Didik Jatmiko: Profil
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Profil. Show all posts
Showing posts with label Profil. Show all posts

Friday, January 12, 2018

Inilah Dua Blogger Desain Grafis Terkenal Asal Indonesia !

Inilah Dua Blogger Desain Grafis Terkenal Asal Indonesia ! - Di bulan Januari 2018 ini blog didikjatmiko.com menghadirkan ulasan tentang dua blogger yang sangat tercemar, eh terkenal maksudnya di dunia perbloggingan tanah air khususnya di bidang desain grafis. Oh ya, sebenarnya artikel ini sudah lama ingin kuposting di blogku, berhubung banyak aktivitas lain yang mesti kuselesaikan [sok sibuk, padahal aktivitasnya cuma ngopi dan ngeblog aja lho hehehe] maka artikelnya pun tersimpan rapi di laptopku.
Foto bersama Dua Blogger Desain Grafis Terkenal Asal Indonesia  [Kiri : whizisme.com dan Kanan : Dzofar.com]
Saya beruntung bisa berteman akrab dengan dua blogger terkenal ini. Bahkan kami pun sering kopdar bersama dalam event-event kecenya blogger seperti kopdar blogger nusantara, kopdar blogger sepi ing pamrih rame ing blogging yang diselenggarakan oleh Pak Dhe Blontank di Rumah Blogger Indonesia (RBI) Solo dan terakhir kopdar blogger Menduniakan Madura 2016 yang dikemas dalam Famstrip Promosi Kawasan Suramadu (KKJSM & KKM) dan Produk Unggulan Madura melalui Blog bersama Plat-M. Semoga kita bisa berjumpa dalam event seru-seruan blogger selanjutnya. Amiin

Penasaran, siapakah kedua blogger desain grafis Indonesia yang saya maksud? Biar nggak penasaran, yuk disruput dulu kopinya hehehe.

Pertama, Pemilik Blog www.whizisme.com

Sebut saja nama aslinya Wijayanto asal dari Rembang, Jawa Tengah. Blogger yang juga hobi berolahraga ini memutuskan menjadi blogger dengan niche desain di www.whizisme.com, melalui blog yang dikembangkannya ini dia menemukan jati diri untuk lebih terlibat dan berkontribusi di dunia kreatif melalui media sosial. Dia pun sering diundang untuk sharing tentang blog dan desain di kampus-kampus seperti UNDIP, IKIP PGRI Semarang, STIT Al Anwar Sarang-Rembang, Akber Semarang, Netizen Telkom Tuban, SMK 4 Semarang, Universitas Terbuka PP. Kauman Lasem, UNISBANK Semarang dan Sekolah Alam Ar-Ridlo Semarang.

Sejak resign dari pekerjaan dan menjadi desainer fulltime secara online, Whizisme.com telah mengerjakan projek desain dan projek visualisasi dari ratusan klien baik brand besar maupun UMKM, diantaranya : Harley Davidson Owner Group (HOG) SMG, PT. Retha Gemilang Lestari, BNI, X, Flazz Online,  Ertiket, Swamedia.co.id,  Kawasan Industri Sayung, Kwanza, Perumahan Jatisari Semarang, Daihatsu, Larissa Aesthetic Center Jogja,  Esgotado, Indomaret, PT. Tricky Putra Mandiri, Dinas Kebersihan & Pertamanan Purwakarta, PT. Ciki Convex dan BBWS Pemali Juana (DPU) dan lain-lain.

Sukses menjadi blogger dengan niche desain membuatnya semakin rendah hati. Baginya menjadi orang yang berbicara di depan forum bukanlah achievement yang patut dibanggakan secara berlebihan. Sharing pengetahuan adalah kewajiban baginya, karena sebenarnya dia juga belajar dari orang-orang yang mau berbagi ilmu sehingga menjadi lebih berguna bagi orang lain.

Anda tertarik untuk berkenalan lebih lanjut dengan whizisme.com, silakan menghubunginya melalui email di whizisme@gmail.com dan Whatsapp +6287731816095.

