Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Peringati HUT RI Ke-80, Program Gerakan Donasi Kuota XLSMART bantu 5 Sekolah di 5 Kota

Dalam Peringatan Hari Ulangtahun Kemerdekaan RI ke-80, XLSMART  ikut dalam perayaannya melalui Program Gerakan Donasi Kuota (GDK)  bantu 5 Sekolah di 5 kota. Program ini bertujuan mendorong Literasi Digital bagi siswa siswi menggunakan internet secara gratis selama setahun. 


Program Gerakan Donasi Kuota melakukan rangkaian kegiatan selama bulan Agustus 2025 bertujuan agar nanti para siswa siswi dapat memanfaatkan akses internet untuk mendukung kegiatan belajar selama di sekolah yang dapat membuka peluang dan meningkatkan daya saing di era digital.

Pagi yang cerah nampak menyelimuti lingkungan SMK Negeri Kasiman Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025). Sebanyak 1.120 siswa nampak memenuhi Trust Sport Arena (TSA) SMK N Kasiman Bojonegoro guna memperingati HUT Ke-80 RI bersama Teman Pintar Indonesia & XLSMART.

"Anak-anak sekalian, kali ini kita kedatangan tamu yang luar biasa. Ini bukan pertama kalinya, tapi sudah berkali-kali kerja sama bareng sekolah kita. Mari kita sambut bersama, teman kita dari Smartfren Community & XLSMART", ucap Waka Kesiswaan SMKN Kasiman, Syaiful Ridlo.

Sementara itu, ASC smartfren Bojonegoro, Handoko menyampaikan paparan tentang produk smartfren. "Seperti yang diketahui bersama bahwa per 17 April 2025 XL & smartfren merger sehingga terbentuk yang namanya XLSMART. Dengan adanya merger ini, sekarang dimana ada tower XL atau signal XL, signal smartfren juga bisa diakses di sana. Begitu pula sebaliknya, dimana ada tower atau signal smartfren, disitu signal XL/AXIS bisa diakses pula. Tak lua disampaikan pula paparan mengenai produk yang dimiliki oleh smartfren yaitu smartfren unlimited", ucapnya saat mengawali sambutan.

Leader Nasional smartfren community, Didik Jatmiko saat memberi sambutan menyampaikan bahwa Gerakan DONASI Kuota (GDK) yang dilakukan di SMKN Kasiman Bojonegoro ini merupakan bentuk komitmen XLSMART sinergi dengan smartfren community dalam mewujudkan generasi cerdas digital di sekolah. 

"Menjelang akhir tahun 2024 kemarin, kita selenggarakan kegiatan Teman UMKM Naik Kelas yang diikuti oleh Pelaku UMKM & Kewirausahaan SMKN Kasiman. Ada yang istimewa di kegiatan kali ini yaitu dilanjutkan dengan penyerahan bantuan akses internet yang dikemas dalam Program GDK XLSMART dan diberikan untuk Perpustakaan Sekolah yang berada di SMKN Kasiman Bojonegoro", ucapnya.



Pria kelahiran asli Bojonegoro ini menambahkan, selain di SMKN Kasiman Bojonegoro, kegiatan serupa ini juga diselenggarakan di SMK TI Bali Global Badung, Bali yang diikuti oleh 600 peserta pada tanggal 16 Agustus 2025, SMKS PGRI 1 Balaraja Kabupaten Tangerang (Banten) diikuti oleh 1.200 peserta pada tanggal 19 Agustus 2025, MAS Nurul Hidayah Bojonegara, Kabupaten Serang (Banten) diikuti oleh 300 peserta pada tanggal 21 Agustus 2025 dan MAN Sumenep (Jawa Timur) diikuti oleh 350 peserta pada tanggal 22 Agustus 2025. Jadi, kalau dijumlahkan di 5 lokasi ini ada 3.570 peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Dani Akhyar, Head of CSR & Communication Channel XLSMART sebagai Pembina Smartfren Community mengatakan, “Kegiatan Teman Pintar berupa Gerakan Donasi Kuota & kelas literasi digital ini berjalan di 5 kota/kabupaten yang terdampak positif perluasan atau perbaikan jaringan XLSMART pasca merger. Harapan kami, masyarakat di daerah tersebut bisa menikmati akses internet lebih cepat sehingga mendorong aktivitas kreatif generasi muda  dan produktivitas masyarakat pada umumnya”.

Content Creator Academy: Menginspirasi Generasi Muda di Bandung Barat, Boyolali, hingga Blitar

Pada Sabtu, 31 Mei 2025, dua kota, yakni Boyolali dan Blitar menjadi saksi semangat generasi muda dalam mengeksplorasi dunia content creation. Bertajuk “Rahasia Sukses Jadi Content Creator Muda!”, kegiatan Content Creator Academy ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah menengah dan perguruan tinggi.

Di Boyolali Jateng, acara yang diadakan di Aula MTsN 1 Boyolali diikuti sekitar 50 peserta dari empat sekolah: MTsN 1 Boyolali, MTsN 9 Boyolali, SMPN 1 Andong, dan SMPN 2 Andong. Sementara di Blitar Jatim, kegiatan yang berlangsung di Taman Djajang Aliza, Sananwetan Blitar ini menyasar para pelajar SMP/SMA dan mahasiswa di lingkungan Universitas Islam Blitar (UNISBA).


Head of Corporate Communications & CSR XLSMART yang juga menjadi pembina program ini, Dani Miftahul Akhyar, menyatakan bahwa Teman Pintar Indonesia hadir sebagai solusi nyata bagi generasi muda untuk memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan produktif.

