Tips NgeBlog Asyik Menurut @kakdidik13

Standard
NgeBlog itu bukan hanya sekedar menghabiskan waktu di depan layar laptop atau komputer, melainkan sudah menjadi teman dekat yang selalu menemaniku. NgeBlog sudah menyatu dalam jiwaku dan sulit untuk kulepaskan. Entah mengapa diriku semakin jatuh hati kepadanya. Pokoknya, ada kepuasan tersendiri dalam hati yang kurasakan hingga detik ini. 

Ini NgeBlog dimana ya ? Foto by : @SayaDito
Memang sih, terkadang rasa malas selalu menghantui pikiran dan ide untuk menuliskan sesuatu di blog sulit untuk dituangkan ke dalam postingan. Namun, berkat membaca buku dan rajin berkunjung ke blognya teman atau istilah kerennya blogwalking semua itu bisa kuatasi.

Lantas bagaimana sih tips NgeBlog Asyik menurutku ?

Seperti yang kusampaikan di awal bahwa NgeBlog sudah menjadi teman dekat yang selalu menemaniku. Layaknya seorang teman dekat, blog yang kukelola pun kuperlakukan dengan sebaik mungkin seperti perlakuanku terhadap teman - temanku. Agar blog kita lebih bersinar dan semakin berwarna, banyak hal yang harus dilakukan.

Berikut ini Tips NgeBlog Asyik yang selama ini kulakukan :

1. Posting Artikel

Berbicara tentang posting, sebagai blogger tentu nggak kehabisan akal. Banyak hal bisa dibahas di dalam blog kita, baik itu pesan berupa teks, gambar/foto, video atau gabungan ketiga hal tersebut. Anda masih bingung apa yang akan diposting di blog? Nggak usah bingung, kamu tinggal posting apa yang kamu lihat, dengar dan rasakan. Tapi ingat semua harus yang be original bukan copy paste. Jika memang copy paste atau mengambil dari blog orang lain jangan lupa disertai dengan sumber link referensinya.

2. Perbanyak Membaca Buku

Untuk mendapatkan ide yang bervariasi, berwarna dan beraneka ragam bisa dilakukan dengan cara membaca buku. Dengan buku yang kita baca, maka kosa kata yang ada di dalam otak pun semakin bertambah. Tidak semua orang atau blogger suka membaca buku oleh karena itu 'Perbanyak Membaca Buku' haruslah dibiasakan.

3. Blogwalking dan Ikut Lomba NgeBlog

Blogwalking bagiku sangat penting dilakukan, ya selain untuk menjalin silaturrahim dengan sesama blogger juga menambah wawasan bagi kita untuk memunculkan ide - ide yang briliant. Lebih dari itu, blogwalking justru akan membuat kita semakin akrab dengan pemilik blog yang kita kunjungi.

Terkait lomba NgeBlog, bagiku hal tersebut bisa digunakan sebagai pendorong dan motivasi agar kita lebih bersemangat lagi dalam mengupadate blog dan manyajikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca blog kita.

Itulah beberapa tips NgeBlog Asyik yang selama ini kulakukan. Semoga bermanfaat ya dan salam Blogger Indonesia (@kakdidik13)


Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 18 Juli 2016

Pentingnya Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah

Standard
Hari pertama masuk sekolah merupakan momentum yang sangat ditunggu oleh orang tua dan anak untuk menjalani masa awal mereka dalam menempuh pendidikan formal. Segala keperluan pun harus dipersiapkan baik itu mental maupun kebutuhan anak lainnya agar mereka nyaman ketika berada di lingkungan sekolah yang baru dalam kehidupan mereka.
Kepala Desa Sedahkidul menjadi Pembina Upacara Hari Pertama Masuk Sekolah 2015
Seiring berjalannya jarum jam, tak terasa waktu liburan akhir tahun pelajaran 2015/2016 sudah berakhir. Mulai besok, tepatnya hari senin tanggal 18 Juli 2016, tahun pelajaran 2016/2017 pun dimulai. Terobosan baru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang sudah dimulai sejak tahun 2015 pun akan diberlakukan lagi pada tahun 2016 yakni Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah.

Bagi orang tua, mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertama masuk sekolah merupakan langkah postif yang harus dilakukan agar keterlibatan orang tua tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi anaknya dan membangun karakter anak yang positif. Sesibuk apapun, jangan sampai terlewatkan untuk mengantarkan anak Anda ke sekolah di hari pertama masuk ke sekolahnya. 