Kedua, Pemilik Blog www.dzofar.com

Blogger terkenal di dunia desain grafis selanjutnya adalah Muhammad Ali Muzdofar. Blogger yang tinggal di Nganjuk, Jawa Timur ini memutuskan ngeblog di dzofar.com yang tersohor dengan tutorial vectornya yang fenomenal itu. Bagaimana tidak, di blog tutorial itu berisi curhatnya. Satu-satunya blogger yang menulis tutorial vector pakai corel draw dengan gaya guyonan gak karuan dan khas banget. Tak hanya itu, tutorial vector di dzofar.com itu adalah pertama yang ditulis di Indonesia karena tutorialnya menggunakan Corel Draw yang merupakan software vector bukan Photoshop yang merupakan software bitmap.

Blog yang dikelola oleh Dzofar.com, Sang Vektoria Jenaka itu pun pernah terpilih sebagai pemenang mingguan Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2012 kategori BRONZE sesi 25, Rabu (31/10/2012) dari Tim Internet Sehat.

Sudah banyak karya diciptakan melalui tangan dinginnya bahkan sudah banyak orang dari berbagai negara memesan vector kepadanya. Oh ya, Dzofar.com tidak membuka jasa design logo dan design-design lainnya tetapi lebih khusus menggambar ulang foto menjadi vector saja.

Perlu diingat dan dicatat, mulai November 2017, pemesanan vector HANYA melalui email: ndop@dzofar.com. Boleh chat atau nanya-nanya apa aja via email. Tidak melayani chat via whatsapp atau Line lagi. Thank you ya..

Demikian sedikit ulasan tentang Dua Blogger Desain Grafis Terkenal Asal Indonesia yang super kreatif dalam mengelola gambar sehingga lebih hidup dan bermakna serta membuat para wanita terpesona hehehehe. Tetap Semangat NgeBlog dan Salam Blogger Indonesia ! (@kakdidik13)

Friday, November 4, 2016

Mantan Pekerja EPC-1 Blok Cepu Sisihkan Gajinya untuk Berternak

Siang itu, sinar matahari begitu panas menyengat kulit. Hal tersebut tak menyurutkan ku untuk melakukan liputan bersama sahabatku Edy Supra Eko. Liputan edisi khusus orang-orang inspiratif di sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu yang bearada di Desa Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Dengan suguhan yang menarik tersebut, semoga bisa memberikan inspirasi bagi pembaca setia webiste www.jimbojonegoro.net yang dikelola oleh Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro dan juga pembaca setia blogku ini.

Suntoyib, Mantan Pekerja EPC-1 Blok Cepu Sisihkan Gajinya untuk Berternak
Orang inspiratif yang dihadirkan dalam kategori inspiratif di website JIM Bojonegoro kali ini adalah Suntoyib, warga Dusun Temlokorejo Desa Gayam RT.39 Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro. Setibanya di rumah Bapak Suntoyib, rumah dalam keadaan tertutup. Saya pun menghubunginya melalui telepon. Dia pun menyuruh kami untuk menunggu. Tak lama kemudian, dia pun tiba dan memarkir sepeda motornya. Setelah bersalaman, dia mempersilakan masuk ke ruang tamu. Kami pun disuguhi kopi susu, sambil mempersilakan meminumnya, obrolan pun dimulai.Pria 38 tahun itu  juga bercerita tentang kegiatan berternak yang mulai ditekuninnya saat ini.

Sosok inspiratif lainnya : Mujiono Pembuat Keranjang Bambu dari Sedahkidul

Sejak berakhirnya proyek konstruksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, agar dapur keluarga tetap mengepul, Suntoyib pun memutar otaknya untuk memperoleh pendapatan. Sebagai mantan pekerja proyek migas di EPC-1, dia pun mempunyai hobi yang dijadikan sebagai pekerjaan sampingan baginya yaitu berternak. Hobi tersebut dimulai sejak pertama kali bekerja di EPC-1 tahun 2013 silam. Penghasilan yang dia dapat selama menjadi pekerja proyek (sopir security) dia sisihkan untuk berwirausaha dan berternak.


"Gaji saya sebulan saat itu Rp 2.500.000,- yang Rp. 500.000,- saya sisihkan dan ketika sudah terkumpul saya belikan kambing saat itu," ceritanya kepada kami, Kamis, (03/11/2016).

Usai ngobrol singkat, kami pun diajak menengok kandang yang tepat berada di belakang rumah Suntoyib. Nampak dua ekor sapi berwarna coklat dan enam belas ekor kambing berada di kandang tersendiri yang tak jauh dari letak kandang sapi. Jenis sapi yang dipelihara oleh Suntoyib ada dua yaitu sapi simental dan limousin sedangkan kambingnya ada dua yaitu kambing gibas dan kambing jawa.

