Didik Jatmiko: Asean Blogger
Info Menarik
Loading...
Showing posts with label Asean Blogger. Show all posts
Showing posts with label Asean Blogger. Show all posts

Friday, March 8, 2019

Kopdar Dadakan Tanggal Merah di Alun-alun Bojonegoro

didikjatmiko.com - Pagi itu notifikasi grup whatsapp Blogger Bojonegoro.com berdering. Saya mengirimkan ucapan seperti ini ke grup : "07 Maret 2010 - 07 Maret 2019 Selamat Hari Blogger Bojonegoro (dot) com". Grup yang lama tak ada notifikasi itu langsung ramai bukan main. Ternyata mereka sangat merindukan sebuah pertemuan atau kami menyebutnya dengan istilah njungok.
Kopdar Dadakan Tanggal Merah di Alun-alun Bojonegoro
Menjawab ucapan yang kukirim ke grup WhatsApp, ada yang bilang seperti ini. "Selamat menempuh hidup baru" jawab Muchsin. Sementara itu Mbak Lelly menjawab "Ayo renuinan mumpung tanggal abang (baca : merah)". Setelah seluruh anggota grup menyatakan kesediaannya. Akhirnya diputuskan bahwa pukul 10:19 WIB berkumpul di Tribun Alun - alun Bojonegoro.

KUNCI PENYEMANGAT NGEBLOG : Tips Penyemangat Ngeblog dari 6 Blogger Indonesia

Usai nonton berita pagi di televisi, saya bergegas mandi. Setelah itu saya menuju ke lokasi bersama sahabatku @edysupraeko. Tak lupa saya mampir ke salah satu warung di Kecamatan Gayam untuk membeli belalang goreng, lumayanlah buat teman santai di tribun nanti.

Setibanya di Alun-alun Bojonegoro, ternyata sudah ada Junaidi bersama anaknya. Kami langsung menuju tribun dan menunggu teman-teman yang lainnya. Tak lama kemudian sahabat kami yang bernama Muchsin pun hadir dan disusul Founder Komunitas Blogger Bojonegoro (dot) com Mohammad Rifai bersama anak dan istrinya yang juga seorang blogger hehehe.

Kopdar makin asyik ditemani dengan : KULINER BLORA : Eggroll Waluh Khas Cepu - Kabupaten Blora

Kami pun asyik ngobrol dan bernostalgia mengingat masa-masa dikala masih aktif mengurus rumah tangga, eh keliru maksudnya mengurus blog. Mengingat kegiatan blogger dari ujung ke ujung yang cukup sahdu untuk dikenang. Obrolan terasa semakin menyenangkan, apalagi ditemani dengan camilan belalang goreng yang gurih dan lezat. Biar makin seru, Kami lanjut obrolannya di warung kopi dekat Alun-alun Bojonegoro sambil menunggu teman dari Balen yang juga ingin ikut ngumpul atau istilahnya njungok Bojonegoro.

Yuk intip keseruannya di sini!




Pertemuan yang tak direncanakan, serba dadakan melalui chat WhatsApp, yang penting ngumpul titik. Mohon maaf buat teman-teman yang nggak hadir, karena memang acara ini tak terencana sebelumnya dan kesepakatan untuk ngumpul juga mendadak. Tak terasa 9 tahun berlalu sejak 07 Maret 2010 - 07 Maret 2019. Saya ucapkan banyak terima kasih buat teman-teman yang telah menyempatkan waktu untuk njungok dan liburan bersama di Alun-alun Bojonegoro. 

Tetaplah menginspirasi dimana pun kita berada. Sampai jumpa pertemuan selanjutnya di "Ngetrip Bareng". Kemana ya? Ditunggu ide dan usulannya di kolom komentar ya gaes. Yang penting ngumpul dan hepi.

Salam Bahagia dari Bojonegoro,
@kakdidik13

Saturday, July 21, 2018

Semakin Dekat, Yuk Berikan Dukunganmu untuk Asian Games 2018 Energy Of Asia !

didikjatmiko.com - Udah tahu belum kalau Indonesia berkesempatan untuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018 Energy Of Asia? Apa sih Asian Games itu? Asian Games merupakan ajang olahraga yang diselenggarakan di Asia tiap empat tahun sekali dan diikuti oleh 45 Negara yang akan diselenggarakan mulai tanggal 18 Agustus – 2 September 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta & Palembang.

Semakin Dekat, Yuk Berikan Dukunganmu untuk Asian Games 2018 Energy Of Asia !
Wah, kalau ngomongin Palembang Saya teringat sama Pempeknya yang rasanya gurih dan lezat serta Jembatan Ampera yang sangat memukau di malam hari hehehe. Cerita tentang Palembang bisa di baca di sini : 


Nah, buat kalian yang berkesempatan hadir atau menyaksikan pertandingan Asian Games 2018 jangan lupa untuk berkunjung ke Jembatan Ampera dan menikmati pempeknya yang khas banget hehehe.

Asian Games itu beda lho ya sama Sea Games, kalau Sea Games itu merupakan Pesta Olahraga Asia Tenggara atau ajang olahraga yang melibatkan 11 negara  di Asia Tenggara dan dilaksanakan setiap dua tahun.

Sebagai Generasi Emas bangsa Indonesia, yuk berikan dukunganmu untuk negeri tercinta kita yang mana selain sebagai tuan rumah, atlet-atlet Indonesia dari semua cabang olahraga akan berjuang keras meraih medali emas di Asian Games 2018.

Kamu sudah tahu belum maskot Asian Games 2018?

Inilah Maskot Asian Games 2018 Energy Of Asia
Adapun maskot yang dipilih dan menjadi ikon Asian Games 2018 ada 3 yakni : 

a. Bhin Bhin, adalah seekor burung Cendrawasih (Paradisaea Apoda) yang merepresentasikan strategi. Bhin Bhin mengenakan rompi dengan motif Asmat dari Papua.

b. Atung, adalah seekor rusa Bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang merepresentasikan kecepatan. Atung mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta.

c. Kaka, adalah seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang merepresentasikan kekuatan. Kaka mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang.

Euforia Asian Games 2018 sudah mulai terasa. Spanduk-spanduk dukungan Asian Games mulai dibentangkan di penjuru nusantara. Kirab Api Obor Asian Games 2018 pun sudah dimulai. Meskipun tidak semua kota di Indonesia disinggahi oleh Api Obor Asian Games 2018, hanya 53 kota di 17 provinsi di Indonesia yang dilewati sejak start pada 18 Juli 2018 dari sumber api abadi Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah namun tetaplah bangga dan berikanlah dukunganmu untuk Asian Games. 

Apa saja yang dapat kita lakukan untuk mendukung atlet-atlet kebanggaan Indonesia? 



Selain dukungan doa dan langsung datang menonton saat pertandingan berlangsung, kamu dapat memberikan dukunganmu dengan cara ikut serta mempromosikan Asian Games melalui tulisan di blog dan melalui akun sosial media yang kamu miliki seperti facebook, twitter, instagram, whatsapp, google+ dan sebagainya.

Yang terpenting lagi, dukungan bisa diwujudkan dalam bentuk ikut serta menjaga dan merawat fasilitas yang digunakan untuk Asian Games agar nama Indonesia tetap harum di Asia dan Dunia.

Saya optimis, yakin dan berdoa, semoga Asian Games 2018 Energy Of Asia berjalan dengan lancar, sukses, meriah dan aman di Indonesia. Atlet-atlet Indonesia berhasil meraih medali emas dengan maksimal. Amiin. Mari kita gelorakan bersama-sama dan junjung tinggi sportifitas dalam semua cabang olahraga yang dilombakan.

Salam sukses dari saya Didik Jatmiko | Duta Pemuda Bojonegoro dan Jawa Timur dalam ajang Jambore Pemuda Indonesia (JPI) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bakti Pemuda Antar Provinsi (BPAP) di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2014. [kakdidik13]

Wednesday, January 7, 2015

Trend Blogger Indonesia 2015 : Bersinergi dengan Pemerintah dan Pihak Ketiga

Sejak tahun 2013 keberadaan blogger mulai dipandang oleh banyak pihak, baik pemerintah maupun swasta. Tahun 2013 yang lalu digelar kegiatan kopdar blogger se-ASEAN atau lebih dikenal dengan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 yang dilaksanakan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Ini merupakan kegiatan blogger yang menurutku sangat istimewa dan luar biasa. Mengapa demikian? Karena pada saat itu, Aku beruntung menjadi salah satu peserta dari Blogger Bojonegoro yang bisa mengikuti kegiatan kopdar blogger se-ASEAN. Seperti apa kegiatannya bisa dilihat dipostinganku sebelumnya.

ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 - Kopdar bareng Blogger ASEAN
Nah, kesuksesan pelaksanaan kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 itu dukungan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota Surakarta dan beberapa pihak sponsorship yang tentunya mempunyai andil besar dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Dalam hal ini, pihak panitia penyelenggara (blogger) tentu telah bersinergi dengan pihak pemerintah pusat hingga kabupaten/kota dan pihak sponshorship sehingga pelaksanaan kegiatan berjalan dengan hasil yang memuaskan.

