Ads Top

Kenalkan Jarvis Store di Temu Mitra Usaha Bojonegoro Tahun 2015

Mengawali bulan Juli 2015 Aku dalam keadaan kurang fit yakni tiba-tiba suaraku hilang entah kemana. Namun semua itu tidak membuatku lantas diam dan menyerah. Aku teringat salah satu lirik lagu Bojonegoro Matoh yang diciptakan oleh Bupati Bojonegoro Kang Yoto yakni "kekurangan keterbatasan cambuk untuk berkarya jaya". Dengan semangat itu, meskipun dalam kondisi kurang fit, Aku berangkat memenuhi undangan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Lingkup Sekretariat Daerah Bagian Perekonomian untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro yang dilaksanakan tanggal 01 Juli 2015 di Broadband Learning Center (BLC) Telkom Bojonegoro. Memenuhi undangan kan wajib ya, tetap semangat pokoknya.

Dengan menggunakan baju kebanggaan dan ditemani oleh Blue Revo Aku berangkat ke pusat Kota Bojonegoro. Membutuhkan kurang lebih satu jam lebih seperempat, Akhirnya Aku tiba di lokasi kegiatan yang terletak di Jl. Diponegoro No. 5 Bojonegoro. Setelah Revo Blue kuparkir, Aku menghadap ke securty yang bertugas dan Aku pun dipersilahkan menuju ruangan BLC yang berada di lantai dua. Setibanya di lantai dua, ku temui Mas Selamet yang sejak awal telah berada di ruangan. Mas Selamet adalah petugas BLC Telkom Bojonegoro yang juga pemerhati kemajuan TIK di Kota Ledre Bojonegoro.

Undangan dari Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro
Sambil menunggu peserta yang datang tak lupa ku nikmati akses wifi BLC yang bandwithnya istimewa banget. Kenapa istimewa, ya karena bandwith yang disediakan top banget dan nggak ada macetnya. Tak terasa, satu persatu peserta pun mulai berdatangan dan memenuhi kursi yang telah disediakan di aula. Saat Aku keluar dari ruangan BLC, ku lihat ada sahabatku yang mengikuti kegiatan ini. Dia bernama Abdul Ghofur dari Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Sambil menunggu acara dimulai, ku ajak ia mask ke ruang BLC dan kami pun ngobrol seputar dunia usaha yang dia geluti yakni usaha gerabah yang merupakan potensi yang dimiliki oleh Desa Rendeng yang berada di dekat bantaran Sungai Bengawan Solo.

Untuk diketahui, Desa Rendeng merupakan salah desa yang berada di Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Mayoritas warganya adalah pengrajin gerabah yang sudah turun temurun diwariskan oleh beberapa generasi. Adapun hasil gerabah yang dihasilkan adalah gerabah konvensional berupa peralatan masak seperti tembika, layah, nanangan dan cuo serta produk lain gerabah. Itulah sekilas tentang Desa Rendeng yang menghasilkan produk gerabah nomor satu di Bojonegoro. Mau tahu lihat saja videonya di sini.

Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro Helmy Elisabeth memberikan arahan kepada peserta

Setelah lama menunggu, acara pun dimulai dan dibuka oleh pembawa acara. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Selanjutnya dilanjutkan dengan sambutan - sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Ibu Helmy Elisabeth. Dalam sambutanya beliau mengatakan bahwasanya kegiatan temu mitra usaha ini dilaksanakan dalam rangka menambah wawasan bagi pengusaha UMKM di Kabupaten Bojonegoro yang dalam hal ini diikuti oleh Pengrajin Gerabah dari Kecamatan Malo. Selain itu, acara ini juga untuk meningkatkan promosi dan kerjasama investasi melalui pengembangan perekonomian ekonomi kreatif sehingga digelar kegiatan dengan tema "Tingkatkan Omzet Lewat Toko Online".

Kepala Kantor Daerah Telkom Bojonegoro Mulyawan memberikan sambutan

Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kepala Kantor Daerah Telkom Bojonegoro Bapak Maulyawan "Terimakasih telah memilih telkom untuk dijadikan mitra dalam kegiatan temu mitra seperti ini", ucapnya. Beliau juga menyampaikan bahwasanya Telkom Bojonegoro berusaha mengoptimalkan dan memberikan layanan terbaik untuk warga dalam mengakses wifi. Semoga dengan akses wifi yang telah dioptimalkan ini bisa mendorong warga untuk menggunakannya secara kreatif.