“Program ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan keterampilan dasar dalam membuat konten kreatif yang edukatif, positif, dan relevan. Ini adalah langkah penting untuk mendukung kreativitas digital yang menjadi pilar penting pembangunan bangsa di era teknologi informasi,” ungkap Dani.

Kegiatan di Boyolali dibuka secara resmi oleh Camat Andong, Bambang Suratno, dan dihadiri oleh Kepala Madrasah MTsN 1 Boyolali, Arif Hanafi, serta Leader XLSMART Community Boyolali, Ardhiana Iffa Farida. Sementara itu, di Blitar, pembukaan acara dilakukan oleh Ketua XLSMART Community Blitar, Minto Santoso.

Turut hadir, perwakilan Indonesia Content Academy di Boyolali, Aimar Milanesta, praktisi konten creator dari Komunitas TDA Blitar, Maftuch Yudistira serta Yufi Susanto yang berbagi pengalaman praktis seputar strategi membangun personal branding, mengenal platform digital, hingga teknik pembuatan konten yang menarik.

Perwakilan UNISBA Blitar, Hesti Puspitasari, menilai bahwa inisiatif ini menjadi wujud nyata kepedulian XLSMART terhadap generasi muda. Ia sangat mengapresiasi kegiatan ini. Literasi digital yang baik menjadi kunci agar generasi muda dapat memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif, ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, tiga peserta terbaik di Boyolali dan Blitar masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai Rp3.000.000. Hal ini diharapkan menjadi motivasi agar generasi muda semakin semangat berkarya secara positif di era digital.

Pada Senin, (2/6), kegiatan serupa juga digelar di Pendopo Kecamatan Cikalongwetan, Bandung Barat. Kegiatan ini sekaligus untuk memperingati hari jadi Kabupaten Bandung Barat ke-18. Dengan tema “Dari Ide ke Aksi Ngonten”, para peserta dibekali keterampilan membuat konten kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi daerah melalui media sosial.

Kegiatan di Bandung Barat juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat, Heri Partomo, serta Camat Cikalong Wetan, Dadang A. Sapardan. Selain pelatihan pembuatan konten oleh Candra Kirana (Cankir), peserta juga diperkenalkan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dari Smartfren, yang akan mendukung pengalaman pembuatan konten dengan kualitas internet yang lebih baik.

Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut pada 16 Juni 2025 dengan materi lanjutan tentang strategi distribusi konten dan personal branding di dunia digital.

XLSMART Dukung Pengembangan Kreativitas Generasi Muda dan Pengusaha UMKM

XLSMART Dukung Pengembangan Kreativitas Generasi Muda dan Pengusaha UMKM melalui Teman Pintar Indonesia Sinergi Kolaborasi untuk Tingkatkan Daya Saing di Era Digital. Jakarta, 4 Juni 2025 – Dalam semangat mendukung transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART), melalui program Teman Pintar Indonesia, kembali menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif di beberapa wilayah di Indonesia. Mengusung nilai kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini melibatkan pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM dengan beragam tema, mulai dari Content Creator Academy hingga pelatihan UMKM berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI).


Program ini merupakan inisiatif CSR unggulan dari XLSMART yang berfokus pada literasi digital, edukasi dan pendampingan komunitas, khususnya generasi muda dan pelaku usaha mikro. Dengan menggandeng pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas lokal, program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya generasi kreatif dan UMKM yang tangguh di era ekonomi digital. Rangkaian kegiatan Teman Pintar Indonesia telah berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Kabupaten Bandung Barat, dan Garut, Jawa Barat. Kemudian di Boyolali dan Sragen, Jawa Tengah, hingga di Blitar dan Batu, Jawa Timur.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, memberikan pandangan strategisnya terkait peran sinergi dalam mendukung ekosistem digital di Indonesia. “Pemberdayaan generasi muda dan UMKM melalui pelatihan seperti ini adalah langkah fundamental dalam mendukung ekosistem digital nasional. Kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, swasta, akademisi, dan komunitas menjadi pilar penting dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif”.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan. Keberhasilan ekonomi digital Indonesia bergantung pada kemampuan kita merangkul semua lapisan masyarakat. Inisiatif seperti Teman Pintar Indonesia menjadi teladan yang perlu diduplikasi di berbagai daerah,” tambah Merza Fachys lebih jauh.

Program Teman Pintar Indonesia dari XLSMART ini telah menyediakan rangkaian workshop yang akan berlangsung hingga Juni 2025. Untuk Content Creator Academy 2025, kegiatan digelar di 10 kota termasuk Blitar, Boyolali, Bandung Barat, Indramayu, Kabupaten Serang, Pringsewu, Kabupaten Malang, Kabupaten Gresik, Tegal, dan Banda Aceh. Sementara untuk UMKM Naik Kelas 2025, workshop menyambangi 10 kota meliputi Cilacap, Sragen, Kota Batu – Malang, Garut, Bandar Lampung, Majalengka, Yogyakarta, Tangerang Selatan, Pontianak, dan Makassar. Program ini juga menghadirkan kelas cerdas digital di Universitas Nasional Jakarta pada 13 Juni 2025 dan di SMA Insan Kamil Bogor pada 18 Juni 2025, guna memastikan semakin luasnya manfaat literasi digital yang dapat membuka peluang dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Proofreading vs. Editing: Apa Perbedaannya?

Proofreading vs. Editing: Apa Perbedaannya?

Dalam dunia penulisan, baik proofreading maupun editing adalah tahap penting untuk memastikan kualitas suatu teks. Namun, banyak orang yang masih bingung membedakan kedua istilah ini. Meskipun keduanya berkaitan dengan perbaikan teks, proofreading dan editing memiliki peran serta fokus yang berbeda.