Pelajaran itu tentu sangat berharga bagi seluruh blogger yang ada di dunia maya, khususnya Blogger di Indonesia. Hampir di setiap daerah di Indonesia ini telah bermunculan komunitas yang menamakan dirinya sebagai komunitas blogger seperti Komunitas Blogger Bojonegoro, Komunitas Blogger Indramayu (Blogger Mangga), Komunitas Blogger Madura (Plat-M) dan sebagainya. Keberadaan komunitas tersebut pun bervariasi, ada yang jalan dan ada yang mati suri. Tentu semua itu tak lepas dari berbagai sebab dan alasan. Namun, untuk menjaga agar komunitas itu tetap hidup yang perlu dilakukan adalah sering melakukan kegiatan dengan sendirinya maka pihak ketiga akan melirik dan memberikan dukungan kepada komunitas tersebut.  Istilah kerennya menurutku adalah bersinergi, namun sebagai blogger harus tetap menjaga idealisnya sebagai seorang blogger. Hal terpenting menurutku yang perlu digaris bawahi, sebagai blogger harus rajin mengisi blog yang telah dibuat dengan postingan - postingan hebat ala seorang blogger. Sulit memang, namun dengan usaha dan tekad yang kuat pasti semua bisa terwujud.

Berbicara mengenai Trend Blogger Indonesia 2015 menurutku adalah blogger mampu bersinergi dengan Pemerintah dan pihak ketiga. Mengapa demikian? Pasalnya, hampir setiap komunitas blogger memiliki program kegiatan yang bagus misalnya mengenal potensi wisata daerah (blogger wisata), menikmati aneka kuliner (blogger kuliner), menulis buku (buku catatan si blogger) dan sebagainya. Tapi kadang, program itu terkendala akibat beberapa alasan dan sebab seperti halnya terkendala dalam hal finansial (dana). Memang, tidak menutup kemungkinan partisipasi anggota komunitas untuk memberikan dukungan dana juga ada. Tapi, semua pasti ada kekurangan. Nah, untuk menutup kekuranga tersebut blogger harus mampu bersinergi dengan pemerintah dan pihak ketiga, sehingga program kegiatan yang telah diprogramkan berjalan dengan maksimal dan kekurangan yang dimiliki bisa dilengkapi. Jadi, trend Blogger Indonesia 2015 adalah blogger mampu bersinergi dengan pemerintah dan pihak ketiga sehingga trend kegiatan yang ada bisa berjalan seperti trend kuliner, trend wisata, trend fashion, trend buku dan sebagainya. (@kakdidik13)

Wednesday, November 27, 2013

Pasar Klewer, Wisata Belanja di Kota Solo

Wisata Belanja : Pasar Klewer Surakarta
Banyak tempat belanja yang bisa Anda kunjungi ketika berada di Kota Solo. Salah satu tempat favorit yang kerap dikunjungi oleh wisatawan adalah Pasar Klewer. Setelah berkeliling Kota Solo di malam hari dengan Bus Tingkat Werkudara bersama peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013, tak lupa aku dan teman – temanku dari Komunitas Blogger Bojonegoro mencari makan di salah satu angkringan yang terdapat di pinggir jalan di Kota Solo. Selesai makan, kami pun bergegas kembali ke kamar hotel untuk beristirahat karena besok pagi kami harus sudah bangun. Kami pun berpisah karena kami berada di kamar hotel yang berbeda. Aku dan dua temanku berada di Hotel Kusuma Sahid Prince sedangkan tiga temanku berada di Hotel Sahid Jaya. 
Naik Sepur Kluthuk Jaladara Sensasi Tempo Doeloe
Pagi datang begitu cepat, tak terasa menunjukkan pukul 05.00 WIB. Aku bergegas untuk ambil wudhu untuk melakukan ibadah sholat subuh. Selesai sholat subuh, Aku segera mandi dan bersiap – siap untuk sarapan bersama peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013. Pagi ini, kami akan diajak oleh panitia kegiatan untuk mencoba perjalanan dengan sepur kuno, sebut saja Sepur Kluthuk Jaladara. Sepur ini menggunakan tenaga uap dengan bahan baku utama kayu baker sebagai penggeraknya. Sepur Kluthuk Jaladara memiliki dua gerbong dengan interior klasik berbahan kayu dan mampu menampung masing – masing 40 penumpang. Perjalanan dengan Jaladara merupakan perjalanan sensasi tempo doeloe. Kereta uap ini berjalan di atas rel dalam kota dan satu – satunya yang masih ada di Indonesia.
Puas dengan perjalanan pagi ini, kami diajak oleh panitia kegiatan untuk menuju ke sebuah tempat belanja yang terkenal di Kota Solo. Sudah tahu kan? Seperti yang ku sebutkan diatas bahwa orang sering menyebutnya Pasar Klewer. Mengapa disebut Pasar Klewer? Ada yang tahu? Konon menurut cerita pedagang di pasar itu menjajakan kain atau pakaian dengan menyampirkan di pundak – pundak sehingga kleweran. Oleh sebab itu, pasar ini dinamakan Pasar Klewer. Pasar Klewer merupakan salah satu pasar tradisional yang berada di Kota Solo. Keberadaan Pasar Klewer sangat strategis, karena letaknya persis di sebelah Barat Keraton Kasunanan Surakarta Hadingingrat .
Es Kreatif di Kota Solo
Di Pasar Klewer, Anda bisa membeli oleh – oleh khas Kota Solo, Batik dan sebagianya. Ada hal unik dari minuman yang dijajakan oleh pedagang di pinggir jalan depan Pasar Klewer, yaitu nama-nama es nya unik sekali. Ada Es Ganja, Es Estasi, Es Susana, Es STNK, Es BPKB, Es SIM-C, dan yang paling murah Es Toyota. Dari nama-namanya unik banget. Akhirnya kami pun pesan Es Teller dengan harga Rp.5.000,- per porsi. Aku pun bertanya kepada penjualnya. “Bapak, nama-nama es nya unik banget. Kalau boleh tahu artinya apa?”. Penjual menjawab “Kalau Es Ganja itu maksudnya Es Degan Saja, Es Toyota maksudnya Es Toyo Tawar, dan sebagainya”.Selain Pasar Klewer, di Kota Solo masih banyak pasar tradisional yang sudah direvitalisasi sehingga memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli seperti Pasar Gede Harjonagoro, Pasar Legi Surakarta, Pasar Klithikan Notohardjo dan lain sebagainya. Namun, dalam kesempatan event ASEAN Blogger Festival 2013 ini kami hanya bisa mengunjungi Pasar Klewer. Semoga kelak nantinya aku bisa datang kembali ke Kota Kenangan yang meninggalkan sejuta kenangan tak terlupakan bersamamu ASEAN Blogger Community.  Lelah menyusuri sudut Pasar Klewer, Aku dan teman – teman bergegas menuju ke Keraton Kasunanan Surakarta Hadingingrat untuk mengikuti penutupan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013.

Saturday, November 23, 2013

Solo The Spirit Of Java : Kenangan di Kota Solo 2013

Kota Surakarta atau lebih dikenal dengan Kota Solomerupakan salah satu kota di Propinsi Jawa Tengah yang terkenal akan wisata sejarah, budaya dan batiknya. Perkenalkan nama saya Didik Jatmiko biasa dipanggil Kak Didik dan asli dari Bojonegoro.

Berbicara tentang Kota Solo, aku mempunyai kenangan dan pengalaman yang sangat berkesan, bahkan tak terlupakan hingga sekarang. Tepatnya pada tanggal 09 – 12 Mei 2013, ketika aku dan 7 orang sahabatku dari Komunitas Blogger Bojonegoro serta blogger dari berbagai daerah di Indonesia dan Negara anggota ASEAN seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Thailand, Myanmar, Brunai Darussalam dan Philipina mengikuti sebuah event yang bergengsi, sebut saja event “ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013” yang digelar oleh ASEAN Blogger Community Chapter Indonesia dengan dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah Kota Surakarta.  Saat itu diriku bersama blogger lainnya serasa menjadi orang Solo selama empat hari.
Sepur Tempo Dulu "Sepur Kluthuk Jaladara"
Selama mengikuti event tersebut, banyak hal yang ku ketahui mengenai Kota Solo. Kota yang terkenal akan ragam budaya dan tradisi, tutur bahasanya yang halus dan khas serta identik dengan batiknya, yakni batik Kauman dan batik Laweyan. Selain dapat mengunjungi lokasi pembuatan batik Solo tersebut, aku juga bisa mengerti proses pembuatan batik Solo secara langsung di pengrajin batik Kauman dan batik Laweyan. Di Kota Solo aku dan peserta ABFI 2013 lainnya juga mengunjungi beberapa tempat bersejarah seperti Pura Mangkunegaran, Museum Sangiran Sragen, Candi Sukuh dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat serta diajak menanam pohon di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Taman Urban Forest.