Berbicara tentang pakan ternak, dia tidak mengalami kesulitan dan hanya memanfaatkan pakan konsentrat yang dibelinya dari KBSR (Kandang Belajar Sapi Rakyat) di Desa Brabowan Kecamatan Gayam. Dengan adanya konsentrat tersebut, dia tak perlu susah-susah mencari pakan rumput. Pakan konsentrat sudah bisa meningkatkan protein ternak dan setara dengan pakan rumput pada umumnya bahkan lebih.

Dia pun melanjutkan ceritanya, sebelum memutuskan untuk beternak, dia menyempatkan waktu untuk belajar di Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro dan Kandang Belajar Sapi Rakyat(KBSR) hasil binaan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). 

"Tak hanya berternak, seiring berjalannya waktu saya juga banyak belajar menjalankan bisnis peternakan. Bahakn saya pernah mendapat bantuan modal dari koperasinya PIB Bojonegoro," ucapnya dengan penuh bersemangat.

Kiat sukses berternak ala Suntoyib

Kambing dan Sapi milik Suntoyib - Mantan Pekerja EPC-1 Blok Cepu Sisihkan Gajinya untuk Berternak
Setiap orang atau peternak tentu memiliki kiat-kiat sukses dalam mengembangkan ternak yang digelutinya. Bagaimana dengan kiat-kiat yang dilakukan oleh Pak Suntoyib? Menurutnya, apa yang dia lakukan dalam merawat ternaknya hampir sama dengan peternak pada umumnya. Hanya saja, untuk menghasilkan jenis kelamin anakan ternak, dia mempunyai tips tersendiri. Apa saja tipsnya? Pertama, jika kambing kawin pada sore hari akan menghasilkan anakan jantan.  Kedua, jika kambing kawin pada pagi hari akan menghasilkan anakan betina. Hal itu sudah pernah dilakukannya dan hampir 99 % benar terjadi.

Lantas, bagaimana dengan pakan ternaknya? Untuk pakan ternak kambing dan sapi, dalam sehari dia mengaku menghabiskan 30 kg pakan konsentrat dengan harga per kg nya Rp.2.000,-. Jadi, dalam waktu sehari uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan pakan ternak sebesar Rp.60.000,-. Jika dirasa sudah mempunyai nilai jual, kambing dijual ke pasar terdekat di pasar kambing Kalitidu. Tak jarang, molang pun datang ke rumahnya.

Hampir satu jam setengah, pak Suntoyib menemani kami dan sharing tentang ternak yang ditekuninya. Dirasa cukup, kami pun memutuskan untuk berpamitan. Sebelum berpamitan, dia pun menyampaikan harapannya, dia ingin sekali memiliki alat pencacah pakan sendiri. Berhubung belum memiliki biaya untuk membelinya, sementara masih menggunakan cara manual yakni dengan sabit dalam mencacah rumput odot. (@kakdidik13)

Thursday, November 3, 2016

Inspiratif : Mujiono Pembuat Keranjang Bambu dari Sedahkidul

Dengan tergesa, Mujiono memarkir sepeda motor berdebunya di beranda rumahnya. Setelah bersalaman, dia mempersilakan masuk ke ruang tamu. Selain menyuguhi kami makanan dan minuman seadanya, pria 54 tahun itu  juga bercerita tentang banyaknya keranjang bambu di dalam rumahnya. Rumah yang berada di Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro itu tampak teduh. Sebab, selain di sekitaran rumah dipenuhi pohon bambu, sawah yang tampak menguning juga terlihat membentang sepanjang penglihatan. Saat ditemui kemarin (26/10/2016), Mujiono baru pulang dari pasar.

Mujiono Pembuat Keranjang Bambu dari Sedahkidul, Purwosari - Bojonegoro
Setiap pasaran wage, Mujiono menjual keranjang di pasar wage (pasar sapi) yang terletak di Desa Banjarjo Kecamatan Padangan. Karena keranjang yang dia bikin khusus untuk para peternak. Digunakan sebagai wadah rumput. Sehingga, dirinya berjualan saat pasaran sapi saja. Meski begitu, dia juga sering mendapat pesanan dikerjakan di rumah.