Apa Itu Editing?


Editing adalah proses penyuntingan yang bertujuan untuk memperbaiki struktur, alur, dan kejelasan suatu tulisan. Seorang editor akan fokus pada aspek substansial dari teks, seperti tata bahasa, gaya penulisan, konsistensi, serta kesesuaian dengan audiens dan tujuan tulisan.

Aspek yang diperbaiki dalam editing:

  • Struktur dan Organisasi: Apakah paragraf tersusun dengan baik? Apakah ide utama tersampaikan dengan jelas?
  • Kejelasan dan Alur: Apakah tulisan mudah dipahami? Apakah ada bagian yang membingungkan?
  • Konsistensi: Apakah gaya penulisan, terminologi, dan format sudah seragam?
  • Pemilihan Kata dan Gaya Bahasa: Apakah bahasa yang digunakan sesuai dengan audiens?
Editing sering kali dilakukan dalam beberapa tahap revisi untuk memastikan bahwa tulisan
memiliki kualitas yang optimal sebelum diterbitkan.

Apa Itu Proofreading?

Proofreading adalah tahap akhir dalam proses penyuntingan yang berfokus pada kesalahan teknis dalam teks, seperti kesalahan ejaan, tanda baca, dan format. Tujuan utama proofreading adalah memastikan bahwa dokumen sudah bebas dari kesalahan sebelum dipublikasikan atau dikirimkan.

Aspek yang diperbaiki dalam proofreading:

  • Ejaan dan Typo: Apakah ada kesalahan ketik atau ejaan?
  • Tanda Baca: Apakah koma, titik, tanda tanya, dan tanda baca lainnya sudah digunakan dengan benar?
  • Konsistensi Format: Apakah huruf kapital, ukuran font, margin, dan spasi sudah seragam
  • Kesalahan Tata Bahasa Kecil: Apakah ada kesalahan kecil dalam penggunaan kata atau struktur kalimat?
Proofreading biasanya dilakukan setelah proses editing selesai dan bertujuan untukk memastikan teks siap dipublikasikan dalam kondisi terbaiknya.

Perbedaan Utama antara Editing dan Proofreading

Editing dan proofreading memiliki perbedaan utama dalam proses revisi teks. Editing berfokus pada perbaikan isi, struktur, dan alur tulisan, sering kali dilakukan pada tahap awal atau tengah revisi. Proses ini dapat mengubah sebagian besar teks untuk meningkatkan kualitasnya, termasuk penyusunan ulang paragraf atau kalimat.

Sementara itu, proofreading lebih berorientasi pada koreksi kesalahan teknis, seperti ejaan dan tanda baca, serta dilakukan setelah tahap editing, sebelum publikasi. Perubahannya bersifat minimal, hanya memperbaiki kesalahan kecil tanpa mengubah isi teks secara keseluruhan.

Kapan Harus Menggunakan Editing atau Proofreading?

Gunakan editing jika:
  • Teks masih dalam tahap penyusunan awal atau revisi.
  • Ingin meningkatkan kejelasan, struktur, dan alur tulisan.
  • Perlu menyesuaikan gaya bahasa dengan audiens tertentu.
Gunakan proofreading jika:
  • Naskah sudah selesai diedit dan hanya membutuhkan pengecekan akhir.
  • Ingin memastikan tidak ada kesalahan ejaan, tanda baca, atau format sebelum dipublikasikan.
  • Perlu memeriksa dokumen resmi atau akademik yang harus bebas dari kesalahan teknis.
Wordsmith Group hadir sebagai solusi profesional untuk kebutuhan penulisan berkualitas, mulai dari  artikel, copywriting, hingga konten bisnis yang menarik dan informatif. Dengan tim penulis berpengalaman menjamin setiap tulisan tidak hanya rapi dan sesuai dengan kebutuhan klien, tetapi juga efektif dalam menyampaikan pesan kepada audiens.

Inilah Manfaat Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional 2024

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia sudah beberapa kali mengubah kurikulum nasional. Perubahan kurikulum nasional dilakukan sebagai upaya menyediakan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Lantas kurikulum yang diterapkan di Indonesia apa saja?

Inilah Manfaat Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional 2024

Kurikulum yang pernah diterapkan secara nasional di Indonesia, yaitu Tahun 2004 menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Lanjut tahun 2006 diganti dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan Kurikulum 2013 (K-13) serta Kurikulum Merdeka. Lantas, kurikulum baru yang digunakan sebagai Kurikulum Nasional 2024 itu yang mana?

Apa itu Kurikulum Merdeka?

Seperti dilansir dari laman Kurikulum Merdeka dijelaskan bahwa kurikulum ini memuat pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Selain itu, guru juga memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Adapun karakteristik utama dari kurikulum ini antara lain: 

1. Pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila. 

2. Fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi.

3. Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal.

Lalu, Kurikulum Merdeka mencakup tiga tipe kegiatan pembelajaran sebagai berikut:

1. Pembelajaran intrakurikuler yang dilakukan secara terdiferensiasi sehingga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Hal ini juga memberikan keleluasaan bagi guru untuk memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didiknya.

2. Pembelajaran kokurikuler berupa projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, berprinsip pembelajaran interdisipliner yang berorientasi pada pengembangan karakter dan kompetensi umum.