Tak hanya kaya akan warisan wisata seni dan budaya, Kota Solo juga memiliki kekayaan yang khas dalam segi kulinernya. Wisata kuliner khas yang terdapat di Kota Solo diantaranya nasi liwet, pecel ndeso, sate buntel, sate kere, dawet tlasih dan sebagainya. Tentu dengan potensi yang dimiliki Kota Solo saat ini, berpeluang menghadirkan investor – investor sehingga banyak wisatawan berdatangan ke Kota Batik ini, baik wisawatawan lokal maupun wisatawan asing. Jika anda sedang berada di Kota Solo, jangan terlewatkan untuk mengelilingi Kota Solo dengan Bus Tingkat "Werkudara" dan Sepur Kluthuk "Jaladara". 
Buku Selayang Pandang Kota Solo
Seperti yang disampaikan oleh Wali Kota Surakarta Bapak F.X. Hadi Rudyatmo dalam sambutannya di Buku Selayang Pandang Kota Solo “Meski Kota Surakarta tidak memiliki kelebihan kekayaan sumber daya alam, namun kekayaan budaya dan kreatifitas masyarakat menjadi keunggulan dan modal penting perekonomian Kota Surakarta, khusunya bagi tumbuh kembangnya kegiatan pariwisata, budaya, olah raga, perdagangan dan jasa”. 
Aku pun merasa bangga terhadap Pemerintah Kota Surakarta yang telah menyusun berbagai program kegiatan tahunan dan tertulis serta terjadwalkan dalam bentuk buku “Calendar of Cultural Event Solo 2013”. Di dalam buku tersebut tidak hanya dijelaskan event tahun 2013 saja melainkan agenda tahun 2014 Pemerintah Kota Surakarta pun sudah terjadwalkan. Adapun Main Events in Solo 2014 adalah sebagai berikut :

NO
NO
EVENTS
1
KETOPRAK FESTIVAL 14 – 18 February 2014
Venue : Gedung Kesenian, Balekambang Park
2
SOLO CARNIVAL 15 February 2014
Venue : Jalan Slamet Riyadi
3
GUNUNGAN CHARITY BOAT RACE 23 February 2014
Venue : Bengawan Solo River
4
BENGAWAN SOLO TRAVEL MART 26 – 17 April 2014
Venue : Various Hotels in Solo
5
SOLO DANCES 27 April 2014
Venue : Jalan Slamet Riyadi
6
MANGKUNEGARAN PERFORMING ARTS 09 – 10 May 2014
Venue : Pura Mangkunegaran Palace
7
ROYAL PALACE ART FESTIVAL 11 – 12 June 2014
Venue : Keraton Kasunanan Surakarta
8
SOLO BATIK CARNIVAL 28 June 2014
Venue : Jalan Slamet Riyadi
9
SOLO BATIK FASHION 11 – 13 July 2014
Venue : Surakarta City Hall (Balaikota)
10
WAYANG ORANG GABUNGAN FESTIVAL 17 – 20 July 2014
Venue : GWO Sriwedari Park
11
SOLO KERONCONG FESTIVAL 12 – 13 September 2013
Venue : Ngarsopuro / Sriwedari Park
12
SOLO CITY JAZZ 19 – 20 September 2014
Venue : Ngarsopuro / Sriwedari Park
13
SOLO INTERNATIONAL PERFORMING ARTS (SIPA)
26 – 28 September 2014 Venue : Ngarsopuro / Sriwedari Park
14
PEKAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF 02 – 05 October 2014
Venue : Pusat Keramaian Solo
15
SOLO CULINARY FESTIVAL 12 – 14 October 2014
Venue : Galabo, Pulabo Solo
16
KIRAB MALAM 1 SURO 24 October 2014
Venue :
- Around the walls of the Kasunanan Royal Palace
- Around the walls of the Pura Mangkunegaran
- Jamasan Pusaka
17
BENGAWAN SOLO GETHEK FESTIVAL 10 November 2014
Venue : Bengawan Solo River
  Tabel : Main Events In Solo 2014

Pemerintah Kota Surakarta terus berupaya memberikan hiburan yang terbaik untuk warga masyarakat Kota Solo dan sekitarnya serta wisatawan yang datang ke Kota Batik ini melalui berbagai event. Jadi, jika Anda mempunyai keinginan untuk berwisata bersama Keluarga, Sahabat dan Rekan Kerja tak ada salahnya untuk datang ke Kota Solo. Solo The Spirit Of Java (@kakdidik13).

Foto Kenangan ABFI 2013 di Kota Solo :
ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 di Kota Solo

Bersama Prajurit Keraton Surakarta

Menanam Pohon di Taman Urban Forest

Taman Urban Forest Kota Solo

Di Hotel Kusuma Sahid Princes Surakarta

Kontes Tulisan Tentang Solo

Sunday, August 18, 2013

Menyongsong Komunitas ASEAN 2015 Berbasis Kerakyatan

Aku adalah seorang blogger yang berasal dari desa yang terletak di sebuah kabupaten di Propinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Bojonegoro. Pertama kali aku mempunyai akun email pada tahun 2008, yakni kakdidik_89@yahoo.com dan bergabung menjadi anggota blogger di Komunitas Blogger Bojonegoro sejak tahun 2011.

Banyak hal yang aku dapatkan setelah aku bergabung di komunitas ini. Salah satunya adalah bekal pengalaman mengenai pemahaman masalah internet dan teknologi. Sebelum bergabung di komunitas ini, aku sangat gaptek. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan diriku untuk tetap belajar.

Alhamdulillah, bulan mei 2013 yang lalu aku mendapatkan kesempatan yang luar biasa sekali untuk mengikuti event blogger tingkat internasional, yakni kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 yang diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain bangga menjadi peserta ABFI2013, aku juga bangga bisa menjadi duta  Blogger Bojonegoro untuk mengikuti event tersebut bersama tujuh sahabatku yang lain.

ASEAN, kata tersebut pertama kali aku mendengarnya ketika aku duduk di bangku sekolah dasar tepatnya pada saat aku kelas 6 (enam). ASEAN atau Association of Southeast Asian Nations merupakan organisasi regional yang mewadahi kerjasama antar negara-negara di Asia Tenggara terutama di bidang ekonomi, sosial dan budaya.

ASEAN didirikan di Bangkok pada tanggal 08 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok dan diprakarsai oleh 5 Menteri Luar Negeri di wilayah Asia Tenggara, yaitu : Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura.

Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. ASEAN mendapat anggota baru pada tanggal 7 Januari 1984 yaitu Brunai Darussalam, disusul oleh Vietnam sebagai anggota baru ASEAN yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995 dan hingga sampai saat ini, anggota ASEAN adalah semua Negara di Asia Tenggara, kecuali Timor Leste dan Papua Nugini. Adapun semboyan dari ASEAN adalah “Satu Misi, Satu Identitas, Satu Komunitas (One Vision, One Identity, One Community)”. Itulah sedikit penjelasan mengenai sejarah berdirinya organisasi ASEAN.

Siapa sih yang nggak bangga, bisa mengikuti kegiatan di kancah Internasional seperti ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013. Selain mengharumkan nama Negara atau daerah juga menjadi kebanggan tersendiri bisa bertemu dan berkegiatan bersama blogger se-ASEAN atau lebih dikenal ASEAN Blogger Community. Pada kesempatan yang berbahagia tersebut juga dipaparkan mengenai Komunitas ASEAN 2015. Sebuah komunitas yang memegang peranan penting dalam mewujudkan 3 pilar utama dari komunitas ini, yakni :
  1. ASEAN Political-Security Community (Komunitas Politik–Keamanan ASEAN)
  2. ASEAN Economic Community (Komunitas Ekonomi ASEAN), dan
  3. ASEAN Socio-Culture Community (Komunitas Sosial-Budaya ASEAN)
baik dalam skala regional maupun global. Dari ketiga pilar tersebut, peranan ASEAN Economic Community (Komunitas Ekonomi ASEAN) sangatlah penting. Pasalnya, hal tersebut merupakan ujung tombak keberhasilan dalam upaya menuju Komunitas ASEAN 2015. Memang, tidak dipungkiri bahwa seluruh anggota ASEAN memiliki kemampuan, kapasitas dan kekuatan ekonomi yang berbeda terlebih Negara kita Indonesia. Sebagai Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dan potensi lainnya seharusnya Indonesia mampu menjawab tantangan ekonomi tersebut. Namun kendati di lapangan masih banyak hal yang masih harus diperbaiki baik dari segi ekonomi kesejahteraan masyarakat maupun bidang yang lain. Tentunya semua ini tidak lepas dari tanggung jawab pemerintah dalam mewujudkan pembangunan nasional yang berbasis Sumber Daya Alam (SDA) dan  berbasis kerakyatan (people centered).

