuran kecepatan tertingginya.

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Foto by : Kak Nandang Acs
Hasil temuan berdasarkan hati nurani itu kemudian diproses dengan kecerdasan buatan melalui computating skill atau keterampilan pembagian tugas secara kuantitatif produktif. Ke depan, hati nurani selalu bertahan dan diperlukan untuk disandingkan dengan mesin buatan.

Tak ayal, Mendikbud Kak Nadiem Makarim menambahi 2C untuk konsep K13 yang berbasis 4C untuk diterapkan di sekolah. Dengan begitu, basis bertindak menjadi 6C, yakni Comunication, Collaborative, Critical Thinking, Creative and Inovative, Compassion, dan Computating Skill. Semua itu untuk menuju generasi tangguh Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan kepramukaan? Kepramukaan memberikan sokongan learning by doing agar lengkap diri anak yang berkarakter, berkebangsaan, dan berkecakapan hidup. Kepramukaan dilandasi kode kehormatan sebagai kode etik dan nilai dasarnya.

Program kemendikbud dan gerakan pramuka berarti sejalan. Asalkan keduanya mampu bersinergi secara kuat. Dari sisi kepramukaan, pembina pramuka harus hidup jiwa, raga, dan batinnya. Dia tidak mati karena menutup diri dengan yang kuno. Pun begitu, pelatih pembina pramuka harus hidup. Pelatih perlu terus menggesekkan diri dengan potensi dirinya, kawannya, dan masa depannya.

Pelatih hidup itu sebuah keharusan seperti perkembangan zaman yang mengharuskan manusia. Manusia diharuskan menggunakan hape, jika tidak dia mati sendiri. Manusia dipaksa berteknologi komputasi jika tidak dia terjatuh jauh di belakang.

Oleh karena itu, pelatih harus hidup secara paksa agar mampu ke depan bukan berhenti dan mati. Kesempatan untuk hidup harus ditempuh melalui meliterasi kemajuan, mendiskusikan perubahan, dan berani melakukan. Pelatih hidup berarti menjadi barang wajib.

Jika pelatih itu hidup, dia akan mampu menerapkan 6C dari kemendikbud sekaligus berdasa darma. Kunci pelatih hidup itu adalah bahagia, sehat, berkarya, bersaudara, dan bertindak among.

Hadapilah waktu dengan hidup. Waktu itu penyedia kesempatan kapan pun dan di mana pun. Bersahabatlah dengan waktu. Pelatih hidup tentu dapat menjadi komandan waktu.

Jika sudah mampu mengelola waktu, pelatih hidup dapat menjadi subjek pengendali kebaruan. Pelatih hidup bukan meninggalkan yang sudah ada. Dia selalu mengintegrasikan dengan cantik. Selamat melatih.

Penulis : Kak Prof Suyatno, Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka

Saturday, February 22, 2020

Air Mata Menitik di Duka Sleman

Air Mata Menitik di Duka Sleman - Musibah adik di Sleman Jogjakarta mengingatkan saya. Kejadian itu persis pernah saya lakukan saat LT3 2002 Kwarcab Kota Surabaya di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan. Waktu itu saya menjabat Sekretaris Cabang Kota Surabaya.

Peserta, panitia, dan tim khusus penjelajahan selamat saat itu. Padahal peserta melewati dua kali sungai hujan dari Gunung Arjuna.

Air Mata Menitik di Duka Sleman
Mengapa selamat. Salah satunya adalah pengalaman menganalisis cuaca waktu itu. saya tahu hujan comulus akibat penguapan tinggi di area pegunungan yang sering terjadi lewat pukul 12 siang. Itu terjadi setelah musim hujan berjalan dua bulan, ya seperti Februari ini.

Saat itu, panitia saya sarankan melewati sungai hujan kali purwodadi di bawah pukul 12. Karena tanggung jawab tinggi, saya ikut berjalan di paling belakang sambil mendorong agar cepat berjalan sehingga melewati sungai sebelum pukul 12.

Ternyata, peserta melewati sungai selisih 10 menit dari kedatangan air bah. Saya berdiri persis di bibir sungai. Saya lihat air bah sangat ganas karena membawa batu besar dan kayu besar. Rombongan penjelajahan safari camp LT3 Surabaya selamat.