3. Pembelajaran ekstrakurikuler dilaksanakan sesuai dengan minat murid dan sumber daya satuan pendidik.

Kurikulum Nasional 2024

Pembaca setia blog didikjatmiko.com perlu diketahui bahwa mulai 26 Maret 2024, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meresmikan Kurikulum Merdeka sebagai Kurikulum Nasional untuk semua jenjang satuan pendidikan. Peresmian tersebut ditandai dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Jenjang Pendidikan Menengah.

Sehingga sesuai penjelasan tersebut, jika ada yang bertanya: “Apa perbedaan Kurikulum Nasional dan Kurikulum Merdeka?”, jawabannya adalah TIDAK ADA, ya. Kurikulum Merdeka = Kurikulum Nasional 2024. Silakan cek di kurikulum.ac.id ya !

Manfaat dari Kurikulum Nasional 2024

Kurikulum Merdeka akan dikembangkan penerapannya menjadi Kurikulum Nasional. Untuk itu segala macam manfaat dan keunggulan yang sebelumnya sudah melekat pada Kurikulum Merdeka tentu saja tidak akan tertinggal. Sobat Pijar tahu tidak kalau ternyata Kurikulum Merdeka itu sudah berjalan sejak tahun 2020 dan terus mengalami perkembangan?

Dengan adanya pengembangan tersebut didapatkan manfaat dan juga keunggulan yang membuat Kurikulum Merdeka ini memang cocok sebagai standar kelanjutan Kurikulum Nasional. Dan inilah manfaatnya!

a. Lebih Interaktif dan Relevan

Kurikulum Merdeka banyak menggunakan pembelajaran berbasis proyek sehingga memberikan cakupan yang lebih luas pada siswa dalam mengeksplorasi isu-isu terbaru seperti lingkungan, aktual, kesehatan dan masih banyak lainnya. Dalam hal ini pembelajaran langsung dirancang untuk membentuk karakter dan mengembangkan kemampuan kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

Harapannya setelah siswa menyelesaikan kurikulum ini maka mereka bisa lebih mudah bekerja di dalam kelompok dan berkolaborasi untuk menghasilkan sebuah karya. Mereka akan dilatih untuk berpikir lebih kreatif dan mengembangkan karakter untuk lebih interaktif dengan teman satu kelompoknya.

b. Lebih Luas dan Leluasa

Kamu tahu nggak? Kalau siswa dalam tumbuh kembangnya memang mudah sekali bosan sehingga susah untuk konsentrasi dengan apa yang diajarkan gurunya. Terlebih kalau gaya penyampaian dan pembelajaran yang diberikan memang membosankan. Kurikulum Merdeka ini benar-benar memberikan ruang untuk semua pihak tidak hanya pada siswa namun juga gurunya.

Guru bisa langsung menerapkan pengajaran sesuai dengan perkembangan dan juga capaian siswa tidak hanya terpaku pada materi yang telah dibuat. Selain itu siswa juga mendapatkan kebebasan dalam memilih mata pelajaran sesuai minta, bakat dan juga aspirasinya. Dengan begitu mereka akan lebih mudah berkembang dan berprestasi tanpa halangan.

Awalnya kamu memang terlalu membatasi pemilihan antara IPA dan IPS dengan adanya Kurikulum Merdeka tentu saja siswa bisa mendapatkan kemudahan yang lebih merdeka karena cakupannya memang lebih luas dari itu. Sekolah juga punya wewenang sepenuhnya untuk memberikan pengelolaan dan pengembangan tentang operasional yang berkaitan dengan kurikulum tersebut.

c. Dibuat Lebih Sederhana Tapi Mendalam

Adapun kelebihan dan manfaat selanjutnya yang tidak kalah penting diperhatikan adalah mengenai bentuknya yang lebih sederhana tapi sangat mendalam untuk digunakan. Kurikulum Merdeka memang dibuat lebih fokus pada jenis materi esensial dan juga kebutuhan dalam pengembangan kompetensi yang dimilikinya siswa sesuai fasenya.

Hal ini tentu mendukung kemampuan para pelajar dalam mendapatkan proses dan pengalaman belajar yang lebih mendalam, tidak dikejar waktu dan juga tentunya mendapatkan makna yang lebih bagus. Satu hal yang tidak ketinggalan dari Kurikulum Merdeka ini adalah sensasi belajar yang diberikan menjadi menyenangkan dan waktu yang diberikan untuk guru juga lebih panjang. Kurikulum sebelumnya memaksa guru untuk lebih cepat dalam menyampaikan materi sehingga banyak hal yang tidak tersampaikan atau terlewat. Dengan adanya Kurikulum Merdeka ini guru bisa membuat konsep yang lebih mendalam dan tidak ada bagian manapun yang tertinggal.

Kriteria tersebut jelas sangat memenuhi apa yang dibutuhkan sebagai standar kurikulum untuk seluruh sekolah di Indonesia. Kurikulum Merdeka yang nantinya bertransformasi menjadi Kurikulum Nasional juga akan memberikan banyak perubahan pada sistem pendidikan di Indonesia serta mengurangi adanya kesenjangan yang mungkin terjadi.

Demikian sekilas tentang informasi Kurikulum Merdeka Berkembang Menjadi Kurikulum Nasional 2024. Semoga bermanfaat ya!

Meningkatkan Kemampuan Otak dengan ZenCore

Selama pandemi mewabah di bumi tercinta Indonesia, aktivitas pembelajaran di sekolah berubah drastis, dari yang semula offline berubah menjadi online atau daring. Namun hal tersebut tentunya tak menjadi penghalang bagi pendidik untuk mencerdaskan generasi emas bangsa ini, meskipun itu dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Fitur ZenCore di Zenius mampu meningkatkan kemampuan otak

Selama PPJ tersebut peran orangtua sangat penting dan berpengaruh karena keberadaannya sebagai partner guru untuk mengawasi anak belajar dari rumah. Tentunya hal tersebut tidak mudah, karena kesibukan yang dimiliki oleh orang tua murid pun bermacam-macam, ya nggak?