Apa yang dapat dilakukan oleh orang tua di Hari Pertama Masuk Sekolah anaknya?

Seperti yang dikampanyekan oleh Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ada 8 hal yang bisa dilakukan oleh orang tua dalam mendukung Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah yaitu : 1. Mengantar anak ke sekolah. 2. Berkenalan dengan wali kelas, guru serta kepala sekolah. 3. Bertukar nomor telepon dengan wali kelas, guru dan kepala sekolah. 4. Mengapresiasi guru yang mendidik anak kita. 5. Menceritakan kondisi dan karakter anak saat di rumah. 6. Bertanya dan memberi masukkan mengenai pembelajaran satu tahun ke depan. 7. Menawarkan bantuan untuk terlibat dalam kegiatan - kegiatan penunjang pembelajaran. 8. Berkenalan dengan orang tua lainnya dan sling bertukar nomor telepon.

Selain hal tersebut di atas, berikut ini ada 9 hal penting yang harus diketahui oleh orang tua terkait #HariPertamaSekolah

1. Kemkominfo dan ID COP adalah Forum Perlindungan Anak Online yang terdiri dari KPAI, ECPAT, ICT Watch, Relawan TIK, Nawala, Sejiwa dan Fatayat NU, yakni lembaga dan organisasi yang peduli dalam menjaga keamanan anak di dunia online.

2. Kemkominfo dan ID COP mengapresiasi himbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang tertuang dalam Surat Edaran No. 4 Tahun 2016 tentang #HariPertamaSekolah, yang bertujuan mendorong bertumbuhnya iklim pembelajaran yang positif dan menyenangkan bagi anak-anak yang akan bersekolah pertama kali, atau akan bersekolah kembali setelah berlibur panjang.

3. #HariPertamaSekolah diantar oleh orang tua selain akan menyenangkan bagi anak juga dapat menjadi pengalaman yang berkesan positif karena tentunya orang tua menjamin keamanan anak sejak berangkat dari rumah hingga tiba di sekolah.

4. #HariPertamaSekolah direspon oleh masyarakat dengan meriah, termasuk oleh berbagai elemen yang membuat perlombaan untuk mencari momen terbaik orang tua mengantar anak ke sekolah yang di upload di berbagai media sosial, baik berupa tulisan maupun foto.

5. Kemkominfo dan ID COP menghimbau para penyelenggara lomba #HariPertamaSekolah agar mempertimbangkan aspek keamanan anak dalam menentukan kriteria lomba secara online. Foto anak yang diunggah di internet baik melalui media sosial atau laman lain dapat memancing para predator anak untuk melakukan kegiatan profiling anak melalui data-data anak yang diumumkan secara online.

6. Kenangan tentang #HariPertamaSekolah memang layak diabadikan, namun memposting secara gamblang memasang profil anak (foto, alamat rumah/sekolah, nama anak, nama orang tua, nomor telepon) anak di media sosial akan membawa dampak negatif untuk keamanan anak kita sendiri.

7. Korban pedofilia sudah banyak. Kita tidak perlu tambahan korban lagi karena adanya kampanye yang melibatkan anak secara serampangan dgn mengubar data pribadi anak dan foto anak di mensos akan membuat predator anak mendapatkan kemudahan.

8. Jangan karena ingin eksis dan populer serta potensi keuntungan ekonomi, orang tua ikut kampanye #HariPertamaSekolah & justru mengorbankan keselamatan anak.

9. Hormati hak anak dengan menjaga privasi dan keamanan mereka diatas segalanya. Prioritaskan keselamatan dan keamanan anak di #HariPertamaSekolah.

Mengantar anak ke sekolah di Hari Pertama Masuk Sekolah sangat penting dilakukan. Mengapa? Pertama, mengantar anak ke sekolah adalah kesempatan membangun hubungan positif antara lingkungan pendidikan di rumah dan sekolah. Kedua, Mengantar bukan hanya sekedar sampai gerbang sekolah lantas pergi, mengantar berarti menemani dan membangun interaksi dengan guru dan orang tua murid lainnya. Ketiga, Hari Pertama Sekolah merupakan awal perjalanan panjang anak - anak kita di rumah keduanya.