Tiba-tiba, ada kabar dari panitia yang bertugas tentang ada air bah lewat telepon. Saya katakan, "terlambat, air sudah lewat 10 menit yang lalu," Panitia pun yang berjaga 3 km di atas bisa terlena.

Jadi, yang perlu dipahami adalah kemampuan mengamati cuaca dan alam sekitar. Kemampuan orientering harus dipertajam. Kemampuan itu harus diujicoba berkali-kali. Misalnya, kemampuan mendeteksi ketinggian air sungai jika banjir dapat dilakukan dengan melihat sisa sampah di pinggir sungai. Kerentanan tanah dapat diamati melalui tanda pohon kecil yang tumbang atau retak tanah. Begitulah seterusnya.

Jadi, KMD dan KML yang mempersiapkan pembina di alam terbuka, perlu diperbanyak pengalaman orientering. Sampai mereka tahu jalur penjelajahan yang aman dan selamat.

Di samping itu, pembina yang sudah bersertifikat KMD atau KML perlu terus diujicoba menguasai alam terbuka bersama para pelatih setempat. Tradisi ruangan perlu digeser ke tradisi learning by doing. Kegiatan kepramukaan lebih berkuasa ketika di alam terbuka. Mengapa begitu? Roh kepramukaan adalah alam terbuka dan belajar sambil melakukan. Kekuatan manajemen risiko perlu diaplikasikan nyata.

Tulisan ini mengiringi rasa duka mendalam terhadap adik-adik yang bermusibah di Sleman Jogjakarta. Risiko akan datang tiba-riba. Namun, risiko dapat ditengarai sebab-sebabnya.

Penulis : Kak Prof Suyatno, Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka

Sunday, April 15, 2018

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka

didikjatmiko.com - Minggu, 15 April 2018 pukul 06.10 WIB cuaca nampak begitu cerah, suasana pagi yang segar membuatku semakin bersemangat untuk menghadiri kegiatan Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Baureno yang diselenggarakan di aula SDN Baureno III Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro.

owner blog didikjatmiko.com memaparkan bagaimana cara memanfaatkan media sosial secara bijak
Oh ya, Baureno merupakan salah satu kecamatan yang terletak di wilayah timur sekaligus merupakan pintu gerbang masuk dari wilayah timur Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan Baureno terdiri dari 25 Desa dengan kondisi 14 Desa selalu menjadi langganan banjir setiap tahun, 5 (lima) desa dataran tinggi minus dan 6 (enam) desa dalam kondisi surplus. Mayoritas mata pencaharian penduduk yang mencapai 84.985 jiwa masih menggantungkan pada sektor pertanian, disusul pada sektor industri. [sumber : http://baureno.bojonegorokab.go.id]

Kuda besi yang sehari-hari menemani aktivitasku ku siapkan di depan rumah, lalu ku pacu kuda besi itu dengan kecepatan sesuai dengan aturan kecepatan di tengah keramaian jalan kota. 50-70 kmph, itulah kecepatan yang ditunjukkan oleh speedometer motorku dari Purwosari hingga lokasi tujuan.

Pukul 07.20 WIB saya pun tiba di halaman SDN Baureno III, lalu kuparkir dan kutemui Kak Riko yang juga seniorku di Duta Pemuda Bojonegoro, kebetulan saat itu dia ditempatkan di Provinsi Aceh. Kami pun lantas memasuki aula dengan disambut nyanyian lagu selamat datang kakak yang dinyanyikan oleh peserta diklat anggota Dewan Kerja Ranting Baureno.

Setelah dibuka dan dipersilakan oleh Kak Riko, Saya pun memulainya dengan perkenalan dan nostalgia singkat tentang perjalananku selama berkecimpung dalam wadah Gerakan Pramuka.

"Pramuka itu memiliki potensi besar untuk menjadikan internet lebih sehat dan produktif. Oleh karena itu diperlukan banyak pelatihan agar konten-konten yang diproduksi Pramuka di media sosial semakin banyak dan bernilai positif. Setiap berkegiatan, Pramuka itu selalu sukses dalam hal pengorganisasian dan jumlah peserta, namun dokumentasi dan publikasi perlu dimaksimalkan lagi, apalagi di zaman now seperti saat ini," pesanku kepada peserta diklat.

