Menyongsong Komunitas ASEAN 2015 Berbasis Kerakyatan Blogger Indonesia - www.didikjatmiko.comDidik Jatmiko
Info Menarik
Loading...

Sunday, August 18, 2013

Menyongsong Komunitas ASEAN 2015 Berbasis Kerakyatan

Aku adalah seorang blogger yang berasal dari desa yang terletak di sebuah kabupaten di Propinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Bojonegoro. Pertama kali aku mempunyai akun email pada tahun 2008, yakni kakdidik_89@yahoo.com dan bergabung menjadi anggota blogger di Komunitas Blogger Bojonegoro sejak tahun 2011.

Banyak hal yang aku dapatkan setelah aku bergabung di komunitas ini. Salah satunya adalah bekal pengalaman mengenai pemahaman masalah internet dan teknologi. Sebelum bergabung di komunitas ini, aku sangat gaptek. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan diriku untuk tetap belajar.

Alhamdulillah, bulan mei 2013 yang lalu aku mendapatkan kesempatan yang luar biasa sekali untuk mengikuti event blogger tingkat internasional, yakni kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 yang diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain bangga menjadi peserta ABFI2013, aku juga bangga bisa menjadi duta  Blogger Bojonegoro untuk mengikuti event tersebut bersama tujuh sahabatku yang lain.

ASEAN, kata tersebut pertama kali aku mendengarnya ketika aku duduk di bangku sekolah dasar tepatnya pada saat aku kelas 6 (enam). ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations merupakan organisasi regional yang mewadahi kerjasama antar negara-negara di Asia Tenggara terutama di bidang ekonomi, sosial dan budaya.

ASEAN didirikan di Bangkok pada tanggal 08 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok dan diprakarsai oleh 5 Menteri Luar Negeri di wilayah Asia Tenggara, yaitu : Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura.

Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. ASEAN mendapat anggota baru pada tanggal 7 Januari 1984 yaitu Brunai Darussalam, disusul oleh Vietnam sebagai anggota baru ASEAN yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995 dan hingga sampai saat ini, anggota ASEAN adalah semua Negara di Asia Tenggara, kecuali Timor Leste dan Papua Nugini. Adapun semboyan dari ASEAN adalah “Satu Misi, Satu Identitas, Satu Komunitas (One Vision, One Identity, One Community)”. Itulah sedikit penjelasan mengenai sejarah berdirinya organisasi ASEAN.

Siapa sih yang nggak bangga, bisa mengikuti kegiatan di kancah Internasional seperti ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013. Selain mengharumkan nama Negara atau daerah juga menjadi kebanggan tersendiri bisa bertemu dan berkegiatan bersama blogger se-ASEAN atau lebih dikenal ASEAN Blogger Community. Pada kesempatan yang berbahagia tersebut juga dipaparkan mengenai Komunitas ASEAN 2015. Sebuah komunitas yang memegang peranan penting dalam mewujudkan 3 pilar utama dari komunitas ini, yakni :
  1. ASEAN Political-Security Community (Komunitas Politik–Keamanan ASEAN)
  2. ASEAN Economic Community (Komunitas Ekonomi ASEAN), dan
  3. ASEAN Socio-Culture Community (Komunitas Sosial-Budaya ASEAN)
baik dalam skala regional maupun global. Dari ketiga pilar tersebut, peranan ASEAN Economic Community (Komunitas Ekonomi ASEAN) sangatlah penting. Pasalnya, hal tersebut merupakan ujung tombak keberhasilan dalam upaya menuju Komunitas ASEAN 2015. Memang, tidak dipungkiri bahwa seluruh anggota ASEAN memiliki kemampuan, kapasitas dan kekuatan ekonomi yang berbeda terlebih Negara kita Indonesia. Sebagai Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dan potensi lainnya seharusnya Indonesia mampu menjawab tantangan ekonomi tersebut. Namun kendati di lapangan masih banyak hal yang masih harus diperbaiki baik dari segi ekonomi kesejahteraan masyarakat maupun bidang yang lain. Tentunya semua ini tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berbasis Sumber Daya Alam (SDA) dan  berbasis kerakyatan (people centered).

Adapun sektor-sektor ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA) meliputi, pertanian, peternakan, kehutanan, pertambangan dan perminyakan, perikanan dan kelautan serta pariwisata. Sektor-sektor ini harus diposisikan sebagai sektor yang terintegrasi dengan kegiatan industri dan tidak dipandang terpisah dari industri manufactur maupun jasanya. Integrasi ini membuat sektor SDA harus dipandang sebagai sistem mata rantai mulai dari produsen hingga konsumen akhir. Selain itu, pendekatan berbasis kerakyatan (people centered) dengan penguatan kelembagaan masyarakat serta tegaknya mekanisme pasar yang sehat juga dibutuhkan. Penguatan berbasis kerakyatan (people centered) ini dibutuhkan, karena secara langsung antara pasar dan sektor berbasis Sumber Daya Alam (SDA) ini cenderung distortif atau ketidaksempurnaan pasar.

Di Negara Indonesia, Negara yang kaya akan sumber daya alamnya ini penguatan berbasis kerakyatan (people centered) dapat ditempuh dengan meningkatkan penguatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi pendidikan, dan yang terpenting pandai membaca dan menangkap serta mengembangkan peluang yang ada, memperkuat jalur informasi dan komunikasi baik dalam meningkatkan produksi dan pengenalan teknologi, pengembangan lembaga ekonomi rakyat melalui wadah koperasi sehingga diharapkan dapat tercipta badan-badan usaha milik rakyat yang memiliki posisi penting baik di tingkat ekonomi dan desa serta ekonomi dan politik.

Sebagai generasi muda yang aktif dalam dunia blogging, kita harus mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh aspek masyarakat secara offline maupun online baik itu melalui media blog, jejaring sosial maupun media lainnya. Kita bisa berbagi informasi kepada orang disekitar kita terlebih dahulu hingga akhirnya kepada seluruh aspek masyarakat di seluruh pelosok negeri ini.  Nah, jika semua hal tersebut sudah dilakukan maka dalam rangka menyongsong Komunitas ASEAN 2015 ini, komunitas tersebut akan terwujud dan semakin dikenal oleh lapisan masyarakat. (@kakdidik13)



Share with your friends

2 comments

  1. Semangat kak Salam ..
    mari kita dongkrak konten lokal agar bisa dikenal di asia dan dunia

    ReplyDelete
  2. Adit Novit : Sama-sama kak, luar biasa !!!!! Go ASEAN Blogger Go Komunitas ASEAN 2015

    ReplyDelete

Didik Jatmiko merupakan Blogger dan YouTuber dari Bojonegoro yang mencoba berkreasi, silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA dan SPAM.

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai dari Bojonegoro.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done