Ads Top

Perkembangan Industri Kreatif di Bojonegoro

Menurut wikipedia, industri kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Kementerian Perdagangan Indonesia menyatakan bahwa industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu.

Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti ini tampaknya industri kreatif harus benar - benar mendapat perhatian khusus dari stokeholder terutama Pemerintah selaku pemangku kebijakan agar industri kreatif di tanah air mampu bersaing dan semakin berkembang. Berbicara tentang industri kreatif,  di Kota Ledre banyak sekali industri kreatif yang dikembangkan oleh warga Bojonegoro. (Baca juga : 5 Destinasi Wisata di Bojonegoro yang Wajib Dikunjungi)

Industri kreatif apa saja yang dikembangkan di Bojonegoro? Ini dia, perkembangan industri kreatif di Bojonegoro :

1. Kerajinan Akar Jati Margomulyo

Salah satu lokasi Kerajinan Akar Jati di Margomulyo, Bojonegoro - Foto by : +Winwin Faizah 
Sebagian besar kawasan Bojonegoro adalah hutan.  Hutan di Bojonegoro mampu menghasilkan produk kayu jati dengan kualitas bagus. Bahkan, kayu jati yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik di Asia. Dalam kenyataannya, hasil produksi kayu jati di kawasan hutan di Bojonegoro semakin menipis akibat penggundulan dan penebangan hutan (ilegal logging) secara liar yang terjadi pada tahun 1999 - 2003. Meskipun demikian, warga di Desa Geneng Kecamatan Margomulyo menyulap dan memanfaatkan limbah akar kayu jati menjadi kerajinan yang bernilai tinggi. Kerajinan Akar Jati Margomulyo tersebut tidak hanya dipasarkan di pasaran lokal melainkan sudah go Internasional. Selain kerajinan akar jati Margomulyo, industri kratif di Bojonegoro yang memanfaatkan media kayu jati yaitu handycraft di Kasiman dan ukir kayu jati, furniture di Desa Sukorejo Kecamatan Kota Bojonegoro. 

2. Ledre Bojonegoro

Salah satu pengrajin ledre Bojonegoro
Siapa sih yang nggak tahu Ledre? Ledre merupakan makanan ringan yang sangat spesial di Bojonegoro. Mengapa? Karena untuk membuat ledre tidak boleh menggunakan sembarang bahan. Selain menggunakan pisang sebagai bahan utamanya, untuk membuat ledre tidak boleh menggunakan pemanis melainkan harus memakai gula pasir. Demikian juga untuk bahan bakar yang digunakan tidak boleh menggunakan kompor, tetapi memakai arang. Wajannya pun harus menggunakan wajan baja, tidak boleh wajan sembarangan. 

Industri ledre di Bojonegoro berkembang sejak tahun 1943. Ledre bagi warga Bojonegoro bukan sekedar makanan ringan, namun ada filosofi luar biasa yang mengingatkan kita tentang sejarah panjang perjalanan bangsa yakni masalah kemiskinan yang dialami pada masa penjajahan. Industri Ledre Bojonegoro terpusat di Padangan. Akan tetapi, pembuat ledre ini tersebar di Kecamatan Purwosari, Malo, Kasiman dan sekitarnya. Tidak hanya itu, Ledre Bojonegoro sudah tersebar di beberapa toko oleh - oleh di Bojonegoro. Selain ledre, ada juga camilan yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke Bojonegoro yaitu keripik singkong "Matoh".

3. Batik Bojonegoro dan Kaos Bojonegoro

Aktifitas Pewarnaan Batik Bojonegoro 
Geliat industri tekstil yang satu ini pun semakin berkembang di Bojonegoro. Industri tersebut yaitu industri batik dan kaos. Berbicara tentang batik, hampir setiap daerah mempunyai batik yang khas seperti halnya Bojonegoro. Adapun orang menyebutnya "batik Jonegoroan". Batik Jonegoroan memiliki motif yang khas sesuai dengan kekayaan alam di Kota Ledre "Bojonegoro".  Banyak sekali motif khas Bojonegoro yang dibuat oleh pengrajin, seperti gastro rinonce (motif kilang minyak dan gas bumi), rancak tenghul (motif wayang tenghul khas Bojonegoro), sekar jati (motif daun jati) dan sebagainya. Bagi anda yang ingin menambah koleksi batik Bojonegoro bisa membeli online di tokobojonegoro.com atau langsung datang ke alamat Toko Bojonegoro di Jl. MT.Hariyono No. 5C Ruko Permata Jetak Bojonegoro.

Berbicara tentang kaos, industri yang satu ini pun sedang tumbuh berkembang di Bojonegoro. Jika Surabaya punya Cak Cuk, Jogjakarta punya Dagadu, Bandung punya Kaos Gurita, Bali punya Joger, lantas Bojonegoro punya apa? Banyak sekali produk kaos yang dihasilkan oleh tangan kreatif pengusaha - pengusaha muda Bojonegoro dengan omzet puluhan juta, seperti Genyo, Mukiyo Jonegoro, Lah Leh dsb. Nah, kalau kamu sedang berwisata ke Bojonegoro atau bahkan cuma lewat jangan lupa untuk menyempatkan untuk beli oleh - oleh batik dan kaos Bojonegoro ya, karena Bojonegoro itu ramah - ramah orangnya termasuk yang punya blog ini hehehehe.