Nah, kali ini blog didikjatmiko.com menghadirkan sebuah solusi ampuh yang bisa dilakukan oleh orang tua siswa Se-Indonesia selama menemani belajar anaknya di rumah. Penasaran ?????

Belajar Menyenangkan bersama Zenius

Untuk menunjang prestasi anak di sekolah, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu memfasilitasi anak untuk mengikuti bimbingan belajar. Saat ini bimbingan belajar yang strategis dan cocok yaitu bimbingan online yang metode penyampaian materi lebih menarik dan mudah dimengerti anak zaman sekarang. Bagi yang bingung setelah lulus sekolah mau melanjutkan kemana bisa mampir ke Ayo Sekolah !

Referensi bimbingan belajar online yang tepat, lengkap, berkualitas, terpercaya dan irit di kantong serta bikin cerdas beneran pilih aja Zenius. Beberapa fitur yang ditawarkan di Zenius dinilai mampu membuat belajar siswa di rumah lebih menyenangkan. Bapak/Ibu orangtua atau wali murid bisa melakukan Download aplikasi Zenius ini melalui ponsel yang dimiliki, baik itu di iOS atau Android.

Adapun keunggulan yang dimiliki Zenius yaitu lengkap, praktis dan terjangkau. Materi pembelajaran yang lengkap tersedia di Zenius, baik itu dari kelas 1 Sekolah Dasar (SD) hingga 12 Sekolah Menengah Atas (SMA). Kurikulum yang tersedia juga beragam mulai dari KTSP, Kurikulum 2013 dan Kurikulum 2013 Revisi. Dengan Zenius, siswa akan semakin bahagia dan nyaman belajar #mulaidarimanaaja

Aplikasi Zenius ini didirikan pada tahun 2004 oleh PT Zona Edukasi Nusantara. Saat ini aplikasi Zenius telah dimanfaatkan oleh ratusan ribu alumni yang tersebar di berbagai perusahaan ternama dan perguruan tinggi terfavorit di Indonesia, mulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Mengawali bulan Juli 2021, Zenius berinovasi dengan mengeluarkan fitur baru di aplikasi Zenius. Fitur tersebut diberi nama ZenCore. Melalui fitur tersebut, selain membantu anak belajar, juga meningkatkan kemampuan otak anak.

Fitur ZenCore itu Apa Ya ?

ZenCore merupakan fitur baru di aplikasi Zenius yang memiliki Artificial Intelligence (AI) atau kecerdaan buatan sehingga memungkinkan penggunanya untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan dasarnya melalui ilmu matematika, bahasa inggris, verbal dan logika.

Bagi masyarakat Indonesia, masih banyak yang belum memperhatikan materi dasar tersebut secara serius dan benar. Padahal, jika ketiga materi dasar tersebut diasah dengan baik, maka kemampuan otak anak akan semakin meningkat. Di fitur ZenCore itu sendiri ada tingkatan lanjutan yakni pada CoreInsight. Wah semakin menarik untuk dikupas secara tuntas ya? Baiklah kalau begitu mari kita lanjut.

Tingkatan di Fitur ZenCore dari Zenius

Menurut Zenius, terlepas dari jenjang pendidikan, jurusan dan bidang kerja yang dimiliki oleh individu, skill dan knowledge mesti dikuasai. Di fitur ZenCore ini ada dua tingkatan dasar untuk menguasai skill dan knowledge, yakni :

1. Fundamental Skill

Agar anak berpikir cerdas, maka perlu dilatih cara berpikir otaknya. Adapun cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengakses fitur ZenCore pada bagian CorePratice. Melalui CorePratice ini anak akan berlatih meningkatkan kemampuan fundamental skillnya melalui 3 materi pelajaran yakni : Matematika, Bahasa Inggris, Verbal dan Logika.

2. Insightful Knowledge

Agar anak memiliki pandangan yang luas dan persepktif, maka harus memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas seperti ilmu sejarah, sains dan sebagaianya. Nah, pengguna Zenius dapat mengakses fitur ZenCore di bagian CoreInsight. Melalui fitur ini akan sangat berguna bagi pengguna untuk melihat dunia dari beberapa sudut pandang atau perspektif.

Alasan Mengapa Memilih Zenius

Setiap anak memiliki kemampuan dasar yang berbeda, begitu pula orangtuanya. Sehingga keputusan orang tua untuk memilih menggunakan aplikasi Zenius ini dirasa sudah tepat dan cermat. Kamu bisa #mulaidarimanaaja untuk melatih kemampuan fundamental mereka. Nah, bagi Kamu yang belum Download aplikasi Zenius yuk segera diunduh dan diinstall di ponselmu agar kemampuan otak anak semakin terasah.

Download aplikasi Zenius

Di aplikasi Zenius ini, tidak hanya soal yang bisa Kamu kerjakan, tetapi juga dilengkapi dengan pembahasan yang lengkap sehingga memudahkan siapa saja untuk belajar. Zenius juga menyediakan fitur Live Class yang bisa diikuti siapa saja, kepoin aja!

Pengembangan diri melalui platform ZenCore, Bisakah?

Pengembangan diri merupakan proses untuk membentuk bakat, potensi, perilaku, dan juga kepribadian seseorang dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri. Sementara menurut Wikipedia, pengembangan pribadi meliputi segala kegiatan yang meningkatkan kesadaran dan identitas diri, mengembangkan bakat dan potensi, membangun sumber daya manusia dan memfasilitasi kinerja, meningkatkan kualitas hidup dan memberikan kontribusi dalam mewujudkan impian dan cita-cita.