Mujiono membuat keranjang dari bambu tersebut sudah berjalan selama 20 tahun. Keranjang yang dia buat bervariasi. Mulai keranjang untuk mencari rumput, wadah pakan lembu (baca : sapi), keranjang angkut untuk berjualan hingga tomblok (keranjang kecil) untuk membawa rabuk tanaman.

Meski dibuat secara manual, keranjang bambu buatan Mujiono tampak berbeda danrapi. Itu yang membuat dirinya hingga kini tidak ditinggal pelanggan. Padahal, di waktu yang sama, gempuran keranjang plastik buatan pabrik juga mulai menyasar pasar.

“Sehari saya bisa buat dua keranjang, itu sudah ngoyo,” ungkapnya sambil menahan batuk. Memang Mujiono hanya bisa membuat dua keranjang dalam sehari. Itu karena  dia sudah sepuh (baca : tua). 

Selain itu, dia mengaku sering sakit-sakitan. Namun, saat ini dia sudah mulai sehat kembali. Selain itu, tiap kali membuat keranjang, dia kerjakan sendiri. Sebab, istrinya juga sibuk bertani sekaligus membuat ledre untuk dijual.

Meski hanya mengerjakan dalam jumlah sedikit, dia tetap mempertahankan kekhasan keranjang buatannya. Keunikan keranjang yang dia buat, diantara keranjang bambu lainnya, ada pada tingkat presisi pemasangan anyaman yang tergolong njlimet. Selain itu juga pada kerapihannya.

Bahan dasar keranjang Mujiono bukan bambu sembarangan. Melainkan bambu apus. Alasannya, bambu jenis itu lebih kuat kulitnya. Maklum, keranjang yang dibuat Mujiono tidak menggunakan daging bambu. Melainkan hanya kulitnya saja.

Bahan bakunya dia beli seharga Rp. 100.000,- dapat sebanyak 40 batang bambu. Dia beli dari Desa tetangga tepatnya di Desa Ngrejeng Kecamatan Purwosari. Jarak dari rumahnya sekitar 4 kilometer. Itu dia angkut menggunakan dorongan geledek. Sendirian.

Dia menerangkan, cara pembuatan sangat sederhana. Yakni, bambu dipotong dan dibelah sesuai ukuran. Tidak usah menunggu kering, belahan bambu tersebut diambil dagingnya, disisik halus lalu dianyam. Nah, proses nyisiki (membersihkan) ini paling sulit. Sebab, jika tidak terbiasa akan terluka seperti kena silet. 

Sebab, selain memiliki kekuatan yang tidak mudah lapuk, bambu apus juga  terkenal akan ketajamannya. Selain itu, proses penganyaman juga butuh waktu lama. Sebab, dia terbiasa mengerjakan tanpa memola. Apapun polanya, dia hanya menggunakan perasaan. Namun, semua ukuran dan polanya benar-benar presisi.

Selain dijual di pasar sekitar, banyak pembeli yang datang ke rumahnya. Tidak jarang pembeli dari Cepu mendatanginya untuk memesan wadah buah. Keranjang buatannya dihargai sebesar Rp. 20.000,- hingga Rp. 60.000,- tergantung ukuran. Semakin besar semakin mahal.

Selain mengeluh sulitnya modal, bapak dua anak ini juga mulai khawatir tak ada yang meneruskan keahliannya. Sebab, anaknya bekerja di luar kota. Hal itu tentu membuatnya khawatir jika suatu saat tidak ada yang bisa membuat keranjang dari anyaman bambu. Sebab, saat ini tinggal dirinya seorang yang berprofesi sebagai penganyam keranjang dari bambu.

Thursday, December 24, 2015

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kang Iwan Siswoyo

Iwan Siswoyo, begitulah nama akrab pria kelahiran Bojonegoro 18 November 1981, asal dari Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Pria yang aktif di Komunitas Blogger Bojonegoro ini berhasil memperoleh prestasi sebagai Juara Harapan Lomba NgeBlog Hari Jadi Bojonegoro Ke-338 Experience Bojonegoro The Origin of Java, The Real Indonesia. Adapaun tulisan yang diangkat olehnya berjudul "Masihkah Dunia Pertanian Menarik?"

Sebagai seorang blogger dan petani yang sukses mengembangkan dunia pertanian dengan konsep modern ini, Kang Iwan memasarkan hasil panen-nya melalui sosial media (blogger banget dech pokokman). Selain sebagai petani dan blogger, Kang Iwan Siswoyo juga aktif sebagai penyiar radio swasta di Bojonegoro yaitu radio SBI FM serta pernah menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi bulanan yang digelar oleh Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro.