Selain pembuatan dan pengelolaan media sosial pramuka, dalam kesempatan ini saya mengajak peserta diklat agar tidak menyebarkan berita hoax atau berita bohong serta tidak melibatkan pramuka ke ranah politik, apalagi saat ini lagi musim pilkada serentak baik itu di pilkada Bojonegoro maupun pilkada Jawa Timur. Saya mengajak peserta diklat untuk memanfaatkan media sosial untuk jualan online, bisnis online dan memperkenalkan produk unggulan serta potensi yang ada di Kwartir Ranting Baureno melalui facebook, twitter, instagram dan blog/website sehingga memberikan manfaat untuk orang lain.

Acara ditutup dengan foto bersama peserta Diklat Kewirausahaan dan Pengelolaan Media Sosial Pramuka
Acara yang berlangsung sejak pukul 07.35 - 10.35 WIB ini berjalan seru, di akhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Semangat ngeblog, ayo berkarya dan menulislah ! [@kakdidik13] 

Saturday, March 10, 2018

Hobi Mengoleksi Pernak Pernik Pramuka ala Kak Binar Bintang Putra Ananta

Hobi Mengoleksi Pernak Pernik Pramuka ala Kak Binar Bintang Putra Ananta - Siapa sih yang nggak kenal sama Kak Binar? Laki-laki yang memiliki nama lengkap Binar Putra Ananta ini sangat populer dan disegani di kalangan Pramuka Penegak Pandega di Indonesia. Saat ini, Kak Binar masih aktif menjabat sebagai Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (DKD) Jawa Timur masa bakti 2016-2020.

Koleksi Pernak Pernik Pramuka milik Kak Binar Bintang Putra Ananta
Selama aktif di Pramuka, Kak Binar memiliki hobi mengumpulkan koleksi pernak pernik pramuka seperti ring, badge, kertas-kertas, perangko, tali, stiker, pin, tulisan tangan dan barang yang berhubungan dengan kegiatan Pramuka. Hobi itu dimulainya sejak dia menjadi anggota Pramuka Penggalang.

Ia pun mengunggah foto koleksinya tersebut ke akun facebooknya pada tanggal 07 Maret 2018. Kurang lebih ini 60% dari koleksinya didapatkan dengan berbagai cara, ada yang beli, tukar-menukar, keikutsertaan, menangkan kuis, berkunjung stand pameran Pramuka dan lain-lain. Semoga hobi Kak Binar ini menginspirasi pramuka lainnya di Indonesia. Sukses selalu untuk Kak Binar. 

Kalau kamu aktif ngumpulin koleksi yang berkaitan dengan Pramuka nggak? Kalau iya, alasannya apa? [kakdidik13]

Tuesday, March 6, 2018

Semarak Memecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun

Semarak Memecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun - Minggu, 4 Maret 2018 gemuruh antusias adik-adik Pramuka Gugus Depan SD N Ketapanrame 1 Trawas Mojokerto memenuhi ruangan kala menyanyikan lagu-lagu pramuka, aneka tepuk juga diperdengarkan, menambah semarak kegiatan pagi.

Adik-adik Gudep SDN Ketapanrame 1 Trawas Mojokerto saat latihan Pramuka - Foto : Kak Jainul Arifin
Tak lupa setelah melaksanakan upacara pembukaan latihan, kegiatan dilanjutkan dengan memecahkan sandi pramuka yang telah dibuat oleh adik-adik Pramuka kelas 6 yaitu sandi arab dan sandi hujan turun ( Apakah ada yang sudah pernah membuatnya?)

Sandi adalah kode rahasia, yang hanya orang tertentu yang tahu dan mengerti kuncinya sehingga dapat membaca dan menyelesaikannya. Demikian halnya Sandi Arab kuncinya sangat mudah yaitu kita membacanya dari kanan ke kiri, penulisannya dapat huruf besar semua atau huruf kecil, dapat pula kita acak penulisannya. Adapun untuk sandi hujan turun kuncinya juga sangat mudah yaitu cara membacanya dari atas ke bawah.