Adapun sektor-sektor ekonomi berbasis Sumber Daya Alam (SDA) meliputi, pertanian, peternakan, kehutanan, pertambangan dan perminyakan, perikanan dan kelautan serta pariwisata. Sektor-sektor ini harus diposisikan sebagai sektor yang terintegrasi dengan kegiatan industri dan tidak dipandang terpisah dari industri manufactur maupun jasanya. Integrasi ini membuat sektor SDA harus dipandang sebagai sistem mata rantai mulai dari produsen hingga konsumen akhir. Selain itu, pendekatan berbasis kerakyatan (people centered) dengan penguatan kelembagaan masyarakat serta tegaknya mekanisme pasar yang sehat juga dibutuhkan. Penguatan berbasis kerakyatan (people centered) ini dibutuhkan, karena secara langsung antara pasar dan sektor berbasis Sumber Daya Alam (SDA) ini cenderung distortif atau ketidaksempurnaan pasar.

Di Negara Indonesia, Negara yang kaya akan sumber daya alamnya ini penguatan berbasis kerakyatan (people centered) dapat ditempuh dengan meningkatkan penguatan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari segi pendidikan, dan yang terpenting pandai membaca dan menangkap serta mengembangkan peluang yang ada, memperkuat jalur informasi dan komunikasi baik dalam meningkatkan produksi dan pengenalan teknologi, pengembangan lembaga ekonomi rakyat melalui wadah koperasi sehingga diharapkan dapat tercipta badan-badan usaha milik rakyat yang memiliki posisi penting baik di tingkat ekonomi dan desa serta ekonomi dan politik.

Sebagai generasi muda yang aktif dalam dunia blogging, kita harus mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh aspek masyarakat secara offline maupun online baik itu melalui media blog, jejaring sosial maupun media lainnya. Kita bisa berbagi informasi kepada orang disekitar kita terlebih dahulu hingga akhirnya kepada seluruh aspek masyarakat di seluruh pelosok negeri ini.  Nah, jika semua hal tersebut sudah dilakukan maka dalam rangka menyongsong Komunitas ASEAN 2015 ini, komunitas tersebut akan terwujud dan semakin dikenal oleh lapisan masyarakat. (@kakdidik13)



Wednesday, August 7, 2013

Blog, Media Online Penuh Manfaat

BLOGGER itulah sebutan bagi seseorang yang memiliki akun Blog. Sebelum memiliki akun Blog, terlebih dahulu Anda harus memiliki email tentunya. Bagi yang belum memiliki akun Blog nggak usah bingung. Langsung saja daftar di www.blogger.com ! Mudah kan? Nggak usah ragu dengan faedah atau manfaat dari Blog. Bahkan hampir seantero jagad raya ini, orang sudah memiliki akun Blog.

Banner Of Blogger Bojonegoro
Di Indonesia, hampir setiap daerah ada Komunitas Blogger, seperti di Bojonegoro ada Blogger Bojonegoro, Blogger Cilacap, Blogger Madura, Blogger Kota Reog Ponorogo dsb. Di ASEAN pun juga terdapat Komunitas Blogger dan terkenal dengan sebutan ASEAN Blogger Community. Tidak hanya kawula muda, ibu - ibu atau akrab disapa emak - emak pun tak mau kalah. Mereka juga mempunyai Komunitas Blogger namanya Kumpulan Emak Blogger (KEB). Nah, bagi Anda yang belum memiliki blog, coba baca tuntas artikel ini untuk mengetahui betapa banyaknya manfaat blog bagi kita semua. Berikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari Blog :
  1. Berbagi : Blog adalah tempat kita menuliskan banyak hal. Berbagai pengalaman dan informasi positif dapat kita bagi di dalam blog. Misalnya pengalaman pergi ke tempat yang menarik, cara mencapainya, budget yang dikeluarkan, sampai hal-hal kecil yang dialami. Dengan berbagi pengalaman tersebut maka orang lain yang membutuhkan informasi tentang tempat tersebut dapat pengetahuan dan mempersiapkan diri lebih untuk mengunjunginya. Atau berbagi pengalaman suatu produk, maka orang lain yang ingin menggunakan produk tersebut dapat pengetahuan dan lebih paham. Dengan memberikan banyak informasi maka disadari atau tidak orang yang membaca blog kita akan merasa tertolong, ini bisa jadi pahala untuk kita lho.
  2. Hasil karya : Blog tidak hanya menunjukkan kecintaan Anda terhadap dunia tulis menulis. Bila Anda menyukai hobi lain misalnya desain, fotografi, atau kerajinan tangan, maka dapat dipajang di blog. Siapa tahu ada yang tertarik melihat hasil karya Anda dan memesan secara khusus. Membanggakan bukan?
  3. Promo : Blog bukan sekadar tempat menumpahkan perasaan galau atau kekesalan. Blog juga dapat digunakan sebagai promosi toko online bila Anda punya. Atau Anda punya usaha offline seperti jasa penyewaan mobil? Kursus bahasa asing? Atau bahkan ibu punya usaha kue? Anda bisa membantu mempromosikannya lewat blog. Ditambah dengan artikel yang berhubungan dengan usaha yang Anda lakukan, maka ini sama dengan Anda melakukan iklan secara gratis di blog.
  4. Teman : Tidak hanya di jejaring sosial Anda dapat memperoleh teman, namun di dunia blog pun Anda akan mendapatkan teman baru sesama penulis blog. Kita membutuhkan sesama penulis blog untuk saling bertukar informasi, tukar link, atau saling memberi saran untuk perkembangan blog.
  5. Curhat : Curhat atau curahan hati memang sebaiknya dilakukan secara personal kepada orang yang Anda percaya. Namun blog juga dapat dijadikan media untuk curhat bila Anda mau. Namun penggunaan media blog sebagai tempat curhat tetaplah harus dilakukan secara hati-hati jangan sampai menyinggung seseorang atau orang banyak, merugikan pihak lain, atau bahkan merugikan diri sendiri. Pilihlah kalimat yang bijak bila Anda ingin curhat di blog karena blog merupakan identitas Anda. Tidak ingin kan, pembaca menilai Anda sebagai orang yang kasar atau tidak tahu sopan santun hanya karena menumpahkan kekesalan di blog?
  6. Aktualisasi diri : Setiap manusia membutuhkan aktualisasi diri atau diakui keberadaannya untuk diperhatikan. Banyak orang yang mencapai aktualisasi diri dengan menulis blog. Dengan menceritakan pengalaman, memperlihatkan hasil karya, atau menulis semua hal tentang dirinya maka seseorang merasa diperhatikan dan menjadi dirinya sendiri. Hal semacam ini akan menumbuhkan sikap positif dan percaya diri pada diri sendiri sehingga akan memandang masa depan dengan optimistis. Sebagai generasi muda tentu saja kita diharapkan untuk memiliki sikap optimistis.
  7. Uang : Blog dapat juga menghasilkan uang tambahan untuk Anda. Bisa dengan cara memasang iklan di tempat blog Anda atau mengikuti kontes blog yang sering diadakan perusahaan-perusahaan. Kini sudah banyak perusahaan yang mengadakan lomba mereview produknya melalui blog. Kalau menang tentu saja tidak akan menyusahkan orang tua lagi bila ingin sesuatu, kan?

Oke, apa lagi yang diragukan dari Blog? Sekarang daftarkan diri Anda di Komunitas Blogger dan mulailah nge-Blog ! Biar nggak goblok, yuk Nge-Blog ! Hehehehe..... Jika anda ingin bergabung di Komunitas Blogger Bojonegoro, follow aja @bloggerbojonegoro !


Monday, July 22, 2013

Sepur Kluthuk Jaladara, Pilihan Wisata Kota Solo


Solo - Selain Bus Tingkat Werkudara, peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia atau ABFI 2013 juga diajak untuk merasakan asyiknya naik Sepur Tempo Doeloe, yakni Sepur Kluthuk Jaladara. Wah, beruntung banget deh aku dan sahabatku Blogger Bojonegoro bisa naik sepur ini. Pasalnya, sepur ini jarang beroperasi. Beroperasi jika ada rombongan yang memesan. Karena bahan bakar yang digunakan masih menggunakan kayu bakar dan harganya mahal. Sebelumnya, aku mengetahui Sepur Kluthuk Jaladara tersebut di salah satu acara di Stasiun TV Lokal yakni, Trans7. Akhirnya, keturutan juga bisa naik Sepur Kluthuk Jaladara pada saat kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 kemarin. Bagi kawan - kawan yang ingin mengetahui secara detail mengenai Sepur Kluthuk Jaladara tersebut, ini ada tulisan sedikit mengenai Sepur Kluthuk Jaladara. Semoga bermanfaat bagi kawan - kawan yang ingin berwisata di Kota Solo. 

Jempol untuk Sepur Kluthuk Jaladara
Sepur Kluthuk Jaladara merupakan rangkaian lokomotif uap kuno dengan dua gerbong wisata. Lokomotifnya seri 1218 dibuat oleh Maschinenbau Chemitz Jerman pada tahun 1896,sedangkan gerbongya dibuat dengan bahan baku utama kayu jati pada tahun 1906 yaitu CR 16 TR 144 dengan interior klasik berbahan kayu jati. Sepur Kluthuk Jaladara mulai beroperasi pada tanggal 27 September 2009 setelah diresmikan pada tangggal 17 september 2009 oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia (waktu itu) Jusman Syafii Djamal.