Bagi Anda yang ingin mengenal lebih dekat sosok kang Iwan Siswoyo bisa membaca-nya di Koran Jawa Pos Radar Bojonegoro Edisi 24 Desember 2015 seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :

Mengenal Lebih Dekat Sosok Kang Iwan Siswoyo (1)
Mengenal Lebih Dekat Sosok Kang Iwan Siswoyo (2)
Semoga memberikan inspirasi bagi generasi muda dan petani di Bojonegoro untuk mengembangkan dunia pertanian. Janganlah malu menjadi petani !!! (@kakdidik13)

Saturday, December 19, 2015

Pratikno, Cah Bojonegoro yang Jadi Menteri Sekretaris Negara

Bojonegoro turut bangga dengan ditunjuknya Bapak Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc.,  sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dalam Kabinet Kerja 2014 - 2019 oleh Presiden Ir. Joko Widodo. Mengapa? Karena dengan ditunjuknya Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc. sebagai Mensesneg, berarti telah muncul seorang figur orang hebat yang berasal dari kelahiran Bojonegoro. Oleh karena itu sebagai generasi muda di Bojonegoro kita harus bangga telah menjadi bagian dari Bojonegoro. Ingin rasanya aku berteriak "Dari Bojonegoro Untuk Indonesia" tagline dari Komunitas Blogger Bojonegoro untuk mengenalkan Bojonegoro kepada Indonesia dan Dunia.

Pratikno, Cah Bojonegoro yang Jadi Menteri Sekretaris Negara
Pratikno, dengan nama lengkap Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc., lahir di sebuah desa yang jauh sekitar 40 km dari kota Bojonegoro yaitu di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tepatnya pada tanggal 13 Februari 1962. Aku pertama kali mengetahui nama Pratikno pada saat beliau muncul di televisi pada saat menjadi moderator debat Pilpres 2009. Dalam hatiku berbicara wah, hebat ada orang Bojonegoro masuk televisi, terlebih dalam acara yang tidak main - main yakni Debat Pilpres 2009 yang secara otomatis ditonton oleh seluruh rakyat Indonesia. Pada saat itu, sekilas aku merasa bangga dan tidak peduli Bojonegoro mana, yang penting ada orang Bojonegoro di Debat Pilpres 2009. Dan ternyata, beliau berasal dari Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo tak jauh dari tempat tinggalku yakni Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari.

Menurut sebuah tulisan yang ku baca di Majalah Inovasi Edisi Oktober 2013, diterbitkan oleh Bagian Humas dan Protokol Setdakab Bojonegoro menyebutkan bahwa Bapak Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc., bercita - cita untuk menjadi Sekretaris Daerah (Sekda). Untuk mewujudkan cita - citanya tersebut, selepas lulus dari SMA ia melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjahmada (UGM) Yogyakarta. Dengan kegigihan yang dimiliki, akhirnya beliau lulus kuliah Jurusan Ilmu Pemerintahan pada tahun 1985. Namun, setelah lulus kuliah cita - cita beliau pun justru urung tercapai karena beliau ditawari menjadi dosen di almamaternya Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Untuk mengobati kerinduan Pratikno kepada kampung halaman dan tanah kelahirannya Bojonegoro, beliau mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diberi nama ADEMOS (Asosiasi untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial) yang berkantor di Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Terlepas dari cerita di atas, Aku berharap suatu saat nanti bisa bertemu dengan beliau. Harapan itu pun terwujud, Aku melihat beliau secara langsung pertama kali (belum foto bersama) ketika aku menjadi peserta sarasehan yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Bojonegoro - Yogyakarta (IMAGO) pada minggu, 18 Agustus 2013. Beliau menjadi narasumber dalam kegiatan Sarasehan Kagem Bojonegoro yang dipusatkan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro bersama Bupati Bojonegoro, Suyoto. Pada saat itu beliau telah menjabat sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dengan terpilihnya Pratikno sebagai Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) beberapa pun ditempatkan di desa - desa yang berada di Kecamatan Purwosari, Ngambon, Tambakrejo, Dander, dan Temayang tepatnya bulan Juni - Juli 2014 lalu. Ini pertama kalinya Bojonegoro ditempati untuk KKN Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta lho.