Sambutan Pengarahan dan Pembukaan dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro

Memasuki acara yang ditunggu - tunggu yakni sambutan serta pengarahan dari Bupati Bojonegoro dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bapak Setyo Yuliono. Sebelum memulai sambutannya beliau terlebih dahulu membuka secara resmi acara Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro Tahun 2015 "Tingkatkan Omzet Lewat Toko Online". Beliau pun melanjutkan sambutannya dan memberikan apresiasi kepada peserta temu mitra usaha yang notabene pemuda sudah memiliki semangat berwirausaha. Pemuda Bojonegoro harus mampu menangkap peluang usaha yang ada di Bojonegoro terutama dengan perkembangan kemajuan teknologi seperti saat ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Pemkab sendiri tak pernah berhenti dalam memberikan motivasi dan dukungan kepada UMKM yang berada di Kota Ledre. Dia juga berharap dengan memanfaatkan TIK, gerabah malo bisa dipasarluaskan dan dipromosikan besar - besaran melalui media online sehingga menambah pendapatan ekonomi warga yang berada di Kecamatan Malo.

Sharing tentang Pemanfaatan Sosial Media & Kenalkan Jarvis Store

Selanjutnya acara ditutup dengan do'a dan dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh dua narasumber. Narasumber pertama yakni Direktur PD. BPR Bank Daerah Bojonegoro Bapak Sujarwanto. Dalam materinya beliau menyampaikan tentang produk yang dikembangkan oleh PD BPR Bank Daerah Bojonegoro berupa simpanan dan kredit. Beliau juga menyampaikan bahwa untuh menambah modal usaha bisa mengajukan simpanan dan kredit di PD. BPR Bank Daerah Bojonegoro. Simpanan sendiri dibagi menjadi tiga yaitu deposito berjangka, TABEDA dan tamasya. Sedangkan kredit dibagi menjadi dua yaitu kredit multiguna dan kredit modal kerja. Untuk persyaratannya nanti bisa menghubungi kami setelah acara selesai atau menemui Mbak Risma Customer Service kami.

Foto bersama Kegiatan Temu Mitra Usaha Kabupaten Bojonegoro 2015
Memasuki materi kedua, kebetulan Aku sendiri yang menjadi narasumbernya. Pada kesempatan ini kusampaikan mengenai pemanfaatan sosial media untuk berjualan secara online. Banyak sekali sosial media yang bisa digunakan seperti facebook, twitter, instagram, BBM dan sebagainya. Misalkan yang digunakan adalah facebook. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan dalam berbisnis online yaitu perbanyak teman di facebook, tentukan niche yang terfokus, buat akun fan page, buat grup dan terpenting adalah update secara konsisten serta jangan sering kirim iklan karena akan dianggap spam oleh member. Selanjutnya peserta juga minta untuk dijari buat akun instagram. Setelah itu dilanjut ke materi inti yakni ku kenalkan platform yang menyediakan pembuatan toko online secara instan yaitu Jarvis Store | www.jarvis-store.com. Mau tahu informasi lengkap tentang Jarvis Store bisa dibaca di postinganku sebelumnya di : Jarvis Store Pilhan Cocok Menuju Blogpreneur. Di akhir acara ditutup dengan foto bersama. (@kakdidik13)

3 comments:

  1. Asyiknya punya pemerintah yang selalu bertukar pikiran dengan warganya, entah itu pengusaha kelas menengah, atau pun yang lainnya. Salut juga buat mas Jatmiko yang tetap semangat memenuhi undangan walaupun dalam keadaan kurang fit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mas. Kemarin itu pokoknya perjuangan banget. Tapi, alhamdulillah meskipun suara agak serak - serak gimana kegiatan berjalan dengan lancar jaya dan sukses.

      Delete
  2. Waaah dengan jarvis store. bikin toko online jadi mudah :D

    ReplyDelete

Powered by Blogger.