Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu Blogger Indonesia - www.didikjatmiko.comDidik Jatmiko
Info Menarik
Loading...

Wednesday, March 4, 2020

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Siapakah di belakang google, facebook, twiter, hape, temuan baru, kebijakan baru, pola baru, dan lainnya? Dia adalah manusia memunyai hati nurani sehingga mampu menjaga kedamaian, keselamatan, dan keamanan antarmanusia di dunia. Dicocokkannya perangkat keras atau lunak untuk kepentingan kemudahan manusia dalam berhidup. Mereka bekerja secara kreatif dan inovatif untuk kepentingan manusia. Andai hati nurani mereka mati, kemungkinan manusia akan bergara-gara saling menghunjam sesamanya dan pada akhirnya terjelang kepunahan manusia. Tapi, mereka kuat di hati nurani (compassion) sehingga semua yang baru berterima bagi manusia. Oleh karena itu, kemajuan akan terus berdatangan dalam ukuran kecepatan tertingginya.

Pelatih Hidup Berani Menghadapi Waktu - Foto by : Kak Nandang Acs
Hasil temuan berdasarkan hati nurani itu kemudian diproses dengan kecerdasan buatan melalui computating skill atau keterampilan pembagian tugas secara kuantitatif produktif. Ke depan, hati nurani selalu bertahan dan diperlukan untuk disandingkan dengan mesin buatan.

Tak ayal, Mendikbud Kak Nadiem Makarim menambahi 2C untuk konsep K13 yang berbasis 4C untuk diterapkan di sekolah. Dengan begitu, basis bertindak menjadi 6C, yakni Comunication, Collaborative, Critical Thinking, Creative and Inovative, Compassion, dan Computating Skill. Semua itu untuk menuju generasi tangguh Indonesia.

Lalu, bagaimana dengan kepramukaan? Kepramukaan memberikan sokongan learning by doing agar lengkap diri anak yang berkarakter, berkebangsaan, dan berkecakapan hidup. Kepramukaan dilandasi kode kehormatan sebagai kode etik dan nilai dasarnya.

Program kemendikbud dan gerakan pramuka berarti sejalan. Asalkan keduanya mampu bersinergi secara kuat. Dari sisi kepramukaan, pembina pramuka harus hidup jiwa, raga, dan batinnya. Dia tidak mati karena menutup diri dengan yang kuno. Pun begitu, pelatih pembina pramuka harus hidup. Pelatih perlu terus menggesekkan diri dengan potensi dirinya, kawannya, dan masa depannya.

Pelatih hidup itu sebuah keharusan seperti perkembangan zaman yang mengharuskan manusia. Manusia diharuskan menggunakan hape, jika tidak dia mati sendiri. Manusia dipaksa berteknologi komputasi jika tidak dia terjatuh jauh di belakang.

Oleh karena itu, pelatih harus hidup secara paksa agar mampu ke depan bukan berhenti dan mati. Kesempatan untuk hidup harus ditempuh melalui meliterasi kemajuan, mendiskusikan perubahan, dan berani melakukan. Pelatih hidup berarti menjadi barang wajib.

Jika pelatih itu hidup, dia akan mampu menerapkan 6C dari kemendikbud sekaligus berdasa darma. Kunci pelatih hidup itu adalah bahagia, sehat, berkarya, bersaudara, dan bertindak among.

Hadapilah waktu dengan hidup. Waktu itu penyedia kesempatan kapan pun dan di mana pun. Bersahabatlah dengan waktu. Pelatih hidup tentu dapat menjadi komandan waktu.

Jika sudah mampu mengelola waktu, pelatih hidup dapat menjadi subjek pengendali kebaruan. Pelatih hidup bukan meninggalkan yang sudah ada. Dia selalu mengintegrasikan dengan cantik. Selamat melatih.

Penulis : Kak Prof Suyatno, Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka

Share with your friends

Give us your opinion

Didik Jatmiko merupakan Blogger dan YouTuber dari Bojonegoro yang mencoba berkreasi, silahkan berkomentar sesuai postingan dan dilarang berkomentar menyinggung SARA dan SPAM.

Terima kasih telah berkunjung dan salam damai dari Bojonegoro.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done