Sebelum pandemi terjadi, pengembangan diri di sekolah dapat dilatih dengan mengikuti ekstrakurikuler yang tersedia, misalnya : Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan sebagainya. Nah untuk saat ini, cara yang tepat agar pengembangan diri terwujud ya bisa kamu wujudkan melalui platform ZenCore dari Zenius yang sudah tidak diragukan lagi hasil dan keungggulannya. Jadi, kebutuhan akan platform ZenCore bagi pengembangan diri itu sangat diperlukan.

Hal yang bisa dikembangkan bersama ZenCore

Ada banyak hal yang bisa dikembangkan bersama ZenCore. Oleh karena itu mari Kita manfaatkan aplikasi Zenius dengan sebaik mungkin karena selain menyediakan cara pembelajaran yang mudah dimengerti, aplikasi Zenius juga menyediakan sebuah fitur yang dapat melatih kemampuan, pengetahuan dan cara berpikir penggunanya.

Cara Menggunakan Fitur ZenCore di aplikasi Zenius

Untuk mengakses berbagai fitur di aplikasi Zenius seperti ZenCore, dan fitur lainnya silakan lakukan beberapa hal penting di bawah ini :

a. Pastikan Kamu telah berhasil melakukan Download aplikasi Zenius di ponselmu, baik melalui PlayStore atau App Store.

b. Silakan lakukan registrasi terlebih dahulu, agar lebih mudah silakan gunakan akun Google agar cepat terintegrasi.

c. Pertama kali login, kamu akan ditanya jenjang pendidikan atau Gap Year. Fitur ZenCore berada dalam satu kesatuan pada aplikasi Zenius, jadi tinggal dicari menu atau fiturnya aja lalu jalankan.

d. Selanjutnya pilihlah CorePractice, kemudian pilihlah mana yang kamu sukai : Matematika, Verbal Logic, atau Bahasa Inggris.

e. Silakan jawab pertanyaan-pertanyaan yang disajikan di sana. Jika level sudah terselesaikan Kamu dapat berhenti kapan saja dan mau melanjutkan kapan saja juga bisa.

f. Nilai atau score tertera pada laman utama ZenCore, kemudian untuk pembahasan setelah kita menjawab juga diinformasikan di sana. Pembahasan akan muncul ketika jawaban kita ada yang salah.

ZenCore

Oh ya, materi pelajaran yang tersedia di Zenius ini berbentuk video yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja #mulaidarimanaaja. Selain materi pelajaran sekolah, di Zenius ini tersedia pula contoh - contoh soal ujian mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga tes untuk masuk SNMPTN sehingga bisa berkuliah di Universitas idaman.

Zenius juga menyediakan fitur Live Class yang bisa diikuti pengguna.

Kesimpulan

Berbagai kemudahan dan keunggulan yang tersedia di aplikasi Zenius, sehingga menjadikan aplikasi bimbel online ini diminati oleh pelajar, mahasiswa, dan stakeholder lainnya. Nah, buat pembaca setia blogku yang belum mendownload aplikasi Zenius, segera Download aplikasi Zenius di PlayStore & App Store ! Selamat mencoba fitur ZenCore dari Zenius.


Membudayakan Minat Baca dan Literasi di Indonesia bersama GPMB

Realisasi Komitmen 20 Tahun GPMB dalam Membudayakan Minat Baca dan Literasi di Indonesia - Gerakan membaca, masih pentingkah di Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan ini, sebelumnya perlu diketahui bahwa Bulan Mei 2021 merupakan momentum penting bagi kebangkitan gerakan minat baca dan literasi Indonesia. Pasalnya, di bulan ini, berturut-turut diselenggarakan berbagai agenda nasional penting oleh lembaga-lembaga yang bergerak dalam minat baca dan literasi. 

Membudayakan Minat Baca dan Literasi di Indonesia
Realisasi Komitmen 20 Tahun GPMB dalam Membudayakan Minat Baca dan Literasi di Indonesia

Salah satu lembaga yang paling konsisten dalam upaya tersebut adalah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB). Apa itu GPMB? Sejak didirikan pada tanggal 25 Oktober 2001 di Istana Bogor, selama 20 tahun GPMB terus konsisten mewarnai dan memfasilitasi gerakan pembudayaan minat baca masyarakat.

Konsistensi GPMB sebagai mitra strategis dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, tentu tidak dapat dipisahkan dari keberadaan dan kiprah perpustakaan dan pegiat literasi baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota hingga kecamatan, kelurahan dan desa. 

Bertepatan dengan  Hari Buku Nasional tanggal 17 Mei 2021, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah menorehkan banyak karya dan kontribusi selama 41 tahun melayani dan mengabdi dengan upaya penyediaan buku dan pelayanan kepustakaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tahun 2021 Perpusnas mengusung tema “Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural”.  

Informasi yang admin blog didikjatmiko.com terima dari Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya penguatan budaya baca dan literasi untuk membangun komunitas masyarakat yang berbudaya baca dan tinggi tingkat literasinya.

Selain itu, di Hari Buku Nasional 17 Mei 2021 ini juga telah dilaksanakan pencanangan kembali Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku Untuk Anak (Gernas Baku), yang juga didukung oleh GPMB. 

