Pengalaman Pertama Donor Darah di HUT Kemerdekaan RI Ke-70 Blogger Indonesia - www.didikjatmiko.comDidik Jatmiko
Info Menarik
Loading...

Tuesday, August 18, 2015

Pengalaman Pertama Donor Darah di HUT Kemerdekaan RI Ke-70

Lihat video Pengalaman Donor Darah Pertama Kali di sini !


Seluruh Penjuru Tanah Air Indonesia dari Sabang sampai Merauke hari ini merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70. Seperti yang terlihat di Lapangan Bina Pemuda II Sambong Desa Purwosari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Senin 17 Agustus 2015. Tampak ratusan peserta upacara yang terdiri dari siswa SD/MI, SMP/MTs, SMK/MA, PNS, PKK, TNI, POLRI dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat JTM-03 memenuhi lapangan. Aku dengan menggunakan baju seragam Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) dan Ketua KIM Sendang Potro Desa Sedahkidul Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro juga ikut serta menjadi peserta upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-70. Terik matahari yang begitu menyengat membuat sebagian peserta upacara mengalami pingsan dan dibawa ke tenda kesehatan yang disediakan oleh Puskesmas Kecamatan Purwosari. Mereka yang pingsan rata - rata adalah pelajar SD & SMP.

Usai upacara, sebagian peserta pulang dan sebagian kumpul di Pendopo Kecamatan Purwosari untuk menikmati hidangan tumpeng yang disediakan oleh panitia HUT Kemerdekaan RI Ke-70 Kecamatan Purwosari. Sambil menunggu kedatangan petugas donor darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Aku ngobrol bareng Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta dan foto bersama. Tak lama kemudian, yang ditunggu akhirnya tiba dan menyiapkan perlengkapan donor darah di ruang rumah dinas Camat Purwosari.

Arief Arrazak - Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta dari Padang Sumatera Barat
Satu persatu, orang memasuki ruangan dan mendaftarkan diri ke petugas donor darah. Adapun yang pertama kali mendonorkan darah adalah Arief Arrazak Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Yogyakarta JTM-03 Sub Unit Desa Pojok dari Fakultas Teknik setelah itu disusul dengan peserta yang lainnya. Arief Arrazak merupakan Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang berasal dari Padang, Sumatera Barat. Program donor darah kemerdekaan ini merupakan salah satu program Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta JTM-03 klaster medika yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro.

Apa itu donor darah dan apa saja persyaratannya ?

Menurut Wikipedia, donor darah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian digunakan pada transfusi darah. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendonorkan darah adalah mengisi formulir pendaftaran dan memenuhi persyaratan yaitu berbadan sehat, berusia 17-56 tahun, berat badan lebih dari 45 kg, tidak sedang menderita penyakit, tekanan darah 100-160 (sistol) dan 70-100 (diastol), kadar  hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram, untuk wanita tidak sedang hamil dan menyusui, jarak waktu donor darah sekurang - kurangnya 2,5 bulan.

Momentum bersejarah dan pengalaman pertama bagiku

Sebagian orang beranggapan bahwa donor darah merupakan hal yang mulia dan bermanfaat untuk orang lain, yups betul banget bro. Sebagai makhluk sosial, manusia di dunia tidak bisa hidup sendiri dan senantiasa membutuhkan bantuan orang lain. Salah satu cara untuk mewujudkan bahwa manusia adalah sebagai makhluk sosial adalah dengan donor darah. Donor darah mengajarkan kita untuk senantiasa berbagi dengan sesama. Berbagi itu indah dan akan senantiasa memberikan kesan yang terdalam bagi kita bro, lakukanlah !

Pertama kali donor darah di momen yang bersejarah 17 Agustus 2015
Jika ditanya berapa kali ikut donor darah? Bagi yang belum pernah dan baru pertama kali, pasti membayangkan kalau donor darah itu serem, sakit & menakutkan. Jujur dari hatiku yang terdalam, Aku pengen banget donor darah sejak dulu. Namun, keinginan tersebut belum terlaksana. Keinginan tersebut, akhirnya terlaksana di hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia yakni Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-70 17 Agustus 2015. Dengan percaya diri, Aku mendaftar untuk ikut "Donor Darah Kemerdekaan" yang diadakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta JTM-03 bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bojonegoro. Ini adalah pengalaman pertama kali bagiku melakukan donor darah. Aku mau bilang bagi teman -teman yang belum pernah ikut donor darah bahwa jangan pernah membayangkan kalau donor darah itu serem, sakit & menakutkan melainkan donor darah itu istimewa. Kita bisa berbagi untuk sesama. Setetes darah yang kamu donorkan dapat menyelamatkan nyawa seseorang lho.