Yuk, Pecahkan Sandi Arab dan Sandi Hujan Turun di atas ! - Foto : Kak Jainul Arifin
Selain sandi, Pembina Pramuka pun memberikan materi lagu dan tepuk. Pada pertemuan kali ini materi lagunya berjudul "mie joho" dan tepuknya "tepuk bakso", yang mana keduanya dilakukan di luar ruangan (outdoor).

Materi terakhir dalam latihan kali ini diisi dengan materi P3K lanjutan pertemuan sebelumnya yaitu mengangkat korban pingsan yang diperagakan oleh model. Adik-adik pun bertepuk tangan dan merasa sangat bergembira diiringi tawa saat salah satu peserta di angkat, pokoknya seru banget dech. Latihan pun ditutup dengan permainan regu "estafet batu". [gb/ja]

Artikel ini disajikan oleh Kak Jainul Arifin  alumni Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML) Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kerja sama dengan BP-Paudni II Surabaya Golongan : Penegak yang juga sahabat pemilik blog didikjatmiko.com

Tuesday, January 16, 2018

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka - Hembusan angin semilir menerpa daun-daun hingga bergoyang sahdu di ranting. Sinar mentari cerah menembus di antara celah-celah dedaunan di halaman SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Ada sekelompok peserta didik Pramuka sedang bermain dengan riangnya. 

Berbicara tentang Pramuka, tentu kurang lengkap rasanya jika tidak mengikuti permainan ketika latihan. Apakah Anda masih ingatkah dengan permainannya?. Permainan dalam pramuka dapat menjadikan pikiran rileks, selain itu permainan tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan kerjasama, kekompakan antara sesama anggota Pramuka.

Yuk, intip adik-adik Pramuka Gudep SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto saat bermain "Permainan Memindahkan Bom" ! Jangan kepo ya?

Asyiknya Bermain Memindahkan Bom Ala Pramuka di Gudep SDN Ketapanrame 1
Permainan memindahkan bom termasuk dalam kategori low game. Peralatan yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini adalah "tali" sebagai alat pemindah. Sedangkan bola sebagi bom-nya. Perintahnya sangat sederhana, satu regu sekitar delapan sampai sepuluh orang dapat berkhayal menjadi petugas penjinak bom yang ditugaskan untuk mengamankan suatu daerah dari ancaman bom. Bom harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman dengan menggunakan alat penjinak bom, mulai bom ada di tempatnya sampai dipindahkan, jika kena tangan bom meledak, jika terjatuh bom juga akan meledak. Cara atau tekhnik tergantung petugas penjinak.

Dengan berbagai teknik dan cara adik-adik berusaha melakukan tugas dan tanggung jawabnya, saat peluit dibunyikan, ketegangan dan keseruan permainan ini mulai terlihat, ada yang berteriak kala bola menggeliat akan menjatuhkan dirinya. Beberapa seolah mandor bangunan, ada pula yang takut-takut seru, khawatir bom akan meledak, walhasil semua bersorak-sorai manakala bom berhasil dipindahkan dengan baik. Ada senyum puas tersungging dari bibir kecil mereka.

Teaching point : Kerjasama kelompok/team, melatih konsenterasi, mengatur ritme kerja, dan mengetahui kekurangan dan kelebihan teman.

Tantangan : Agar lebih menantang sediakan tempat bom untuk meletakkan bom tersebut di garis akhir, saya memakai karton bekas tempat kok bulu tangkis, atau tempat yang lain

Demikian sedikit cerita tentang asyiknya Permainan Memindahkan Bom Ala Pramuka yang diberikan oleh Kak Jainul Arifin selaku Pembina Pramuka SDN Ketapanrame 1 Desa Ketapanrame Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Tetap semangat dan salam pramuka ! (@kakdidik13)

Saturday, December 31, 2016

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu - Tanggal 27 Desember 2016, founder didikjatmiko.com diminta untuk berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta kegiatan Latihan Gabungan Temu Penegak VI yang dilaksanakan di wilayah Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sukosewu - Bojonegoro. Sebelumnya agenda tahunan Latgab Temu Penegak telah dilaksanakan lima kali di beberapa tempat, seperti di Kwartir Ranting Temayang (tahun 2012), di Kwartir Ranting Sukosewu (tahun 2013), di Kwartir Ranting Gondang (tahun 2014), di Kwartir Ranting Sugihwaras (tahun 2015) dan di Kwartir Ranting Balen (pada tahun 2016). Seharusnya Latgab Temu Penegak VI ini dilaksanakan pada tahun 2017, berhubung dari masing-masing Dewan Kerja Ranting (DKR) menghendaki dilaksanakan ketika liburan, maka untuk Latgab Temu Penegak VI dilaksanakan pada akhir tahun 2016.

Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Saat itu, salah satu panitia pelaksana (kebetulan dulu satu kepengurusan denganku di Dewan Kerja Cabang Bojonegoro, sebut saja namanya kak Dadik Hermawan) menghubungi melalui chat whatsapp, dia menyampaikan bahwa akan ada kegiatan latgab Pramuka dan memintaku untuk menjadi salah satu narasumber. Dia pun menyampaikan bahwa tidak ada anggaran untuk narasumber (uang transportasi maksudnya). Saya pun membalas chatnya dengan singkat dan jelas, Saya akan datang dan untuk masalah uang transportasi nggak usah dipikirkan.

Hari yang ditunggu pun tiba. Selasa, 27 Desember 2016 saya dan sahabatku kak @EdySupraEko berangkat memenuhi panggilan jiwa pramuka menuju ke lokasi latgab temu Pramuka Penegak di Sukosewu bersama Blue Reva. Setibanya di lokasi, saya ditemui oleh Kak Dadik (teman seperjuanganku ketika masih aktif di DKC Bojonegoro). Ya meskipun, saat ini kami berdua statusnya udah purna dari DKC Bojonegoro tetapi komunikasi dan silaturrahmi tetap berlanjut hehehe. Kami pun bergegas menuju ke sekretariat kegiatan yang berada di lapangan bola Desa Sukosewu (depan Kantor Polsek Sukosewu) dan berjabat tangan dengan kakak-kakak panitia yang standby di lokasi.



Peserta dalam kegiatan Latgab Temu Penegak VI ini adalah anggota Pramuka dari Dewan Kerja Ranting (DKR) Kwartir Ranting Sukosewu, Kwartir Ranting Temayang, Kwartir Ranting Gondang, Kwartir Ranting Sekar, Kwartir Ranting Balen, Kwartir Ranting Sugihwaras dan gugus depan terdekat yang diundang oleh panitia.

Sambil menunggu giliranku berbagi, Saya pun asyik ngobrol dan bernostalgia bersama teman lama di Pramuka. Ada kak Anang dan kak Khoirul Anam dari DKR Balen dan sebagainya. Kami asyik ngobrol ngalor ngidul mengenai dunia pramuka, kepemudaan dan sedikit banyak mereka pun bertanya kepadaku tentang dunia blogging. Asyik ngobrol tak terasa giliranku berbagi materi pun tiba dan Saya pun bergegas menuju ke SDN Sukosewu I (lokasi kegiatan).

Setelah dipersilakan sepenuhnya oleh moderator, saya pun mulai memperkenalkan diri dan bersiap untuk meracuni otak peserta Latgab Temu Penegak VI selama dua jam ke depan dengan racun dunia perbloggingan yang sangat menggiurkan. Berhubung, peserta dalam kegiatan ini belum familiar dengan blog (alias pemula), materi yang kupaparkan pun ya sekitar apa itu blog, isinya blog, cara membuatnya, penyedia jasa blog (seperti : blogger, blogdetik, wordpress, kompasiana dan sebagainya), dan manfaat yang diperoleh ketika ngeblog.

Dalam kesempatan itu pula, Saya mengajak peserta khususnya dan umumnya anggota Pramuka se-Indonesia untuk aktif menciptakan konten positif (baik itu berupa tulisan, foto atau video) tentang kegiatan Pramuka di dunia online melalui blog. Kalau melalui sosial media (facebook, twitter, instagram dsb) sudah biasa dan banyak sekali bahkan hits bangettttt. Kalau nggak percaya coba buka akun instagram @pramukaupdate yang followernya saat ini udah 153k sering berbagi tentang aktivitas kepramukaan. Saya pun mengenalkan Blogger Pramuka kepada peserta Latgab Temu Penegak VI dengan taglinenya Menulis Membangun Negeri yang bisa dilihat di http://bloggerpramuka.blogdetik.com dan akun instagram @bloggerpramuka