Meskipun kegiatan diselenggarakan berbeda tempat dengan parayaan Hari Buku Nasional dan HUT Perpusnas RI, namun ada sesuatu yang sangat menarik, bahwa aktivitas, aktor pelaksana, dan gagasan yang diusung saling berkaitan dan menguatkan. 

Gernas Baku semula adalah program dan kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (Ditbindikkel) di bawah Direktorat Jenderal PAUD Dikmas.

Dalam peluncuran Gernas Baku 2021, Ketua Umum PP Himpaudi, Netti Herawati, mengemukakan bahwa program ini pada awalnya dimotori pemerintah menjadi gerakan bersama yaitu gerakan masyarakat. 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat GPMB (Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca) Tjahjo Suprajogo, dalam sambutan dan paparannya di acara tersebut menyambut baik inisiatif kerjasama dari PP HIMPAUDI, karena seirama dengan gerakan GPMB. 

“Sesuai amanah Musyawarah Nasional (MUNAS) GPMB Ke VI tahun 2019 lalu, maka gerakan menumbuhkan minat, kegemaran, budaya baca dan literasi masyarakat adalah dimulai dari keluarga dan sejak usia dini, berlanjut pendidikan dasar dan menengah hingga perguruan tinggi dengan pelibatan satuan pendidikan, komunitas dan masyarakat” kata Tjahjo menambahkan.

Realisasi dari program tersebut telah nyata dijalankan dan dirasakan. Program yang sudah secara konsisten berjalan yaitu diskusi Seri Minat Baca dan Lemon (Literasi Mode On) Sore. Dua program ini masing-masing telah berjalan 16 kali sejak diluncurkan awal 2020. Perbedaan dua program itu, menurut Sekjen PP GPMB Robinson Rusdi, terletak pada segmen pesertanya. 

“Sasaran program Lemon Sore khusus untuk kalangan milenial dan genZ, sekaligus menjadi upaya regenerasi pegiat minat baca dan literasi. Sementara Seri Minat Baca ditujukan untuk masyarakat umum”, ujar Robinson. 

Di bulan Mei, Lemon Sore diadakan pada tanggal 21 Mei 2021 dengan tema “Milenial Berani Nulis Buku” dengan mengundang 2 narasumber penulis muda yaitu Yuni Lasari dan Rara Zarary. Sedangkan Seri Minat Baca diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2021 dengan tema “Mendongeng untuk Meningkatkan Minat dan Kegemaran Membaca” dengan pemateri Kak Awam Prakoso, pendongeng nasional. 

Di bulan ini pula, anggota Dewan Pembina GPMB, yaitu Gol A Gong, telah dikukuhkan oleh Perpusnas RI sebagai Duta Baca Indonesia menggantikan Najwa Shihab yang habis masa baktinya. Dalam sambutannya setelah dilantik, Gol A Gong mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit dan gemar tidak hanya membaca tapi juga menulis. 

“Mari kita makin Berdaya dengan Buku,” kata Gol A Gong.

Dua puluh tahun kiprah GPMB ini tentunya tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi dengan banyak pihak. Menurut Kepala Biro Humas dan Kerjasama PP GPMB Dani Akhyar, selain dengan Perpusnas RI dan Himpaudi, PP GPMB menjalin kerjasama dengan dinas-dinas perpustakaan propinsi dan kabupaten/kota, Kemendikbud, Reading Bug, Komunitas Bengkel Kreasi, Kampung Dongeng Indonesia, lalu di sektor swasta ada Bimba AIUEO dan PT Smartfren Telecom Tbk, dan berbagai perguruan tinggi antara lain Universitas Pembangunan Jaya, Universitas Multimedia Nusantara, dan Pascasarjana INAIS Bogor.

Kesimpulannya, membaca itu penting dilakukan sejak dini. Dengan membaca kita akan mendapatkan banyak informasi baru. Kita juga dapat mengekspos berbagai hal baru dalam diri kita sendiri. Bisa jadi hal ini belum kita sadari sebelumnya. (dik)

Setelah Lulus SMP / MTs Melanjutkan Sekolah Kemana?

Setelah Lulus SMP / MTs Melanjutkan Sekolah Kemana? - Apa kabar sobatku? Nah, aku mau berbagi pengalaman nih. Saat lulus SMP, dulu Saya libur setahun tidak sekolah. Sebagai anak desa, saat itu dilema banget mau ngelanjutin sekolah, apalagi kalau sekolah di situ-situ aja lokasinya hehehe.

Alhasil setahun saya cuma mengisi kegiatan dengan membantu orang tua di Sawah (maklum anak desa, jadi mainnya sering di sawah). Hingga anugerah itu datang, setelah menghadiri acara pengajian umum yang digelar oleh lembaga pendidikan di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro akhirnya pada tahun ajaran selanjutnya Saya mendaftarkan diri di lembaga luar negeri tersebut, sebut saja namanya "Madrasah Aliyah Nurul Ulum Purwosari".

Salah satu siswi SMAN Model Terpadu Bojonegoro, Egydia saat mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumahnya. IG : @Egydiaaa

Bagi kamu yang sebentar lagi berganti seragam dari putih biru ke putih abu-abu, dan bingung menentukan mau melanjutkan sekolah kemana. Saat ini, kebanyakan siswa SMP / MTs masih bingung dalam menentukan pilihan mau melanjutkan sekolah kemana. Apakah ke SMA, SMK atau MA. Belum lagi memilih melanjutkan sekolah karena  pilihan orang tua, ikut-ikutan teman, lantaran sekolahnya ngehits, dan sebagainya. Semoga sekolah pilihanmu adalah yang terbaik bagimu. Amiin

Berikut ini Madrasah Aliyah Negeri di Kabupaten Bojonegoro yang bisa kamu jadikan pilihan setelah lulus SMP / MTs :

a. MAN 1 Bojonegoro

Madrasah Aliyah Negeri 1 Bojonegoro, awal kelahirannya berdasarkan SK Menteri Agama No. 17/1968, pada saat itu bernama SP IAIN (Sekolah Persiapan Institut Agama Islam Negeri) yang berstatus swasta bertempat di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro. Lembaga tersebut didirikan bertujuan untuk menampung pemuda-pemuda dalam lembaga Islam, karena pada waktu itu dipandang perlu sekali, karena di daerah ini hanya terdapat sebuah lembaga pendidikan Islam tingkat atas yaitu PGAN.