Rel Kereta Api

Sepur Klutuk Jaladara memanfaatkan Rel Kereta Api yang melintas di tengah Kota Solo yang berdampingan dengan jalan protokol kota yaitu Jalan Slamet riyadi yang dulunya dibangun oleh Nederlandsh Indische spoorweg Maatschhappi (NISM), sebuah perusahaan swasta masa Pemerintahan Kolonial Belanda pada awal abad 20. Rel kereta api ini merupakan satu satunya heritage yang masih tersisa di Indonesia dan dipertahankan oleh pemerintah Kota Surakarta/Solo. Rel tersebut dulunya untuk jalan Kereta Kencana Raja dan term pengangkut toewan kulit putih yang ditarik kuda.

Sensasi Tempo Doeloe


Jaladara ssesungguhnya adalah menapaki rute term di jaman kolonial seabad silam. Term melayani perjalanan dari Purwosari hingga Stasiun Sangkrah dengan sejumlah titik Pemberhentian seperti di Kebon Raja Taman Sriwedar, Pasar Pon,Kampung Derpoyudan Kauman dan di depan Benteng Vastenburg. Dari atas Jaladara, semua itu seperti hadir kembali. Jaladara memulai perjalanan dari stasiun Purwosari yang di bangun pada tahun 1875 oleh sang Arsitek, Thomas Karsten, atas perintah Mangkunegara IV. Di stasiun ini lah, hasil perkebunan dan industry vorstenlandn (wilayah kerajaan Kasunanan dan Mangkunegaran) diangkut menuju kekota lain. Sebelum berangkat,penumpang sepur Kluthuk Jaladara dapat menyaksikan persiapan yang dilakukan masinis dan kru kerata  seperti menyiapkan pembakarang ketel uap. Siapapun bisa menyaksikan “perut” lokomotif, sebuah kesempatan yang saying jika dilewatkan untuk diabadikan. Perjalanan dimulai menyusuri perkampungan Purwosari hingga membelah Jalan Slamet riyadi melalui rel bengkong (rel yang menikung).

Dari atas jaladara akan disaksikan berbagai pemandangan kota solo ,sebelum kemudian berhenti di depan loji Gandrung yang terletak di kampong Penumping. Loji Gandrung,merupakan bangunan kuno yang kini difungsikan sebagai rumah dinas walikota yang konon dibangun oleh Jansen,seorang bekas tentara kompeni yang menjadi raja kopi di jawa. Jaladara bergerak ke timur melewati Taman sriwedari. Taman ini dulunya dikenal dengan Bon Raja ( Taman Raja,berfungsi sebagai kawasan rekreasi,hiburan dan tempat peristirahatan para kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat),dan dilanjutkan untuk mendapatkan souvenir khas Solo. Disini juga diberi kesempatan untuk melihat proses membuat batik tulis.

Stasiun Kota Sangkrah menjadi tujuan terakhir. Stasiun yang di bangun pada tahun 1922 oleh NISM, dahulunya merupakan wilayah Kasunanan Surakarta. Seluruh perjalanan pulang pergi dan aktivitas di titik-titik pemberhentian ditempuh dalam waktu tiga jam. Sebuah perjalanan singkat yang tidak akan pernah dilupakan.

Pemesanan dan biaya

Untuk menikmati perjalanan menumpang Sepur Kluthuk Jaladara ini,dapat menghubungi :
  1. DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SOLO , Jl. Menteri Supeno No. 7 Surakarta Telp.(0271) 7096 111, dengan kontak person Indri (0856420051560, Sandi 085229790462).
  2. Tourism Information Centeer (TIC) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Jl Slamet Riyadi,Telp.(0271) 711435 dengan kontak person Patrick

Sepur Kluthuk jaladara dapat membawa maksimal 50 kursi penumpang dengan biaya Rp.3,5 juta.

Akhirnya, hanya informasi ini yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat untuk semua. Amin. Salam dari kami Blogger Bojonegoro - Jawa Timur.

Saturday, July 20, 2013

Bus Tingkat Wisata "Werkudara" di Kota Solo, Indonesia

Bulan mei 2013 yang lalu, aku bersama 7 sahabatku dari Blogger Bojonegoro menjadi Duta Blogger Bojonegoro untuk mengikuti event Blogger yang bertaraf Internasional, yakni ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013 atau ABFI 2013 yang digelar di Kota Solo, Jawa Tengah. Adapun ketujuh sahabatku tersebut adalah Rifaun Naim, Mohammad Rifa'i, Chairul Fadheli, Arifali Dwi Yahya Kurniawan, Fira Indah Rahmawati, Leli Kusnawati dan Vera Astanti. Pada kegiatan tersebut, aku bersama Peserta ABFI 2013 lainnya dimanjakan dengan mengunjungi berbagai tempat wisata dan kuliner yang ada di Kota Solo. Banyak sekali materi, pengalaman, sahabat blogger baru dari berbagai daerah di Indonesia dan blogger dari negara ASEAN lainnya seperti Blogger Siongapore, Blogger Malaysia, Blogger Kamboja, Blogger Vietnam, Blogger Thailand, Blogger Brunai Darussalam, Blogger Laos dan Blogger Myanmar yang kudapatkan.

Selain menikmati pemandangan Kota Solo di siang hari, kami pun diajak oleh panitia penyelenggara untuk menikmati indahnya Kota Solo di malam hari. Ternyata seru abis, pasalnya kali ini peserta diajak mengendarai Bus Tingkat. Wow, Fantastik...... Biasanya naik bus biasa sekarang bisa naik bus tingkat. Bus ini satu - satunya di Indonesia yang masih beroperasi. Selain full AC, tempat duduk yang nyaman, di dalam bus tingkat ini anda pun dapat berkaraoke. Pada saat itu, aku pun dikerjain sama teman - teman, disuruh menghibur dan menyanyi. Dengan pedenya aku pun menyanyi. Sayang lagu yang ku minta tidak ada. Penasaran gimana serunya, langsung saja ke TKP.

Bus Tingkat Werkudara Kota Solo, Indonesia
Bus Tingkat Wisata yang diberi nama Werkudara pertama diluncurkan pada tanggal 1 April 2011. Bus ini merupakan satu satunya bus tingkat di Indonesia yang masih beroperasi, tepatnya di Kota Solo, Jawa Tengah. Diberi nama Werkudara, karena badannya yang  tinggi besar dengan tinggi 4,5 meter dan berat 12 ton. Bus ini dapat membawa 43 penumpang, 18 kursi di bagian bawah dan 25 kursi di bagian atas.




Pembelian Tiket

Bus Wisata Werkudara beroperasi secara regular pada hari Senin s/d Minggu. Tiket eceran seharga Rp. 20.000 per-lembar bisa diperoleh di Kantor Dinas Perhubungan Pemerintahan Kota Surakarta di Jalan Menteri Sumpeno No 7 Manahan Telp 0271-7096111 pada  hari dan jam kerja. Bus tersebut juga dapat disewa atau dicarter dengan biaya Rp. 800 ribu per tiga jam. Harga itu sudah termasuk BBM dan sopir namun tanpa pemandu perjalanan.  Penyewa boleh meminta bus berhenti di manapun sesuai kesepakatan  dengan catatan tidalk boleh melebih tiga jam sewa atau akan dikenai biaya overtime Rp. 250 ribu perjam.

Rute Reguler Bus

Kantor dishubkominfo di Manahan - Perempatan Manahan (Jalan A Yani) - Pertigaan Kerten (Jalan Slamet Riyadi) - Sriwedari - Gladag - Balai Kota - Pasar  Gede - Perempatan Panggu (Jalan Kol Sutarto) - Tugu Cembengan (Jalan Ir Sutami) - Jurug.

Jurug - Tugu Cembengan (Jalan Kol Sutarto) - Perempatan Panggu (Jalan Kol Urip Sumoharjo) -Pasar Gede - Balai Kota - Gladag - Perempatan Sangkrah (Jalan Kapten Mulyadi) - Perempatan Baturono-Gading (Jalan Veteran) - Tipes - Baron (Jalan Dr Rajiman) - Laweyan - Lumbung Batik (Jalan KH Agus Salim) - Purwosari (Jalan Slamet Riyadi) - Pertigaan Kerten - Perempatan Manahan - Kantor Dishubkominfo di Manahan.

Nah, semoga informasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi sobat semua. Apabila anda ingin menikmati wisata dengan mengendarai Bus Tingkat bersama sahabat, keluarga dan orang terdekat anda, tidak ada salahnya anda berkunjung di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain berwisata anda pun dapat berbelanja disini. Pokoknya mantab.....

Sunday, June 16, 2013

Wifi ID, Telkom Speedy : Akses Internet 24 Jam di Era Globalisasi bersama Telkom Indonesia

Sebagaimana kita ketahui, banyak orang yang mengatakan bahwa dunia ini semakin menciut. Hal itu berkaitan dengan semakin pesatnya media informasi  dan komunikasi yang telah mampu memberikan ruang interaktif dan komunikatif yang lebih cepat bagi manusia. Memasuki era teknologi dan informasi yang semakin pesat tersebut, media seperti televisi, radio, handphone, internet merupakan peluang sekaligus tantangan bagi manusia untuk memanfaatkannya atau terlena menggunakannnya untuk hal yang tidak berguna bahkan merusak. Dengan kecanggihan teknologi semacam itu, jarak dan waktu tidak lagi menjadi sebuah hambatan.