Ceritaku tentang donor darah

Bersama Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta JTM-03
Saat ini, Aku berusia 26 tahun (telat banget ya, umur 26 tahun baru donor darah hehehe tapi nggak masalah tak ada kata telat untuk donor darah, yang penting usia pendonor adalah 17-56 tahun). Aku bersyukur diberikan tubuh yang sehat oleh Allah SWT. Meskipun boleh dibilang badanku gemuk, tapi Aku tetap bersemangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan siap mengabdikan diri lewat karya untuk bangsa ini.

Isi formulir pendaftaran donor darah dulu ya
Pertama kali sebelum donor darah, Aku mengisi formulir pendaftaran di meja pendaftaran. Setelah itu, golongan darahku diperiksa oleh petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro dan hasilnya golongan darahku adalah O. Selanjutnya Aku berebahan di tempat tidur yang disediakan. Setelah itu petugas dari PMI Bojonegoro, sebut saja namanya Asri menyiapkan beberapa persiapan sebelum donor darah dilakukan. Mbak Asri pun bertanya? "Sebelumnya udah pernah donor darah Mas", ucapnya kepadaku. "Ini yang pertama kali mbak", ucapku. Dengan ramah, Mbak Asri memperlakukanku dengan hati - hati dan memulai memasang alat tensi di lengan kananku. Selanjutnya, Ia mengoleskan alkohol untuk mensterilkan kulitku sambil mencari pembuluh Vena. Setelah ditemukan, Mbak Asri pun menusukkan jarum ke pembuluh Vena (rasanya gimana githu, nggak sakit amat kok). Alhasil, darahku pun keluar dan mengalir ke kantong. Setelah kantong darah terpenuhi, Mbak Asri melepaskan jarum di lenganku dengan hati - hati. Aku pun disuruh istirahat sejenak oleh Mbak Asri. Tak lama kemudian, Aku pun berdiri dan menuju ke meja pendaftaran dan diberi bingkisan yang berisi air minum mineral AQUA, Indomilk, Wafer Tango dan Corofit Multi Vitamin & Mineral. So, Ayo donor darah ! Jangan takut, nggak sakit bro... !

Usai donor darah dikasih bingkisan, ini isinya
Setelah hampir dua jam donor darah dilakukan, sebanyak 15 kantong darah pun dihasilkan. Adapun lima belas orang yang mendonorkan darahnya yaitu Arief Arrazak, Kusuma Wardani L, Jundi Rabbani, Misbcahul Munir, Aprianto, M. Nur Kholis, M. Shofi'ul Anam, Sendy Alfiyan, Lukas Sutomo, Triyani, Yogore Surya Pradana, Amri Yogi Priambodo dari Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta, Novi Tustrikara (TKSK Purwosari), Herin Sugiarto (Staf Kecamatan Purwosari) dan Aku (Didik Jatmiko | Blogger Bojonegoro, Duta Provinsi Jawa Timur Tahun 2014). Dari 15 pendonor tersebut dikumpulkan golongan darah A : 5 orang, golongan darah B : 4 orang, golongan darah O : 6 orang & golongan darah AB : 0 orang. Salah satu sahabatku, Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Yogyakarta JTM-03 Sub Unit Sedahkidul lewat akun instagramnya @misbachcool mengatakan : Dengan wajah pasrah... untuk pertama kalinya donor darah. Awalnya takut sampai lemes, namun karena kegiatan ini dalam rangka HUT Kemerdekaan RI yang ke-70, maka memberanikan diri untuk donor darah. Merdeka..... !!!! (@kakdidik13)

Share with your friends

8 comments

  1. wah, aku sih pingin juga tapi gak memungkinkan karena hbku rendah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Moga hbnya naik dan bisa donor darah ya, salam kenal ya

      Delete
  2. Saya malah belum pernah donor darah sama sekali, beratnya ga memenuhi... kuyus...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah lho, ayo makan yang sehat agar bisa memenuhi syarat untuk donor darah !!!!

      Delete
  3. Inilah tantangan besar yang belum bisa saya lakasanakan sampai hari ini : donor darah.
    Saya punya pengalaman gak enak waktu mau donor dulu waktu kuliah, teman abis donor pingsan diepan mata saya. Abis itu saya jadi parno, hehe...

    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetap semangat ya menghadapi tantangan. Semoga suatu saat berani untuk donor darah, nggak sakit kok. Berbagi itu indah.... salam.

      Delete
  4. Sudah lama banget nih nggak bisa donor darah gara2 Hb sering rendah.

    Selamat Pak Didik atas donor darah pertamanya.. ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, donor darah pertama yang bersejarah pula tepatnya di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-70 hehehehe

      Delete

Didik Jatmiko merupakan Blogger dan YouTuber dari Bojonegoro yang mencoba berkreasi, silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA dan SPAM.

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai dari Bojonegoro.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done
2456
close
Banner iklan disini