Tak pernah ku duga sebelumnya, Aku pun bisa berfoto bersama dan berjabat tangan  dengan Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc., pada saat acara Halal Bi Halal & Sinau Bareng yang diselenggarakan oleh Ademos dengan diprakarsai oleh Moh. Kundori dkk. Halal Bi Halal & Sinau Bareng diselenggarakan di Gedung Olahraga (GOR) Grade Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo pada tanggal 30 Juli 2014.

Terima Ademos Award dari Dewan Pengarah Ademos Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc.
Di akhir acara, Ademos memberikan penghargaan kepada pemuda - pemuda yang aktif memberikan perubahan. Ada dua pemuda yang berhak menerima Ademos Award 2014 dari Dewan Pengarah Ademos Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc. Pertama, Muhammad Ali Ketua Karang Taruna Desa Dolokgede sebagai kader sinau bareng kategori social entrepreneur. Kedua, Didik Jatmiko Ketua Blogger Bojonegoro sebagai kader sinau bareng kategori active learner. Nggak nyangka, namaku disebut oleh pembawa acara. Kami berdua pun disuruh maju ke depan untuk menerima piagam yang langsung diberikan oleh Dewan Pengarah Ademos Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc.

Cah Sedahkidul foto bareng Dewan Pengarah Ademos Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc.
Selamat & Sukses buat Prof. Dr. Pratikno, M.Soc, Sc. yang telah mendapat amanat untuk membantu kinerja Kabinet Kerja Tahun 2014 - 2019 Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Berawal dari cita - cita ingin menjadi Sekretaris daerah sekarang terwujud menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Barokallah.... Amiin #CahBojonegoro jadi #MensesnegRI (@kakdidik13)

Friday, December 4, 2015

Tujuh Orang Difabel Penginspirasi Generasi Muda

Tanggal 03 Desember diperingati sebagai hari disabilitas atau penyandang cacat Internasional setiap tahunnya. Salah satu sumber yakni wikipedia menyebutkan bahwa Hari Penyandang Cacat Internasional adalah peringatan internasional yang disponsori oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat.

Logo International Day of People with Disability - Sumber Foto : http://www.idpwd.com.au/
Pada kesempatan ini, Saya akan menghadirkan tujuh orang difabel penginspirasi versi Kompas TV yang disampaikan lewak akun twitternya. Siapa saja ketujuh sosok difabel penginspirasi tersebut? Bagaimana dengan kita yang diberikan kelebihan oleh Allah SWT ? Masih kah kita selalu mengeluh dan belum mensyukuri hidup?

Tujuh Orang Difabel Penginspirasi Generasi Muda versi Kompas TV

Tujuh Orang Difabel Penginspirasi versi Kompas TV lewat akun twitternya 03 Desember 2015 :

1. Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur. Beliau lahir dengan keterbatasan penglihatan. Dengan keterbatasannya tersebut, Gus Dur berhasil membuktikan bahwa Ia mampu menjadi orang nomor satu atau Presiden yang membawa perubahan di negeri ini.

2. Angkie Yudistia. Seorang tunarungu yang pernah bekerja sebagai staf humas di berbagai perusahaan. Namun dia lebih memilih terjun ke dunia sosial dengan mendirikan perusahaan yang membantu para difabel.  Dia merupakan salah satu wanita menginspirasi yang berani melangkah dalam 'ketidakmampuannya' untuk meraih mimpi serta harapannya. Wanita yang kerap disapa Angkie itu bermimpi bisa terus berkarya dan menjadi orang sukses walau memiliki keterbatasan.

3. Stephanie Handojo. Terlahir sebagai penyandang tunagrahita karena mengidap down syndrome membuat masa kecil Stephanie Handojo berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Kendati demikian, Stephanie mampu membuktikan diri menjadi anak berkebutuhan khusus yang sarat prestasi. Dia mampu menyabet Juara 1 dalam renang 50 meter bahkan pernah menjadi salah satu pembawa obor Olimpiade London 2012 dan meraih rekor MURI bermaain 22 lagu dengan piano selama 2 jam.

4. Sabar Gorky. Pria tuna daksa kelahiran Solo ini mampu menaklukkan gunung di Afrika dan Eropa. Dia berhasil menaklukkan puncak Gunung Elbrus di Rusia setinggi 5.642 meter dari permukaan laut dan Gunung Kilimanjaro setinggi 5.895 meter dari permukaan laut di Tanzania pada 2011 hanya dalam waktu empat bulan. Tidak hanya itu, dia asTV 1 jam1 jam yang lalu juga meraih medali emas dalam Kejuaraan Panjat Dinding Asia di Korea Selatan (Korsel), serta memanjat Monas dalam 20 menit.