Demikian informasi penting terkait Gerakan Mengantar Anak di Hari Pertama Masuk Sekolah yang harus diketahui dan dilakukan agar anak Anda terhindar dari ancaman dan bahaya di dunia maya. (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 17 Juli 2016


Sumber Informasi :

Doraemon dan Si Unyil : Dua Tokoh Fiksi yang Menginspirasiku

Standard
Berbicara tentang tokoh fiksi yang menginspirasi, banyak sekali tokoh fiksi yang terkenal melalui film yang kita tonton setiap hari seperti doraemon, batman, spiderman, dan sebagainya. Tak hanya tokoh dalam kisah nyata, beberapa tokoh fiksi pun mampu menjadi inspirasi bagi sebagian orang. Berawal dari tokoh fiksi yang disukai membuat orang mengalami perubahan dalam dunia nyata. Perubahan untuk menjadi seperti tokoh fiksi yang difavoritkan. 

Selain tokoh fiksi dari luar negeri yang hadir di dunia perfilman tanah air, tokoh fiksi yang populer dan terkenal serta mewarnai masa kecil kita hingga dewasa yang berasal dari Indonesia pun banyak lho seperti pendekar silat yang tidak bisa melihat yaitu si buta dari gua hantu, gundala, wiro sableng, si unyil, mak lampir dan sebagainya.

Lantas, siapa sih tokoh fiksi favoritmu?

Bagiku tokoh inspirasi yang kusukai dan menginspirasiku adalah Doraemon dan Si Unyil. Dua tokoh fiksi tersebut mampu menginspiraku untuk berbuat dan bergerak menjadi pribadi yang bermanfaat untuk orang lain. Kalau tokoh fiksi favoritmu siapa?

Doraemon merupakan sebuah film anime populer yang dikarang oleh Fujiko F. Fujiho. Doraemon sendiri merupakan sebuah robot kucing dari abad ke-22 yang sering dimintai tolong oleh Nobita. Dengan menggunakan peralatan canggih yang dikeluarkan dari kantong ajaibnya seperti baling - baling bambu dan pintu kemana saja, Doraemon membantu Nobita agar terhindar dari gangguan Gian dan Suneo. 

Meskipun gagal dalam proses uji coba, Doraemon tetap menjadi sebuah robot canggih yang memiliki alat-alat ajaib yang mampu menyelesaikan semua masalah. Ia juga pengertian dan memiliki rasa kasih sayang apalagi di saat Nobita menangis dan merengek kepadanya, Doraemon dengan senang hati mendengarkan semua keluhan dan membantunya. Doraemon juga mampu memahami perasaan manusia, baik itu sedih, takut, marah, gembira, simpati, dan lainnya. Ia bertindak sesuai apa yang ia pelajari, ia dapat berteriak kegirangan, meloncat ketakutan, dan menangis. 

Selain itu, ia dapat bertindak sangat emosional dengan sifat tempramental yang cukup buruk ketika sedang bertengkar dengan Nobita. Ia juga memiliki "senjata rahasia" yang bisa digunakan dalam keadaan terdesak, yaitu kepalanya yang lebih keras daripada batu. Singkatnya, ia menjadi sebuah robot yang memiliki perasaan seperti manusia. (Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Doraemon)
Si Unyil ketika berkunjung desa Kusubibi, Pulau Bacan, Maluku Utara | Sumber Foto : Twitter @TRANS7
Tokoh fiksi selanjutnya yang kusukai dan menginspirasi yaitu Si Unyil. Si Unyil adalah tokoh fiksi Indonesia yang sangat terkenal dan memiliki popularitas yang sangat tinggi. Siapa sih yang nggak tahu Si Unyil? Hampir seluruh penduduk di negeri ini baik anak - anak hingga orang dewasa pasti mengetahui tokoh fiksi yang satu ini. Si Unyil sendiri merupakan sebuah tokoh yang diciptakan oleh Almarhum Drs. Suyadi atau lebih dikenal dengan sebutan Pak Raden untuk mengisi sebuah program anak - anak dan pertama kali disiarkan pada tahun 1981 di TVRI.

Berbeda dengan Doraemon, Si Unyil bukan lah tokoh fiksi Superhero dan tidak mempunyai kemampuan khusus. Tokoh Unyil tersebut digambarkan sebagai seorang anak desa dari kalangan biasa dengan menggunakan kopiah serta membawa sarung pada pakaian yang dikenakannya. Topik yang dibahas oleh Si Unyil berkaitan erat dengan kehidupan anak sehari - hari, sehingga Si Unyil sangat dekat di hati anak- anak dan terkenal hingga saat ini.

Itulah dua tokoh fiksi yang kusukai dan menginspirasiku. Doraemon dengan inspirasi sebagai sosok yang suka membantu dan menolong serta mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan apa yang dimilikinya. Si Unyil dengan gaya khasnya sebagai seorang anak desa yang menginspirasi anak - anak Indonesia dengan petualangannya bersama teman - temannya. (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 16 Juli 2016

Mengapa Melanjutkan ke Sekolah Kejuruan dan Madrasah Aliyah ?