4. Kuliner Bojonegoro

#pojokKuliner di Pawon Seafood & Resto Bojonegoro
Berbicara kuliner, hampir setiap daerah mempunyai kuliner yang khas, seperti halnya Bojonegoro. Berkunjung ke Bojonegoro, lidah anda akan diajak travelling mencicipi berbagai makanan khas Bojonegoro maupun masakan nusantara yang sudah melegenda di sini. Yogyakarta terkenal dengan gudegnya, Banjarmasin terkenal dengan soto banjarnya, lantas kuliner apa yang istimewa di Bojonegoro? Kuliner primadona di Bojonegoro yaitu Soto Santan Khas Bojonegoro yang bisa dijumpai di Soto Bu Mar Jl. Rajawali Bojonegoro, Soto Rajawali Jl. Mastrip Bojonegoro dan Soto Mbak Cicik Jl. Teuku Umar Bojonegoro selain itu anda juga bisa mencicipi Pasoto di Pawon Seafood & Resto Jl. Basuki Rahmat No. 57 Bojonegoro. Tidak hanya itu, bisnis kuliner di Bojonegoro nampaknya semakin bergeliat (tunggu postinganku berikutnya ya). Selain soto, kuliner yang bisa anda nikmati ketika berkunjung ke Bojonegoro yaitu gurami bakar, sate kambing ayu, pecel contong, olahan belut hingga walang goreng.

5. Desain

Desain WPAP karya @DjagadAlie
Industri kreatif yang satu ini juga mulai berkembang di Bojonegoro seperti jasa desain website, desain grafis, desain produk, dan sebagainya. Memanfaatkan website untuk memasarkan produk, sepertinya hampir menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan agar produk bisa bersaing di era teknologi dan MEA. Bahkan hanya dengan memanfaatkan toko online (bisa lewat website, blog, facebook, instagram, twitter dan sebagainya) omzet mulai berdatangan. Desain grafis di Bojonegoro saat ini pun mulai menampakkan hasilnya. Banyak karya - karya putra daerah Bojonegoro yang dilirik dan minati oleh orang lokal bahkan sampai ke luar negeri, seperti desain WPAP, karikatur dan sebagainya.

Itulah perkembangan industri kreatif di Bojonegoro yang kusajikan spesial bagi anda yang akan berkunjung ke Bojonegoro. Selain itu, masih banyak industri kreatif lainnya yang belum bisa ku ulas satu persatu diblogku ini. Anda mempunyai usaha dan bisnis yang ingin dipromosikan? Tertarik untuk bekerjasama, bisa menghubungiku via WhatsApp 085230874229 (@kakdidik13).

25 comments:

Kopiah Putih said... Reply Comment

Keren..
Banyak juga ternyata industrinya. Dan batik hampor disemua daerah juga ada.

Salam hangat dari Bondowoso..

Ledre Mania said... Reply Comment

Salam sukses kak Didik dari kami grup umkm www.umkmbojonegoro.com Luar biasa kiprah nya slama ini..

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Terima kasih mas... itu masih ada yang belum kumasukkan lagi hehehe :)

Salam hangat balik dari Bojonegoro untuk Indonesia hehehe :)

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Terima kasih, salam sukses kembali untuk UMKM Bojonegoro :) Tetap semangat untuk membangun Bojonegoro ya :D

Helena said... Reply Comment

Aku suka ledre. Enak buat cemilan. Btw yang soto santan itu seperti apa ya? Soto betawi juga ada santannya.

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Alhamdulillah kalau suka Ledre hehehe... Soto santan Bojonegoro hampir sama dengan soto-soto lainnya, selain bumbu-bumbu soto pada umumnya masih ditambah dengan kuah santan ke dalam masakan soto, kalau mau tahu rasanya main ke Bojonegoro ya :)

Lidya said... Reply Comment

ledre itu semacam kue semprong y akalau ditempatku

@zataligouw said... Reply Comment

industri kreatifnya bagus banget dan sangat perlu dikembangkan lagi ya mas, makasih artikelnya, jadi banyak tau nih..

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Bisa jadi, udah pernah makan Ledre ap belum mbak? :)

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Semoga bermanfaat ya dan menambah pengetahuan tentang industri kreatif di Kota Ledre :)

Awan said... Reply Comment

Keren bangat ini Bojonegoro, semoga suatu saat bisa kesana deh. Aamiin

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Amiin, ditunggu ya kedatangannya ke sini :)

HALOnetizen said... Reply Comment

Wah, mantapp. Bojonegoro mulai menggeliat, semoga tempat kelahiranku segera menggeliat juga kak Dik

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Ayo kita kawal perkembangan industri kreatif di daerah kita agar bisa bersaing di era MEA ini :) #bloggerkawalindustRI

evrinasp said... Reply Comment

Nyesel kenapa waktu di jatim gak dolan ke bojonegoro biar mengebal semua sisinya

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Kapan ke Jatim nya mbak? Lain kali mampir ya ke Bojonegoro :) hehehe

Anisa Ae said... Reply Comment

Banyak juga industri kreatif di sana :D

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Seperti itulah mbak :) makasih hehehe

Amethyst aiko said... Reply Comment

Yang paling aku kenal Ledre... Dulu waktu kuliah teman-teman Bjn kalau pulang sering dibawain..

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Nggak kenal sama Aku to mbak? Hehehehe :) Just Guyon :) Ledre Bojonegoro mendunia hehehe :)

Ida Tahmidah said... Reply Comment

Wah jadi pengen main ke sana jadinya :)

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Ayo mbak main ke Bojonegoro :) kabar-kabar ya :)

elfarqy said... Reply Comment

Wah belum pernah makan ledre dan matoh nya bjn nih..:)

Didik Jatmiko said... Reply Comment

Ayo diborong Ledrenya :) terima kasih ya, sukses selalu :)

Anonymous said... Reply Comment

kak ada cp nya yang kerajinan akar jati ?

Didik Jatmiko merupakan Blogger dan YouTuber dari Bojonegoro yang mencoba berkreasi, silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA dan SPAM.

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai dari Bojonegoro.

Powered by Blogger.