Ads Top

Dampak Postif Lagu Anak-Anak Bagi Psikologi Anak

Psikologi anak bisa terbentuk melalui lagu lho dan yang pasti lagu anak-anak, kok bisa? Bisa dong, lewat lagu anak-anak tersebut, bisa membantu proses belajar anak dan memotivasinya untuk berlatih menjadi pribadi yang berani berbicara. Jumlah lagu anak-anak Indonesia yang diciptakan oleh tokoh-tokoh pencipta lagu anak seperti A.T Mahmud, Bu Soed, Pak Kasur, Bu Kasur jumlahnya sangat bervariasi dan beragam. Seperti pelangi-pelangi, di sini senang di sana senang, topi saya bundar, anak gembala, libur telah tiba, tik-tik bunyi hujan, naik-naik ke puncak gunung, naik delman, lihat kebunku, bintang kecil dan sebagainya. Lagu tersebut sangatlah familiar dan disukai oleh orang tua untuk diperdengarkan kepada anak - anak mereka. 
Trio Kwek Kwek - Artis Penyanyi Lagu Anak-Anak | Koleksi Foto milik : http://sampulkasetanak.blogspot.co.id/
Lagu anak, dan musik secara umum, sangat bermanfaat untuk perkembangan anak. Banyak manfaat positif dan nilai - nilai edukatif yang didapat dari musik terhadap perkembangan anak, mulai dari hal sosial, intelektual, emosional, dan kemampuan berbahasa. Anak-anak yang sudah diperkenalkan musik atau lagu anak - anak sejak usia dini dapat belajar untuk mengenal suara-suara, dan arti kata-kata dari lagu anak-anak yang mereka dengarkan. Dengan menari saat mendengarkan lagu-lagu anak favorit mereka, anak-anak dapat meningkatkan kemampuan motorik serta belajar untuk lebih mengekspresikan diri mereka. Selain itu, anak-anak yang mendengarkan musik sejak dini sangat membantu untuk memperkuat ingatan. Jadi, mari kita ajak anak-anak kita untuk mendengarkan lagu anak anak. Yuk #SaveLaguAnak dan tonton videonya di sini !
Akan tetapi, akhir-akhir ini lagu anak-anak jarang sekali disukai oleh anak kecil. Mereka lebih menyukai lagu-lagu orang dewasa bahkan mereka pun hafal lagu orang dewasa di luar kepala. Apalagi ditambah dengan kemajuan teknologi saat ini, pilihan lagu yang bervariasi bisa dimainkan sewaktu-waktu melalui youtube. So, mari kita jaga dan kenalkan generasi emas bangsa ini dengan lagu anak-anak yang di dalamnya terdapat energi positif bagi perkembangan mereka dan dunia anak-anak Indonesia semakin cerah dan berwarna. (@kakdidik13)

Challenge One Day One Post yang digelar oleh Fun Blogging Community 29 Agustus 2016

17 comments:

sie-thi Nurjanah said... Reply Comment

Setuju..lagu anak2 era terdahulu lebih mendidik dan sekarang seperti hilang rimbanya

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Sepertinya perlu di gairahkan kembali nih lagu anak-anak :D

#SaveLaguAnak

Hidayah Sulistyowati said... Reply Comment

Orang tua dan pengasuh mesti pintar nyari lagu anak jaman dulu untuk diputar di rumah. Apalagi sekarang gampang, tinggal googling aja ya :)

mmmbul said... Reply Comment

Miris sekali lihat anak sekarang. Lebih hafal lagu dewasa daripada lagu anak-anak.

Azzuralhi said... Reply Comment

Tantangan buat kita semua nih. Setidaknya menjaga orang-orang terdekat kita dari dampak negatif lagu-lagu orang dewasa.

Tira Soekardi said... Reply Comment

aku punya komunitas anak mencari lagu baru anak2 yg mendidik itu susah

Rahmah said... Reply Comment

Saya sepakat soal satu ini. Soalnya Salfa saya jadikan bukti bahwa apa yang dipelajarinya membentuk karakternya. Termasuk lagu yang saya ajarkan. Semoga lagu anak-anak bisa bangkit lagi.

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Betul banget mbak, harus pintar memilih lagu yang pas buat anak. Semoga dengan kemudahan melalui Googling dimanfaatkan sebaik mungkin ya :D oleh orang tua

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Kenyataan di lapangan seperti itu mbak, perlu ada perhatian khusus nih terhadap lagu anak-anak.

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Tantangan yang harus dihadapi dengan perhatian yang khusus agar dampak negatif dari lagu dewasa tidak menyerang anak-anak :D

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Sepertinya komunitas-nya asyik dan seru tuh mbak :D

Menurut ku, memang perlu ada komunitas yang serius mendampingi masalah lagu anak-anak ini mbak :) dan juga perhatian dari Pemerintah sangat dibutuhkan.

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Terima kasih mbak, semoga dik Salfa menjadi anak yang berbakti kepada kedua tua dan dik Salfa menjadi pribadi yang Sholehah, amiin

astin said... Reply Comment

Saya belum paham pak, kenapa anak-anak sekarang lebih menyukai lagu-lagu dewasa ya? apa karena lebih intens mereka dengar ya?

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Barangkali seperti itu mbak, anak-anak itu indera pendengaran sangat tajam, sekali di dengar mereka langsung hafal hehehe.

Tugas kita bagaimana agar lagu anak-anak juga disenangi oleh mereka hehehe

Marita Ningtyas said... Reply Comment

Meski tampaknya sederhana, tapi pengaruhnya ke psikologi anak sangat besar. That's why harus pilih lagu yang sesuai usia mereka :)

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Betul banget mbak biar nggak dewasa sebelum waktunya. Terlebih banyak sekali pesan positif yang ada dalam lirik lagu anak :)

Clodia Store said... Reply Comment

Iya, nih... emang fakta kalau lagu-lagu anak jaman dulu itu berkualitas, karena penuh dengan pendidikan dan pengajaran yang baik. Kalau lagu anak-anak jaman sekarang? Aduh... miris... :(

Didik Jatmiko merupakan Blogger dan YouTuber dari Bojonegoro yang mencoba berkreasi, silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA dan SPAM.

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai dari Bojonegoro.

Powered by Blogger.