Standard
Ketika kamu telah selesai menyelesaikan studi sekolah di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau pun Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan dinyatakan lulus, alangkah lebih baik kamu melanjutkan ke studi tingkat selanjutnya. Kamu bisa memilih sekolah yang kamu sukai baik itu Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah atau pun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jika kamu ingin mendapatkan lebih banyak keterampilan dan keahlian khusus, maka pilihlah dan lanjutkan sekolahmu di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).  Salah satu kelebihan yang didapat ketika bersekolah di SMK kamu bisa mengikuti program praktek kerja atau magang sesuai dengan jurusan yang kamu pilih. Setelah mengikuti proses magang atau praktek kerja, siswa/i yang bersangkutan akan memperoleh segudang pengalaman dan bekal yang kelak bisa dikembangkan setelah mereka lulus.
Yuk, Sukseskan Gerakan Ayo Sekolah di Bojonegoro !
Mengapa kamu memilih melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)? Simak beberapa alasan dari sahabatku yang memilih meneruskan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berikut ini :

1. Agung Firdausi Ahsan [Blogger Plat-M alumni Jurusan TKJ SMK N Sumenep, Madura - Jawa Timur]

Dia memilih melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Kejuruan karena ingin mengasah kemampuan atau hobi di bidang teknik yang dimilikinya. Alhamdulilah, setelah lulus dari SMK dia menjadi konsultan IT sambil kuliah. Agung (pangggilan akrabnya) selain aktif ngeBlog, dia pun pernah terpilih sebagai Regional Ambassador Lead di Mozilla Indonesia. Kini pria asli Sumenep tersebut juga aktif bergabung di East Java Netizen (Netizen Jawa Timur) bersamaku dan sahabat blogger Jawa Timur lainnya.

2. Suparno akrab dipanggil Masnonok [Desainer WPAP from Bojonegoro]

Seusai lulus dari SMP, dia memilih melanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan alasan ketika bersekolah di SMK dia tidak hanya menerima pendidikan akademik dan akhlak saja melainkan juga terlatih sebagai pelajar yang mandiri dan terampil sesuai jurusan yang dipilihnya. Alhamdulillah dengan bekal kemampuan yang dimiliki dan diperolehnya ketika mengeyam pendidikan di SMKN 2 Bojonegoro jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), kini dia mampu mengembangkan kemampuan desain grafis yang dimilikinya . Terlebih saat ini dia kebanjiran order desain WPAP baik dari lokal maupun luar negeri.

Demikian alasan mengapa kedua sahabatku tersebut memilih melanjutkan studi pendidikannya ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terkenal dengan jargonnya yaitu SMK Bisa ! Lain halnya dengan kedua sahabatku di atas yang memilih melanjutkan studinya ke SMK, berikut ini alasan sahabatku lainnya yang justru memilih melanjutkan studi pendidikannya ke Madrasah Aliyah (MA) di Bojonegoro.

1. Zakia Bidayatun Ni'mah [alumni Madrasah Aliyah Nurul Ulum Purwosari - Bojonegoro]

Menurutnya, di era globalisasi saat ini mengeyam pendidikan umum tidaklah cukup dan harus diimbangi dengan pemahaman mengenai ilmu rohani (keagamaan) yang bisa menuntun hidup kita agar lebih bermakna. Seringnya terjadi kasus - kasus pembunuhan, pemerkosaan, korupsi, kolusi, nepotisme dan sebagainya di Indonesia bukanlah karena kurangnya orang pintar di negeri ini melainkan kurangnya orang Indonesia yang berani jujur. Memang setiap orang itu mempunyai watak yang berbeda - beda, akan tetapi jika dibiasakan sejak dini mempelajari ilmu keagamaan melalui pendidikan madrasah maka niscaya akan menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Amiin

2. Utami [alumni MA Miftahul Huda Purworejo, Padangan - Bojonegoro]

Menurut paparan yang disampikan kepadaku, dia memilih melanjutkan studi pendidikan ke Madrasah Aliyah karena pelajaran atau ilmu yang diajarkan lebih lengkap baik itu ilmu duniawi maupun akhirat. Baginya, Madrasah Aliyah merupakan ladang bagi generasi muda untuk membangkitkan akhlak yang mulia agar tidak terjerumus dan terpengaruh dampak negatif di era globalisasi. Jangan menyesal menjadi bagian dari madrasah, karena di dalamnya terdapat ilmu yang menjadikan hidup kita bahagia dan sejahtera, agamis, humanis dan berkompeten.