5. Arya Yoga Rudhita. Akrab dipanggil Yoga, terus berjuang menggapai impiannya. Kemauan dan mimpi-mimpinya yang tinggi tak menyurutkan langkahnya untuk terjun berbisnis, meski kecelakaan telah merenggut sebagian daya kakinya untuk bergerak. Dua kakinya saat ini memang lumpuh sehingga harus selalu ditopang dengan sebuah kursi roda. Semangatnya yang luar biasa untuk menggapai asa, mengalahkan semua keterbatasan fisik yang menderanya. Dia layak menjadi contoh pembelajaran entrepreneurship bagi generasi muda yang ingin terus berkarya.

6. Sri Lestasi. Pemilik akun twitter @Sriklaten ini meskipun lumpuh, tetapi telah berhasil melakukan perjalanan kota ke kota dengan motor modifikasinya. Setiap kota yang didatanginya, dia selalu memotivasi para difabel untuk melakukan banyak hal. Sri Lestari bekerja di United Cerebral Palsy Roda untuk kemanusiaan yang mengoptimalkan kursi roda dan motor modifikasi.

7. Habibie Afsyah. Dia merupakan penderita penyakit muscular dystrophy yang membuat tubuhnya kian mengecil dan nyaris lumpuh. Meskipun demikian, dia berhasil meraih kesuksesan dalam bidang internet marketing. Pemilik akun twitter @habibie ini tak berhenti berkarya, dia menuangkan kisah hidupnya dalam bentuk buku, “Kekuranganku adalah Kekuatanku.” Dalam buku ini, kita pun dapat melihat sosoknya sebagai orang yang luar biasa, sekaligus insan biasa. Sebelum bisa menerima kondisinya dan bersyukur seperti sekarang, dia pernah marah, kecewa, menangis, dan frustasi. Dia juga mendirikan Indonesia Disable Care Community untuk menggandeng para kaum difabel agar punya kepercayaan diri.

Itulah sosok ketujuh orang difabel penginspirasi generasi muda versi Kompas TV. Masih banyak di luar sana para penyandang difabel yang membutuhkan perhatian (bukan penghinaan). Lantas sebagai orang normal, apa yang sudah kita perbuat? Apakah kita sudah mensyukuri hidup? Apakah kita sudah memberikan karya yang terbaik untuk bangsa ini? Tetap semangat menjadi diri sendiri dan bermanfaat untuk orang lain !. Selamat Hari Disabilitas Internasional 2015. (@kakdidik13).

Tuesday, May 3, 2011

Siapa itu Didik Jatmiko ?

Namaku “Didik Jatmiko” biasa dipanggil @KakDidik13. Aku dibesarkan di sebuah desa yang sangat jauh dari Kota Bojonegoro tepatnya di Desa Sedahkidul RT.004/RW.001 Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro. Walaupun jauh dari Kota Bojonegoro aku tetap semangat dalam berkarya untuk menjadi Generasi Muda Bojonegoro yang dapat dibanggakan oleh orang tua, saudara, sahabat dan pemerintah.
Foto Bersama Mas Karel Anderson BLOGDetik
Selain sebagai blogger, Aku menjadi Duta Pemuda Bojonegoro & Jawa Timur dalam kegiatan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) di Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala tahun 2014.

Bagi sahabat yang ingin lebih kenal dengan aku bisa menghubungi aku via sms/telf di 085733336921 / 085230874229 , via Fb di : Didik Jatmiko, via Twitter di : @kakdidik13 dan via email ke : kakakdidik@gmail.com


Berikut ini beberapa hal yang berkaitan dengan diriku, dibaca ya !