Lebih dari itu, pada akhirnya teknologi menjadi indikasi utama bagi taraf kemajuan dan kualitas hidup itu sendiri. Kemampuan dan aksesibilitas setiap orang dalam hal teknologi menjadi ciri utama bagi nilai kemajuan dan kesuksesan orang yang bersangkutan. Setidaknya, demikian cara pandang dan sikap hidup yang dikembangkan oleh manusia di era globalisasi ini. Salah satu contoh adalah internet. Internet merupakan hasil dari kecanggihan teknologi yang mengembangkan kemudahan komunikasi dan informasi. Hal tersebut tentu membuat internet tidak hanya sebagai gejala teknologis semata, melainkan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap kenyataan sosial, politik bahkan ekonomi.

Di Indonesia, internet tidak hanya berkembang di pusat - pusat kota, tetapi jauh di pelosok - pelosok desa juga bisa diakses. Dalam satu sisi, hal ini mungkin menjadi suatu indikasi bagi sebuah proses transformasi yang cukup membanggakan, namun pada banyak sisi yang lain, masih menyisakan banyak tanda tanya. Lepas dari perdebatan semacam itu, pastinyamedia internet telah menjadi bagian dari realitas kehidupan masyarakat yang harus dihadapi. Hadirnya internet merupakan sebuah cakrawala atau semacam fantasi dunia yang bukan semata berbau teknologi, tetapi juga banyak hal yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang. Dengan segala kelengkapannya, internet telah memberikan satu ruang imajinasi  bagi para pengguna untuk menjadikannya sebagai media efektif dalam memperlancar dan membantu setiap usaha yang dilakukannya.

Seperti halnya pada saat kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia tahun 2013 kemarin yang diselenggarakan di Kota Solo. Peserta dimanjakan dengan layanan internet 24 jam non stop. Layanan ini merupakan dukungan penuh jaringan Wifi ID, Telkom Speedy dari Telkom Indonesia untuk mensukseskan kegiatan se-Asia Tenggara tersebut. Memang pada saat kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia atau ABFI berlangsung, aku belum memanfaatkan layanan tersebut secara maksimal, pasalnya handphoneku belum ada fasilitas wifinya. Tetapi aku sempat merasakan juga walau hanya beberapa jam, yakni pada saat ku pinjam laptopnya teman baruku Hafid dari Blogger UPN Veteran Surabaya. Akses internetnya sangat cepat dan aku cukup merasa puas.

"Saat ini, memang aku belum sepenuhnya bisa mengakses layanan Wifi ID." Ucapku pada temanku. "Soalnya handphoneku belum ada fasilitas wifinya bro." Lanjutku sambil membuka laptop temanku. Temanku menjawab "Pakai saja laptopku bro, mumpung akses internetnya cepat dan mudah - mudahan rejekimu bertambah." Amiin.... Ucapku padanya. Sebuah jawaban yang melegakan. Senang rasanya memiliki teman baru yang pengertian.

Namun, dibalik itu semua aku sudah mempunyai rencana. Sedikit demi sedikit aku sudah menabung, nggak seberapa sih jumlahnya, tapi lambat laun pasti akan bertambah walaupun harus menunggu beberapa tahun lagi sehingga keinginanku untuk mempunyai handphone ata laptop yang lengkap fasilitasnya dapat terwujud. Tak mudah memang, tapi harus tetap dipahami bahwa sebuah kesuksesan tetap harus dimulai dari usaha keras serta butuh perantara yang turut mendukung untuk mendapatkannya.

Kenyataan di lapangan, selama kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia tahun 2013 berlangsung,  Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia tidak tanggung - tanggung memberikan layanan internet bagi peserta mulai dari awal hingga penutupan acara di Keraton Surakarta, terbukti dengan dibaginya voucher Wifi ID kepada seluruh peserta pada saat registrasi. Tidak hanya itu, hampir di setiap  sudut Kusuma Sahid Prince Hotel terdapat akses point hotspot sehingga memudahkan peserta untuk mengakses layanan internet. Semua ini dipersembahkan oleh Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia. Tidak berhenti sampai di situ, selesai acara pun Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia masih  mengadakan lomba blog ASEAN Blogger dan Wifi ID. Selain aksesnya cepat Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia sudah tersebar diberbagi daerah atau wilayah di Indonesia. So, tunggu apalagi bagi  anda pengguna internet, pakailah Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia sekarang juga. Produk dari Telkom Indonesia yang sudah terbukti kualitas dan kecepatan aksesnya.

Akhirnya, ada peluang juga dari Wifi IDTelkom Speedy dari Telkom Indonesia untuk mengikuti lomba blog ASEAN Blogger dan Wifi ID  Ini adalah kesempatan emas bagiku yang tidak boleh dilewatkan. Mudah - mudahan bisa menjadi pemenang utama, terbayang betapa bahagianya bila impianku ini segera terwujud. Tidak perlu menunggu beberapa tahun lagi. Sehingga pada saat menyongsong Komunitas ASEAN 2015, aku bisa eksis bersama Blogger Bojonegoro dan ASEAN Blogger Community tentunya.

Semoga.

Wednesday, June 5, 2013

ASEAN Blogger Festival Indonesia : Aksi ASEAN Blogger Peduli Lingkungan di Urban Forest

Dewasa ini, kepedulian terhadap lingkungan memanglah terasa tidak penting lagi bagi sebagian orang, terutama di kalangan anak – anak muda zaman sekarang. Di zaman yang menghasilkan banyak ahli, semestinya kita lebih piawai dalam upaya melestarikan lingkungan. Misalnya dengan menciptakan teknologi – teknologi yang bisa lebih berdaya lingkungan dan mendukung dalam usaha menjaga kelestarian bumi. Sehingga turut menyelamatkan bumi dari pemanasan global yang dampaknya pada bumi dan kehidupan seluruh makhluk.



“Bumi bukanlah warisan nenek moyang kita, melainkan titipan untuk anak – cucu kita.” Rangkaian kata pada kalimat tersebut bukanlah sesuatu yang asing bagi kita semua. Namun, sudahkah kita memahami maknanya secara mendalam, bahkan melakukan aksi nyata untuk mewujudkannya?. Pada kesempatan yang langka dan berbahagia ini, tepatnya pada saat kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia Tahun 2013 beberapa hari yang lalu di Kota Solo, ratusan blogger wakil dari Blogger Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Blogger Community berkumpul, berkoordinasi dan saling mempromosikan kebudayaan nasional kepada masyarakat ASEAN. Aku sangaat bangga bisa mengikuti event ini dan menjadi salah satu wakil dari Blogger Bojonegoro. Banyak hal yang ku dapat pada kegiatan ini, mengunjungi tempat - tempat bersejarah di Kota Solo seperti Pura Mangkunegaran, Keraton Surakarta, Museum Sangiran, Naik Bus Tingkat Werkudara, Naik Sepur Kluthuk Jaladara dan yang paling hebat adalah pada saat aksi menanam pohon dan peduli terhadap lingkungan yang dilakukan di Urban Forest. 


Pada saat penjelasan mengenai Urban Forest, kami dari Blogger Bojonegoro sempat dipanggil dan maju dihadapan blogger – blogger lainnya. Banner Blogger Bojonegoro pun ku bentangkan. Apa itu Urban Forest? Mengapa Bojonegoro disebut dan dipanggil? Penasaran.....??? Berikut penjelasannya.... Sebelum ku jelaskan, aku ingin berbagi sedikit informasi, " Bagi kawan - kawan yang ingin berwisata bisa juga menggunakan www.pegipegi.com, Apa itu pegipegi ? Pegipegi adalah salah satu situs agensi travel online terbesar di Indonesia yang akan membantumu mengatur kebutuhan berpergian anda, baik untuk kebutuhan bisnis maupun liburan dengan metode yang sederhana. Mengapa memilih pegipegi? Alasannya karena mudah untuk memesan dan membayar kapanpun dan dimanapun, pilihan ratusan hotel yang banyak, metode pembayaran yang beragam, konfirmasi instan dan dukungan call center 24 jam dalam seminggu."

Dalam pengembangan tata kelola ruang perkotaan dan mewujudkan kota warisan budaya yang ramah lingkungan, Kota Solo mendeklarasikan sebagai Solo Ecocultural City. Konsep Solo Ecocultural City ini tidak terlepas dari kondisi kekinian dan masa depan yang menghadirkan pemanasan global sebagai permasalahan utama. Pemerintah Kota Surakarta berusaha menjawab masalah tersebut dengan tetap mempertahankan warisan budaya sebagai karakter Kota Solo.