INGAT, dimana pun kamu bersekolah baik itu di SMA, MA, SMK tetaplah menjadi pribadi yang mampu berdaya saing dan mengembangkan potensi diri agar menjadi insan yang cerdas, produktif, bermartabat dan berdikari serta bahagia. (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 15 Juli 2016

Tiga Alasan Mengapa Kamu Harus Berbagi Angpau Ketika Lebaran

Standard
Berbeda dengan lebaran sebelumnya, pada lebaran 1437 H ini saya cukup bahagia karena bisa berbagi angpau lebaran kepada anak - anak kecil di desaku dan keponakan yang main ke rumah. Jika pada tahun sebelumnya, saya berbagi uang sebesar Rp. 5.000,- per anak, pada lebaran kali ini naik menjadi Rp. 10.000,- per anak. Do'akan rejekinya bertambah agar lebaran tahun depan berbaginya bisa naik lagi ya, amiin. 
Usai tukar uang untuk angpau di Bank BNI Capem Kalitidu - Bojonegoro
Selain sebagai momen spesial untuk bersilahturahim dengan kerabat ataupun tetangga, idul fitri juga digunakan untuk momentum berbagi angpau. Momentum yang terjadi setahun sekali ini merupakan momentum bahagia bagi anak - anak karena pada saat lebaran mereka pasti akan menerima angpau dari tetangga ataupun kerabatnya.

Seperti halnya yang dialami oleh Sifa, anak tetanggaku yang saat ini duduk di bangku kelas I Sekolah Dasar (SD). Pada lebaran 1437 H ini, dia merasa bahagia karena memperoleh angpau ketika berkunjung ke rumah warga sekitar pada hari pertama lebaran. Tak segan - segan, uang angpau yang dia terima pun ditabung ke celengan berbentuk ayam. Celengan tersebut merupakan hadiah dari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakan (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada setahun silam (2015) di Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada saat memberikan pembelajaran menabung kepada anak - anak di SD N Sedahkidul.

Mengapa kita harus berbagi angpau ketika lebaran ?

Pertama, memberi motivasi anak - anak untuk bersilaturrahim. Tidak semua anak suka bersilaturrahmi, mereka terkadang merasa bosan berkunjung ke rumah kerabatnya. Apalagi yang mempunyai kerabat begitu banyak, pasti mereka merasa lelah dan jenuh. Akan tetapi, pada saat lebaran rasa bosan dan jenuh tersebut akan berubah. Mereka pun akan terlihat bersemangat ketika diajak bersilaturrahmi karena adanya bayang - bayang angpau yang akan diperoleh dari kerabatnya. Kamu pernah merasakan hal seperti itu kan, ayo ngaku hehehe.

Kedua, mengajarkan rasa berterima kasih dan bersyukur. Di samping memberi motivasi untuk bersilaturrahim, berbagi angpau juga mengajarkan anak - anak untuk berterima kasih dan bersyukur. Ketika kita mberikan angpau pada anak - anak, secara spontan orang tuanya akan mengucapkan terima kasih, atau bertanya pada si anak, “Ayo.... bilang apa sama om / tante?” Hal tersebut tentunya bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi mereka. Dengan mengucapkan terima kasih setiap menerima pemberian dari orang lain. Mereka kelak akan terbiasa menerapkan hal tersebut dalam kehidupannya sehari - hari.

Ketiga, berbagi kebahagiaan. Idul fitri merupakan momentum bagi umat muslim untuk merasa bahagia. Demikian pula bagi anak-anak. Memang, anak-anak belum paham apa makna dari idul fitri yang sesungguhnya. Akan tetapi, ketika kita berbagi angpau kepada anak - anak, mereka pasti akan  merasakan kebahagiaan dalam menyambut hari raya dan menjadikan lebaran sebagai hari terfavorit. Mereka pun akan selalu menunggu hari raya idul fitri datang lagi.

Demikianlah tiga alasan mengapa kamu harus berbagi angpau ketika lebaran. Kamu harus yakin bahwa niat baik yang kamu lakukan, pasti akan berbuah baik nantinya begitu pula sebaliknya. Berbagi angpau bukan berarti kamu menghambur-hamburkan uang. INGAT, ketika kita berbagi kebahagiaan pasti akan dilipat gandakan kebahagiaan dalam hidup kita. Amiin (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 14 Juli 2016