RIWAYAT PENDIDIKAN :
  1. SD N Sedahkidul
  2. SMP N 1 Purwosari
  3. MA Nurul Ulum Purwosari
  4. S1 (Target)

KURSUS YANG PERNAH DIIKUTI :
  1. Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) Tahun 2011 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kerja sama dengan BPPNFI Reg. IV Surabaya.
  2. Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML) Tahun 2012 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kerja sama dengan BP-Paudni II Surabaya Golongan : Penegak.
SERTIFIKAT :
  1. Sertifikat Diklat Motivasional Keorganisasian OSIS MA Nurul Ulum Purwosari & OSIS MTs Al-Huda Ngrejeng, Purwosari Tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Society Education Centre  (SEC) Bojonegoro sebagai Panitia.
  2. Sertifikat ECT "English Community Trainning" Tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Society Education Centre  (SEC) Bojonegoro sebagai Peserta.
  3. Sertifikat Seminar IT Training Quantum Learning - Quantum Teaching Tahun 2009
  4. Sertifikat Kegiatan Bedah Buku dan Workshop Pendidikan "Pemimpin Transformasional di Lembaga Pendidikan Islam" Tahun 2011 yang diselenggarakan oleh TBM Pandu Mukim Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro sebagai Peserta.
  5. Sertifikat Workshop Manfaat Socmed dan Bloging untuk Perubahan Tahun 2013.
  6. Sertifikat Workshop Pengenalan ID - Indonesia Tahun 2013.
  7. Sertifikat Workshop Pemahaman Nawala Tahun 2013.
  8. Sertifikat Workshop Manfaat WEB untuk Personal Branding Tahun 2013.
  9. Sertifikat Workshop Cloud Computing and Hosting Panel Tahun 2013.
  10. Sertifikat Workshop HTML 5 Tahun 2013.
  11. Sertifikat Workshop Mitigasi Bencana Tahun 2013.
  12. Sertifikat Workshop Mendesain Web-site Tahun 2013.
  13. Sertifikat Workshop Membuat Blog & Website Tahun 2013 Blogger Bojonegoro Sebagai Panitia
  14. Sertifikat Workshop Blogpreneur Tahun 2013 Blogger Bojonegoro Sebagai Panitia
  15. dsb
PIAGAM :
  1. Piagam Kemah Bhakti Pramuka Kwartir Cabang Bojonegoro Tahun 2007 Sebagai Peserta.
  2. Piagam Jambore Ranting Padangan Tahun 2008 Sebagai Pembina Pendamping.
  3. Piagam Seminar Sehari Sosialisasi Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Remaja Tahun 2008 yang diselenggarakan oleh PIK-KRR Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Sebagai Peserta.
  4. Piagam Latihan Gabungan Penggalang I Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Ngambon Tahun 2010 Sebagai Panitia.
  5. Piagam Perkemahan Wirakarya & Caracter Building Tahun 2010 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Sebagai Panitia.
  6. Piagam Longmarch Tahun 2011 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Sebagai Peserta.
  7. Piagam Kemah Bhakti Madrasah Aliyah Se Wilayah Bojonegoro & HAB Kementerian Agama Ke-66 Kab. Bojonegoro Tahun 2011 Sebagai Panitia SC.
  8. Piagam Kegiatan Gladian Pimpinan Regu & HUT MAN Ngraho Tahun 2012 Sebagai Pemateri.
  9. Piagam Kegiatan Lomba Tingkat I Penggalang SD/MI Tahun 2012 dalam rangka HUT Ke-33 SMP N 3 Cepu Kab. Blora - Jawa Tengah Sebagai Pembina Pendamping.
  10. Piagam Perkemahan Bhakti Saka Wirakartika Kodim 0813 Bojonegoro Tahun 2012.
  11. Piagam Pesta Siaga Tahun 2012 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Sebagai Panitia.
  12. Piagam Kegiatan Peduli HIV/AIDS Tahun 2012 dalam rangka memperingati hari AIDS Se-Dunia PIK-R Tunas Remaja Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur.
  13. Piagam Jambore PIK Remaja Tahun 2012 BKKBN Provinsi Jawa Timur kerja sama dengan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur Sebagai Peserta.
  14. Piagam Kegiatan Latihan Kepemimpinan (LPK) Tahun 2012 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro Sebagai Panitia.
  15. dsb
ORGANISASI YANG DIIKUTI :
  1. Sanggar Belajar Alternatif (SBA) Purwosari
  2. Karang Taruna Desa Sedahkidul
  3. Karang Taruna Kecamatan Purwosari
  4. Blogger Bojonegoro
  5. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) SINOM
  6. DKC Gerakan Pramuka Bojonegoro
  7. DPC PPMI Kabupaten Bojonegoro
  8. Komunitas Langit Tobo
  9. dsb

Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done