Saya teringat status facebooknya mbak Ani Berta seperti ini, mengajarkan atau memberi tahu sesuatu itu selayaknya berdasarkan apa yang kita alami, BUKAN karena "Katanya". Bukan bermaksud pamer dan gaya, Saya pun berbagi Semangat NgeBlog kepada peserta Latgab temu Penegak VI seperti apa yang telah saya alami dan lakukan saat ini. Saya mulai bercerita tentang asyiknya ngeblog yang selama ini saya jalani, saya bercerita tentang teman-teman blogger nasional yang keren-keren dan kecebadai, saya bercerita tentang Jelajah Gizi Minahasa bersama dengan Sarihusada dan detikcom, saya bercerita tentang gerakan menduniakan Madura melalui blog bersama blogger Plat-M dan sebagainya [bisa dibaca di blog www.didikjatmiko.com]. Terakhir, saya berpesan agar bijak bermain di dunia online dan jangan sembarang share berita hoax.

Foto bersama Peserta Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu
Usai memaparkan materi, saya pun membuka sesi pertanyaan. Terbukti ada 5 peserta yang antusias untuk bertanya. Mereka bertanya tentang apa saja dasar-dasar ngeblog, apa hubungannya ngeblog dengan mencerdaskan otak, pengalaman terburuk yang dialami ketika ngeblog, dan sebagainya. Alhamdulillah, satu persatu pertanyaan yang sangat berboto tersebut kujawab sesuai apa yang telah saya lakukan dan alami. Peserta pun puas dengan jawaban yang saya berikan. 

Sebelum saya tutup dan akhiri, sebagai bentuk apresiasi terhadap peserta yang sudah berani bertanya, saya berikan Tiska Blogger Pramuka. Meskipun hanya berupa tiska, mereka sangat senang menerimanya karena memang tiska Blogger Pramuka ini masih limited edition (belum banyak yang memiliki) hehehe. Semoga kesempatan yang akan datang, kakak bisa memberikan yang lebih hehehehe.

Peserta & Panitia yang Menerima Tiska Blogger Pramuka
Demikian sedikit ulasan cerita tentang "Berbagi Semangat NgeBlog dalam Latgab Temu Penegak VI di Sukosewu" Bojonegoro. Bagi teman-teman yang ingin belajar bareng tentang blog dan mendatangkan founder didikjatmiko.com bisa menghubungi melalui whatsapp 088230874229. Mari bersama-sama menghiasi dunia perbloggingan dengan aksi dan karya positif untuk kemaslahatan bersama! (@kakdidik13)

Tuesday, November 15, 2016

Video dan Lirik Lagu Bina Muda Indonesia Karya Kak Suyitno Pramuka Bojonegoro

Setelah sukses dilaunching pada tahun 2013 lalu (baca : Kwarcab Bojonegoro Launching Lagu Bina Muda Indonesia), video lagu tersebut bisa dinikmati dan ditonton di youtube loh. Seperti apa video dan lagunya? Yuk, kita tonton bersama melalui video di bawah ini.


Setelah menonton videonya, beri penilaian dong lagunya melalui kolom komentar di postingan ini. Jika menarik, jangan lupa bagikan dan subscribe ya kakak.

Untuk lirik Lagu Bina Muda Indonesia, bisa dilihat dan dibaca di bawah ini.

BINA MUDA INDONESIA

Ayo bangkit dan bersatu
Smangat tak pernah ragu
Gapai semua asa
Bojonegoro berkarya

Praja Muda Karana
Berbudi Bawa Laksana
Terus dan teruslah berkarya
Bina Muda Indonesia

Jiwa Ragaku
untuk Negeriku
Tetaplah jaya
Bojonegoro

Jangan pernah menyerah
Meski rintangan menghadang
Hadapilah semua dengan semangat membara
Mari kita bersama berkarya untuk bangsa
Satukanlah tekad
Bina Muda Indonesia

Tetap semangat berkarya untuk Gerakan Pramuka Indonesia ! Salam Pramuka ! (@kakdidik13)

Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done