Solo Ecocultural City sebenarnya bukan hal baru bagi Kota Solo karena sejarah pertumbuhan Kota Solo sendiri sangat dekat dengan aneka tetumbuhan. Bahkan nama Kota Solo diyakini juga berasal dari nama tumbuhan, yakni Pohon Sala (Couroupita Guianensis). Tidak sedikit nama kampung di Kota Solo juga menggunakan nama pohon atau tumbuhan, seperti Warung pelem, Wrung Miri, Pasar Nongko, dan sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa pepohonan sangat erat dan dekat dengan kehidupan masyarakat Solo. Berbagai catatan lama dalam babad atau kitab yang ditulis pujangga keraton juga menunjukkan wilayah perkotaan ini kaya dengan pepohonanan.

Tidak berlebihan apabila kemudian Pemerintah Kota Surakarta mengimplementasikan konsep Solo Ecocultural City ke dalam sejumlah program, salah satunya adalah Kota dalam Kebun. Pemerintah Kota Surakarta berkehendak, di masa yang datang sebagaimana masa lalu, Solo menjadi kota yang berada di dalam kebun. Oleh karena itu, pagar – pagar beton yang sebelumnya angker mengelilingi gedung kemudian diganti dengan pagar hijau alias pagar yang terbuat dari pepohonan dilengkapi dengan taman. Untuk mengawali program tersebut, pagar hijau dibuat di kantor – kantor Pemerintah seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Kantor Pemadam Kebakaran dan SMKN 7 Surakarta. Harapannya agar kantor lembaga – lembaga swasta dan masyarakat mengikuti dan turut berperan aktif dalam mewujudkan Kota Solo yang hijau.

Hutan Kota atau Urban Forest merupakan implementasi lain dalam upaya mewujudkan Solo Ecocultural City. Pemerintah Kota Surakarta berencana membuat hutan kota di 131 lokasi yang merupakan lahan negara. Masing – masing memiliki luas enam ratus mter persegi hingga delapan ratus meter persegi. Salah satunya terletak di bantaran Sungai Bengawan Solo. Sebelum menjadi hutan kota, kawasan tersebut merupakan pemukiman yang ditempati kurang lebih 200-an keluarga. Demi mewujudkan lahan Urban Forest, mereka suka rela bersedia direlokasi. Selain dua konsep tersebut, masih banyak konsep  yang dilakukan untuk mewujudkan Solo Ecocultural City diantaranya : Penataan Kawasan Kumuh dan Bangunan Liar, Penataan Pedagang Kaki Lima, Solo Car Free Day, dan Taman Balekambang.

Aku bersama peserta ASEAN Blogger Festival Indonesia melakukan aksi penanaman pohon di sekitar area Urban Forest yang terletak di bantaran Sungai Bengawan Solo dengan tujuan agara pohon – pohon yang kita tanam setelah besar nanti dapat menahan laju arus banjir bengawan solo secara langsung. Dan Bojonegoro dipanggil karena Wilayah Bojonegoro adalah termasuk wilayah terpanjang di Jawa Timur yang terdampak dari banjir sungai bengawan Solo. Selain Bojonegoro, masih ada wilayah di Jawa Timur yang terkena dampak dari banjir sungai bengawan Solo, yakni Ngawi, Tuban, Lamongan dan Gresik. Dari pemaparan Ecocultural City tersebut, mungkin dapat diterapkan juga di wilayah yang terdampak banjir sungai bengawan Solo, yakni Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik agar dapat mengurangi laju arus banjir sungai bengawan Solo dan mewujudkan wilayah yang hijau.

Dalam menjaga dan memelihara keharmonisan dan kelestarian lingkungan. Islam menganjurkan beberapa point penting. Pertama, penghijaun dan penanaman pohon seperti yang telah digambarkan dalam Al-Qur’an dalam tokoh Habil (anak Adam) lewat konsep pertaniannya. Bila kita cermati secara kontekstual, ada pesan tersirat yang mahal harganyadari kisah tersebut. Bila ingin merasakan surga di akhirat, tanamlah pohon. Karena pohon yang ditanam apabila berbuah kemudian dimakan oleh orang lain, maka akan bernilai ibadah. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang muslim menanam tanaman, kemudian tanaman itu dimakan oleh burung, manusia atau hewan maka akan menjadi sedekah.” (HR. Muttafaq ‘Alaihi). Inilah perlunya Gerakan menanam pohon. Gerakan penghijauan sangat bermanfaat bagi kepentingan ekonomi dan kesehatan. Gerakan ini akan memelihara pertukaran udara yang kita hirup agar selalu bersih, bebas dari polusi atau pencemaran udara. Kedua, menjaga kebersihan yang merupakan sebagian dari iman. Khusus kebersihan alam dan lingkungan, Rasulullah SAW menjelaskan, “Iman mempunyai enam puluh sampai tujuh puluh cabang. Dan terendah adalah menyingkirkan duri dari jalan.” (HR. Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairah).

Ketiga, menjaga sumber kekayaan alam yang dicerminkan dalam bentuk larangan bagi manusia untuk merusak lingkungan. Dan salah satu sumber kerusakan adalah menyerahkan urusan pengelolaan sumber daya alam kepada pihak yng tidak ahli. “Apabila diserahkan urusan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah masa kehancurannya.” (HR. Bukhori dan Muslim). Setidaknya hal ini bisa menjadi renungan bagi kita dalam melangkahkan kaki untuk mengelola sumber daya alam agar tetap lestari.

Bumi atau tanah yang kita pijak ini adalah titipan Tuhan. Keberadaan kita harus bisa memberikan manfaat untuk lingkungan. Tidak hanya untuk masa sekarang, namun untuk generasi yang akan datang. Jangan sampai anak – cucu kita nanti tidak bisa menikmati indahnya kupu – kupu yang beterbangan di taman bunga, kicauan burung di alam hijau, dan hewan – hewan lain yang juga memiliki hak hidup dan dilestarikan. Menanam satu pohon bisa menumbuhkan dan menghidupkan banyak makhluk hidup lain yang bergantung dari pohon tersebut. Jadi, tunggu apalagi. Budayakan penghijauan demi menjaga kelestarian kehidupan dan kekayaan khasanah warisan budaya bangsa dan upaya konstruktif menuju Komunitas ASEAN 2015. Jadilah anggota ASEAN Blogger Community yang ramah teknologi dan ramah lingkungan. Inilah kisah perjalananku yang tidak hanya mengunjungi tempat bersejarah tapi juga melakukan aksi nyata untuk menyelamatakan bumi dengan menanam pohon. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2013.

Supported By :



Saturday, June 1, 2013

Wisata Budaya, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Tempatnya

Ning stasiun balapan
Kuto solo sing dadi kenangan
Kowe karo aku
Naliko ngeterke lungamu
Ning stasiun balapan
Rasane koyo wong kelangan
Kowe ninggal aku
Ra kroso netes eluh ning pipiku
Da a… Dada sayang
Da… Slamat jalan
Reff :
Janji lungo mung sedelo
Jare sewulan ra ono
Pamitmu naliko semono
Ning stasiun balapan solo
Jare lungo mung sedelo
Malah tanpo kirim warto
Lali opo pancen nglali
Yen eling mbok enggal bali

Lirik lagu tersebut pasti sudah nggak asing lagi didengar di telinga kita. Ya, lagu yang dinyanyikan oleh Didi Kempot ini sangat khas sekali dengan Kota Solo. Bagi yang ingin mendengarkan lagu tersebut bisa dilihat di youtube. Mau tahu dengan pasti Budaya yang ada di Kota Solo? Yuk kita baca sejenak tulisn berikut ini !

Di Indonesia terdapat beberapa keraton dan salah satunya yang sangat populer dan terkenal adalah Keraton Kasunanan Surakarta. Surakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Solo merupakan salah satu kota besar yang terletak di Propinsi Jawa Tengah. Selain sebagai kota olahraga, perdagangan dan jasa, kota Solo juga termasuk kota pariwisata dan budaya. Sektor pariwisata merupakan andalan kota Solo dalam meningkatkan pendapatan  daerah. Kota Solo memiliki sejumlah objek wisata yang bersifat kebendaan seperti Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran, Museum Radyapustaka, Monumen Pers dan sebagainya.

Selain itu, di Kota Solo juga terdapat tempat wisata yang sekaligus sebagai tempat berbelanja seperti Pasar Klewer, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Pasar gede, Pasar Legi dan Pasar Triwindu. Pada kesempatan yang berbahagia ini, tepatnya saat kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia Tahun 2013 kami mengunjungi Keraton Kasunanan Surakarta. Di tempat ini diadakan penutupan kegiatan ASEAN Blogger Festival Indonesia Tahun 2013. Dan ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi keraton tersebut bersama peserta ABFI 2013 lainnya. Sungguh sejak pertama kali memasuki lingkungan keraton, terasa ada hal baru dalam benakku. Langsung saja ke TKP !