MAN 1 Bojonegoro berada di Jl. Mongisidi no. 160 Bojonegoro - 62115 Telp : +62 353 881320 Email : man1bojonegoro@gmail.com

b. MAN 2 Bojonegoro 

MAN 2 Bojonegoro sebagai sekolah menengah umum yang bercirikan keagamaan dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat juga menawarkan pengembangan program keterampilan sejak tahun 1995. Beberapa program keterampilan yang dikembangan adalah Tata Busana, Elektro, dan Otomotif (Motor Cycle).

MAN 2 Bojonegoro berada di Jl. Mongisidi No 158, Sukorejo, Bojonegoro, Jawa Timur Telp (0353) 881511 Email : man2.bjn@gmail.com

Oh ya, ada informasi menarik nih. Seperti diketahui bersama, di tengah pandemi ini, Pemerintah menerapkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Smartfren sebagai salah satu operator telekomunikasi di Indonesia, ikut berkontribusi dalam program Kuota Belajar bagi siswa, guru dan dosen yang diselenggerakan oleh Pemerintah.

Bantuan kuota internet smartfren ini dibagi menjadi dua jenis yakni Kuota Internet All Access yang bisa digunakan mengakses semua aplikasi dan Kuota Belajar yang hanya bisa dipakai mengakses situs serta aplikasi pembelajaran yang ditetapkan pemerintah.  Adapun aplikasi yang bisa diakses menggunakan Kuota Belajar dapat dicek melalui website http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id 

Seperti yang disampaikan oleh Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren bahwa metodenya sederhana, cukup AKTIFKAN-DAFTARKAN-GUNAKAN, aktifkan nomernya, daftarkan nomernya melalui sekolah dan gunakan di jaringan Smartfren yang sudah 100% 4G.

Selain mendukung PJJ Program Kemdikbud RI, smartfren juga mendukung PJJ di Wilayah Kementerian Agama dengan membagikan bantuan berupa kartu perdana gratis untuk siswa dan guru seluruh Madrasah di Surabaya dan wilayah lain di Jawa Timur. Pembagian kartu perdana tersebut diselenggarakan secara simbolis bersama 10 perwakilan Madrasah, serta perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, pada Senin (19/10/2020) pagi.

c. MAN 3 Bojonegoro

MAN 3 Bojonegoro terletak di Kecamatan Ngraho. Berdasarkan SK  Menag No. 107 Tahun 1997,  tanggal 17 Maret 1997 Madrasah  Aliyah  Raden  fatah  Ngraho berubah  status menjadi MADRASAH  ALIYAH NEGERI NGRAHO yang beralamatkan di Jl. Raya Tinggang No. 157 A Ngraho. Pada tahun 2017 Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 673 Tahun 2016 Tentang Perubahan Nama Madrasah Aliyah  Negeri,  Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Propinsi Jawa Timur maka MAN Ngraho Berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Negri 3 Bojonegoro.

d. MAN 4 Bojonegoro

MA Madinatul Ulum Baureno Bojonegoro yang berdiri tahun 2001 merupakan cikal bakal MAN Baureno. Bangunan gedung megah yang terletak di Jalan Kanor No. 626 Km 01 Baureno. Berada di tempat yang sangat strategis dan juga lokasinya berdekatan dengan MTs Swasta serta MTs Negeri, gedung MAN Baureno berdiri di atas tanah seluas 5.800 m2.

Pada tahun 2017 Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 673 Tahun 2016 Tentang Perubahan Nama Madrasah  Aliyah  Negeri,  Madrasah  Tsanawiyah  Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Propinsi Jawa Timur maka MAN Baureno berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Negri 4 Bojonegoro. MAN 4 Bojonegoro beralamat di Jalan Kanor No. 626 km. 01 Pasinan Baureno Bojonegoro 62192.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SMAN Model Terpadu Bojonegoro

e. MAN 5 Bojonegoro

MAN 5 Bojonegoro beralamat di Jl. Dr. Soetomo No.50, Dusun Pengkok, Padangan, Kec. Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62162. Sebelumnya menjadi MAN 5 Bojonegoro, sekolah ini bernama MA Al Khoiriyah Padangan kemudian MAN Padangan dan   tahun 2017 Berdasarkan  Keputusan Menteri  Agama  RI  No. 673   Tahun   2016 Tentang Perubahan  Nama  Madrasah  Aliyah  Negeri,  Madrasah  Tsanawiyah  Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Propinsi Jawa Timur maka MAN Padangan berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Negri 5 Bojonegoro.

Itulah 5 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Bojonegoro. Selain Madrasah Aliyah Negeri, setelah kamu lulus SMP / MTs juga bisa melanjutkan sekolah ke Sekolah Menengah Atas Negeri Model Terpadu Bojonegoro (SMAN MT Bojonegoro) yang beralamat di Jl. Raya Sukowati No. 00 Kapas Bojonegoro 62181. (dik)

Aplikasi

[Teknologi][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done