KERATON KASUNANAN SURAKARTA


Keraton merupakan tempat tinggal atau istana raja beserta keluarga besarnya. Sebagai tempat tinggal sekaligus simbol kekuasaan, keraton bukan hanya sebagai bangunan tunggal melainkan sebuah kompleks dengan banyak bangunan dan area yang memiliki fungsi berbeda-beda, mulai dari ALun – alun Lor, Sasana Sumewa, Sitihinggil, Kamandungan, Sri Manganti, Kedaton hingga Alun – alun Kidul. Keraton Surakarta atau dalam nama resminya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, merupakan cikal bakal tumbuhnya Kota Solo. Keraton ini, pertama kali dibangun oleh Sunan Paku Buwono II pada tahun 1745 sebagai pengganti keraton di Kartasura yang hancur karena peristiwa Geger Pacinan tiga tahun sebelumnya.

Bangunan – bangunan yang terdapat di keraton saat ini merupakan hasil pembangunan yang terus – menerus dilakukan dan mencapai puncaknya pada saat kekuasaan Paku Buwana X pada tahun 1893 – 1939. Meskipun pembangunan keraton dilakukan secara bertahap, tetapi pola dasar tata ruangnya tetap sama dengan awalnya, yakni seperti yang dibangun oleh Paku Buwono II. Lokasi dibangunnya keraton dan arsitekturalnya sangat kental dengan corak dan gaya Eropa yaitu warnanya dominan putih dan biru. Hal ini mengingatkan keterlibatan pemerintah kolonial Belanda dalam pembangunan keraton.

Secara umum, kompleks Keraton Surakarta meliputi : Alun – alun Lor dan Alun – alun Kidul, Sasana Sumewa, Sitihinggil Lor dan Sitihinggil Kidul, Kamandungan Lor dan Kamandungan Kidul, Sri Manganti Lor dan Sri Manganti Kidul, Kedhaton dan Magangan. Kompleks Keraton Surakarta dikelilingi oleh bangunan tembok setinggi tiga sampai lima meter dengan ketebalan lima meter sebagai dinding pertahanan. Di halaman istana Keraton Surakarta terdapat sebuah menara yang bernama Panggung Sanggabuwono. Konon menara ini sangat misterius dan menjadi tempat bertemunya raja dengan penguasa laut selatan, Nyi Roro Kidul.

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kini menjadi bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah. Selain bangunan fisik, Keraton Kasunanan juga memiliki warisan budaya berupa upacara adat, tarian sacral, maupun benda – benda pusaka. Upacara ritual adat yang terkenal adalah Grebeg, Sekaten dan Malam Satu Sura. Kegiatan tersebut dijadikan kalender event resmi tahunan oleh Pemerintah Kota Surakarta. Apa itu Grebeg, Sekaten, Malam Satu Sura dan Tingalan Jumenengan Dalem? Berikut penjelasannya !

Grebeg
Sumber Foto : http://www.flickr.com/photos/ariaman/5453081744/
Ada tiga kali upacara grebeg dalam setiap tahun yang dihitung berdasarkan kalender atau penanggalan Jawa. Grebeg yang pertama adalah Grebeg Mulud yang diselenggarakan setiap tanggal dua belas pada bulan Mulud atau bulan ketiga penanggalan Jawa. Grebeg yang kedua adalah Grebeg Sawal yang digelar setiap tanggal satu sawal (bulan kesepuluh) dan Grebeg yang ketiga adalah Grebeg Besar yang dilaksanakan pada tanggal sepuluh bulan Besar (bulan kedua belas). Dalam setiap upacara ini, raja mengeluarkan sedekah kepada kawulanya yang disebut Hajad Dalem sebagai perwujudan rasa syukur atas kemakmuran kerajaan. Hajad Dalem tersebut adalah gunungan jaler (baca : lelaki) dan gunungan estri (baca : perempuan). Gunungan tersebut dikirab dari dalam kompleks keraton menuju ke Masjid Agung untuk dido’akan dan kemudian dibagikan kepada warga. Namun sering kali saat masih dalam proses kirab gunungan sudah menjadi rebutan pengunjung karena keyakinan ada tuah atau berkah dari benda – benda yang menjadi bahan pembuatan gunungan tersebut.

Sekaten
Perayaan Sekaten di Keraton Surakarta
Sumber Foto :  http://www.wego.co.id/berita/melebur-di-kemeriahan-sekaten-solo/

Sekaten merupakan sebuah tradisi Keraton Surakarta untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi). Ritual ini menyertakan upacara berupa dibunyikannya dua perangkat gamelan bernama Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntursari. Dua gamelan yang menjadi pusaka Keraton Surakarta tersebut ditempatkan di Masjid Agung dan ditabuh selama tujuh hari, sejak tanggal enam Mulud (dalam kalender hijriyahbukan Mulud adalah bulan Rabilul Awal). Ritual ini konon sudah ada sejak masa Kerajaan Demak. Sunan Kalijaga yang memiliki ide mengadakan Sekaten sebagai sarana penyebaran agama islam. Sekaten diyakini berasal dari kata Syahadatain. Gamelan dibunyikan untuk menarik perhatian masyarakat. Pada saat yang bersamaan digelar pasar malam yang berlangsung selama sebulan penuh. Berbagai hasil kerajinan rakyat dan kesenian tradisional dipentaskan dalam acara yang berlangsung di Alun – alun Lor. Perayaan Sekaten ditutup dengan Grebeg Mulud.

Malam Satu Sura

Satu Sura dalam kalender penanggalan Jawa merupakan tanda pergantian tahun baru. Penanggalan Jawa tersebut berdasarkan peredaran bulan yang mengadopsi kalender hijriyah. Dalam kalender Jawa, bulan Sura dianggap sebagai bulan keramat sehingga seluruh pusaka yang dimiliki keraton harus dijamas (disucikan). Perayaan datangnya tahun baru atau malam satu sura dilakukan dengan ritual kirab Mubeng Beteng atau berjalan kaki mengelilingi tembok beteng keraton dengan arah berkebalikan dengan arah jarum jam. Pada saat ritual Mubeng Beteng ini, seluruh pusaka keraton dikeluarkan dan disertakan dalam kirab. Di posisi terdepan, Kerbau Bule bernama Kiai Slamet yang juga menjadi pusaka keraton menjadi pembuka jalan kirab. Ribuan orang mengikuti malam satu sura dengan harapan mendapatkan  berkah pusaka keraton terutama dari Kerbau Bule Kiai Slamet dengan cara berebut keratonnya.

Tingalan Jumenengan Dalem

Tingalan Jumenengan Dalem adalah upacara memperingati kenaikan tahta raja (saat ini raja Keraton Surakarta adalah Paku Buwono XIII). Dalam Tingalan Jumenengan Dalem, diselenggarakan pisowanan ageng atau pertemuan besar yang dihadiri seluruh abdi dalem dan sentana dalem. Sehari sebelum upacara biasanya pihak keraton akan memberikan gelar kebangsaan kepada orang yang dianggap berjasa terhadap keraton. Dalam tardisi Jumenengan, sinuhun atau raja akan menghadiri pisowanan ageng untuk menyaksikan tarian sakaral Bedaya Ketawang. Tarian ini hanya ditampilkan sekali dalam setahun yakni dalam upacara tingalan jumenengan tersebut.  Tari Bedaya Ketawang ini dilakukan oleh 8 abdi dalem yang menjadi penari dan kesemuanya perempuan yang masih gadis serta harus berpuasa 40 hari sebelumnya. Konon, dalam tarian yang diciptakan raja terbesar Mataram, Sultan Agung ini, ada satu penari yang tidak terlihat wujudnya (penari dari alam gaib) yang ikut menari.

Selain event budaya tradisi tersebut, masih ada tradisi keraton lainnya yang menarik untuk diikuti, yaitu Mahesa Lawung. Tradisi ini biasanya diadakan setiap bulan Rabiul Akhir di Hutan Krendhawaha yang terletak di Gondangrejo, Karanganyar. Ritual Mahesa Lawung merupakan upacara pemberian sesaji berupa kepala kerbau (mahesa) diawali dari Bangsal Gondorasan di Komplek Keraton. Banyak yang menyebut tradisi Mahesa Lawung sudah ada sejak masa Kerajaan Majapahit dengan nama Sesaji Rawedha. Penanaman kepala kerbau di Alas Krendhawana bertujuan untuk memohon keselamatan bangsa. Kepala kerbau tersebut dipersembahkan kepada Bethari Durga atau dewi Uma yang menjaga hutan yang dikenal angker dan menjadi tempat sakral untuk bersemedi.
Tradisi lain dari Keraton Surakarta adalah malam selikuran yang diselenggarakan setiap tanggal 20 malam bulan pasa (Ramadhan). Ritual ini dilakukan untuk menyambut datangnya lailatul qadar (malam seribu bulan) dengan cara melakukan kirab 1000 tumpeng dari Pagelaran Keraton  menuju Taman Sriwedari. Prajurit Keraton akan mengawal bersama dengan barisan pembawa lampu ting (lentera).

Itulah, beberapa Kekayaan Khasanah Warisan Budaya Bangsa di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Dan kini, kita sebagai generasi muda Indonesia patut untuk melestarikannya sehingga Kekayaan Khasanah Warisan Budaya tersebut menjadi "Kekayaan Khasanah Warisan Budaya Bangsa dan Upaya Konstruktif Menuju Komunitas ASEAN 2015"

 

Travelling

[Travelling][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done